Connect with us

EKONOMI

Siapkan Transaksi Non Tunai, Bank BPD Bali Dukung Penuh Penerapan Tatanan Kehidupan Bali Era Baru

Published

on

Denpasar, JARRAKPOS.com – Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H., menyampaikan mendukung penuh langkah Gubernur Bali, Wayan Koster dalam pelaksanaan Tatanan Kehidupan Era Baru sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali era Baru. Tahapan pertama yang dibuka tanggal 9 Juli 2020 itu, Sudharma juga berkesempatan mendampingi kunjungan langsung memantau penerapan protokol kesehatan di tiga destinasi wisata lintas kabupaten.

Pemamtauan penerapan protokol tatanan kehidupan era baru diawali di obyek wisata Bali Safari & Marine Park di Kabupaten Gianyar kemudian dilanjutkan di Museum Kerta Gosa di Kabupaten Klungkung dan terakhir obyek wisata pusat perbelanjaan Beachwalk di Kabupaten Badung. Dibukanya aktifitas dan destinasi wisata untuk masyarakat lokal Bali ini selain memastikan kesiapan pemberlakukan protokol kesehatan, juga sebagai langkah sosialisasi di masyarakat agar transaksi dilakukan secara non tunai.

“Hasil pemantauan semua tempat wisata yang dikunjungi bersama Bapak Gubernur (Wayan Koster, red) siap menjalankan protokol kesehatan. Termasuk Kerta Gosa kita sudah siapkan transaksi non tunai e-tiketing dengan QRIS Bank BPD Bali. Sementara di Beachwalk masih kita dekati karena banyak tenant pemiliknya dari Jakarta. Kita terus bergerak untuk menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur mengenai tatanan kehidupan Bali Era Baru,” terang Sudharma.

Ditegaskannya peran Bank BPD Bali dari sisi keungan dalam penerapan protokol kesehatan menanggulangi pandemi Covid-19. Mendukung peningkatan dan penerapan terjadinya transaksi di masyarakat secara non tunai. Ini diharapkan mendukung penuh upaya protokol kesehatan lainnya, seperti memakai masker, mencuci tangan di air yang mengalir serta physical distancing. Karena tidak menutup kemungkinan sistem pembayaran konvensional atau secara tunai bisa menjadi salah satu alat transmisi penularan penyakit atau virus.

Advertisement

“Harapannya masyarakat lebih banyak bertransaksi secara non tunai karena lebih banyak keunggulan. Satu dari sisi praktis tidak mengenal waktu, kan 24 jam. Kedua dari sisi kesehatan menindaklanjuti anjuran Kementerian Kesehatan juga transaksi non tunai sesuai Surat Edaran Gunernur Bali. Secara umum kita sudah mengintruksikan kepada jajaran sudah New Normal Transaksi,” jelasnya.

Dengan semakin banyak tempat yang menjadi percontohan penerapan tatanan kehidupan era baru dan digitalisasi kawasan pedagang, destinasi wisata dan pasar menggunakan QRIS Bank BPD Bali maka diharapkan akan menjadi awal yang kuat untuk selanjutnya mendukung Pemerintah Provinsi Bali menjalankan rencana kedua tanggal 31 Juli membuka aktivitas yang diperluas untuk sektor pariwisata domestik. Lanjut tanggal 11 September 2020 membuka pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara agar sektor ekonomi Bali secara utuh mampu kembali bergerak normal dan tumbuh. eja/ama/ksm

Continue Reading
Advertisement