Connect with us

OLAHRAGA

Benny Tomasoa Jagokan Kroasia ke Final

Nisfu Sirait

Published

on

Medan – Laga semifinal Piala Dunia 2022 Qatar akan mempertemukan Argentina vs Kroasia.

Bentrok kedua akan tersaji di Lusail Stadium, Qatar, Rabu (14/12). Kedua pelatih di prediksi bakal menurunkan line up terbaiknya demi satu tiket ke final Piala dunia 2022 Qatar.

Menurut Pengamat sepakbola Benny Tomasoa, titik putih masih bersahabat bagi Luka Modric cs. Usai mengandaskan Jepang di babak 16 besar, sang juara favorit, Brasil pun harus tumbang lewat drama adu penalti.

Dominik Livakovic pun kembali menjadi momok menakutkan di bawah mistar Kroasia.

Advertisement

Tak tanggung-tanggung, pemain sekaliber Neymar menjadi korban keganasan penjaga gawang Dinamo Zagreb itu.

Ia sukses menghalau sepakan Neymar yang ditunjuk sebagai algojo pertama Tim Samba. Seketika itu mental algojo Brasil runtuh.

Hingga merembet ke Marquinhos yang ikut gagal menjalankan tugasnya.

” Saya percaya Livakovic masih menjadi tumpuan Kroasia menghadapi Argentina.

Advertisement

Ia juga sukses menghalau peluang demi peluang Brasil saat timnya dibombardir Tim Samba sepanjang laga,”kata Benny Tomasoa, Minggu

Seperti diketahui pertemuan terakhir Argentina dan kroasia terjadi pada Piala Dunia 2018 lalu, Lionel Messi dkk harus mengakui keunggulan Luka Modric dengan skor 3-0.

Jika dilihat dari kualitas pemain, Argentina memiliki kualitas pemain lebih baik daripada Kroasia.

Namun, Kroasia tidak dapat dianggap remeh. Luka Modric dkk berhasil mengalahkan Brasil yang berisi pemain-pemain berkualitas.

Advertisement

Selain itu, Kroasia juga merupakan finalis Piala Dunia 2018 lalu.

” Strategi marking dan pressing tinggi ala Zlatco Dalic sukses meredam permainan cepat Brasil.

Kovacic dan Modric menjadi sosok penting di laga melawan Brasil.

Di prediksi keduanya masih akan mengisi starting line up Zlatco Dalic saat bermain di lahan semifinal.

Advertisement

Keduanya kuat dalam bertahan dan melancarkan selangan balik.Terbukti, satu gol penyeimbang yang dicetak Bruno Petkovic lahir berkat inisiasi sang kapten, Luka Modric.”ujarnya

Saat ini, Luka Modric masih menjadi bintang Timnas Kroasia. Peraih Ballon d’Or 2018 itu tetap konsisten menampilkan performa terbaiknya meski sudah berusia 37 tahun.

Modric punya 155 caps bersama Timnas Kroasia, serta 23 gol dan 25 assist. Piala Dunia 2022 menjadi kesempatan terakhir bintang Real Madrid itu meraih titel tertinggi sepak bola dunia.

“Argentina tim kuat. Mereka punya Messi. Argentina pun kaya pengalaman di Piala Dunia, tapi saya lebih menjagokan Kroasia. Tim ini punya semangat baja”, ujarnya

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /home/jarrakpos/public_html/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply