Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Rumah Warga di Desa Cikeduk Ludes Dilalap Api, Damkar Cirebon: Waspadai Arus Listrik Saat Rumah Kosong

Rumah Warga di Desa Cikeduk Ludes Dilalap Api, Damkar Cirebon: Waspadai Arus Listrik Saat Rumah Kosong

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sebuah rumah milik warga di Blok Benda, RT 10 RW 03, Desa Cikeduk, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, mengalami kebakaran pada Senin (7/9/2026) sore. Beruntung, api berhasil dipadamkan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Cirebon sebelum merambat ke bangunan gudang mebel di sebelahnya. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi saat kejadian.

Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh Bapak Sukirman, Mandor Desa Cikeduk, pada pukul 15.22 WIB. Saat itu, warga melihat asap tebal dan api sudah menjalar besar di bagian atap rumah milik Muhammad Adnan. Sebelum petugas tiba, warga setempat berupaya memadamkan api secara swadaya menggunakan ember dan selang air.

Tim Damkar Sektor Sumber segera meluncur ke lokasi pada pukul 15.27 WIB dan tiba di tempat kejadian pada pukul 15.31 WIB. Dengan sigap, anggota Regu 2 yang dipimpin Danru, serta dibantu oleh Regu 3, langsung melakukan penyekatan api untuk mencegah penyebaran ke bangunan lain yang berisiko tinggi terbakar, yakni gudang mebel di sampingnya.

“Kendala utama yang kami hadapi adalah akses jalan yang cukup sempit, namun berkat koordinasi yang baik dengan warga dan perangkat desa, pemadaman dapat dilakukan secara efektif,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Proses pemadaman inti selesai pada pukul 15.48 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan (overhaul) hingga pukul 16.32 WIB untuk memastikan tidak ada sisa bara yang bisa memicu api kembali. Total area yang terbakar mencapai sekitar 50 meter persegi, meliputi ruang tengah, kamar tidur, dan dapur. Sementara area lahan yang selamat seluas 33 meter persegi. Material yang hangus antara lain lemari, televisi, kulkas, kasur, serta peralatan dapur termasuk kompor dan tabung gas.

Hadir dalam penanganan kejadian tersebut Kapolsek Depok beserta anggota, Babinsa Desa Cikeduk, Tim Inafis Polresta Cirebon, petugas PLN, BPBD, serta Kuwu dan perangkat Desa Cikeduk. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut mengingat posisi rumah dalam keadaan kosong saat kejadian.

Himbauan Kabid PPSP

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Siaga Bencana (Kabid PPSP) Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, memberikan himbauan penting kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang sering meninggalkan rumah dalam waktu lama.

“Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kondisi instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah dalam jangka waktu lama. Cabut semua colokan alat elektronik yang tidak digunakan dan pastikan aliran listrik utama dalam keadaan aman atau dimatikan jika memungkinkan,” tegas Eno Sujana.

Eno menambahkan, kebakaran di rumah kosong seringkali disebabkan oleh korsleting listrik atau hewan pengerat yang merusak kabel. “Selain itu, pastikan tidak ada bahan mudah terbakar seperti kertas, kain, atau cairan kimia yang disimpan sembarangan di dekat sumber panas atau panel listrik. Kebersihan lingkungan dan kewaspadaan tetangga juga merupakan kunci deteksi dini kebakaran,” pungkasnya.

Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, serta segera menghubungi nomor darurat Damkar Kabupaten Cirebon jika melihat tanda-tanda awal kebakaran.

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apresiasi Tindakan Tegas Brantas Premanisme, Pedagang Pasar Muntilan Kirim Karangan Bunga ke Polresta Magelang

    Apresiasi Tindakan Tegas Brantas Premanisme, Pedagang Pasar Muntilan Kirim Karangan Bunga ke Polresta Magelang

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM — Pemandangan tak biasa tampak di halaman Markas Komando (Mako) Polresta Magelang pada Rabu (1/4/2025). Sejumlah karangan bunga berjejer rapi sebagai bentuk ucapan terima kasih dari warga dan para pedagang Pasar Muntilan kepada jajaran Polresta Magelang. Karangan bunga tersebut dikirim oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pedagang sayur, pedagang umum, kuli panggul pasar, kawulo […]

  • Praktik Jerigen Disorot, Disperindagkop Serahkan Penindakan ke APH

    Praktik Jerigen Disorot, Disperindagkop Serahkan Penindakan ke APH

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 223
    • 0Komentar

    SUBULUSSALAM, Jarrakpos.com — Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Subulussalam menegaskan aturan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di SPBU, termasuk larangan penggunaan jerigen serta mekanisme distribusi yang sepenuhnya diatur oleh pemerintah pusat melalui sistem barcode. Kepala Disperindagkop UKM Kota Subulussalam, Junifar, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada regulasi pembagian kuota […]

  • “Si Diego” Sapi Kurban dengan Berat 1,1 Ton asal Kuningan, Akhirnya Dipilih Presiden Prabowo

    “Si Diego” Sapi Kurban dengan Berat 1,1 Ton asal Kuningan, Akhirnya Dipilih Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 222
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar melakukan monitoring intensif terhadap hewan kurban di Kandang Penyu Grup Farm, Desa Cilaja, Kecamatan Kramatmulya, Senin (25/5/2026). Peninjauan ini difokuskan pada sapi jenis Limousin milik Yuswardi (Kang Yus) yang telah terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo […]

  • David Boimau Minta Dukungan Nyata dari Pusat untuk Pengakuan Hutan Adat Boti: Jangan Sekadar Penetapan Status

    David Boimau Minta Dukungan Nyata dari Pusat untuk Pengakuan Hutan Adat Boti: Jangan Sekadar Penetapan Status

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 560
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com — Balai Perhutanan Sosial Kupang membuka jalan bagi pengakuan Hutan Adat Boti di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang ditargetkan menjadi yang pertama atau perdana di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2026. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat adat, sekaligus bentuk pengakuan negara terhadap hak-hak tradisional yang selama […]

  • KEREN! “UNIKU” Bagikan Ribuan Paket Takjil di Wilayah Cirebon Timur

    KEREN! “UNIKU” Bagikan Ribuan Paket Takjil di Wilayah Cirebon Timur

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 229
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Universitas Kuningan (Uniku) melalui Tim Sosialisasi (Timsos) penerimaan mahasiswa baru (pmb) bersama dengan semua Fakultasnya dan Sekolah Pascasarjana, menutup seluruh rangkaian kegiatan safari Ramadhan tahun 2026 yang diberi nama “Uniku Berbagi” dengan membagikan 2.500 paket takjil kepada masyarakat di Jatiseeng Ciledug Cirebon pada hari Jum’at (6/3/2026) sore. Proses membagikan takjil gabungan bersama dengan […]

  • Ancaman Kekeringan, Distan NTT: Bendungan Ada, Saluran “Cacing” Belum Dibangun

    Ancaman Kekeringan, Distan NTT: Bendungan Ada, Saluran “Cacing” Belum Dibangun

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 45
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Ancaman kekeringan masih membayangi sektor pertanian di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Di tengah upaya pemerintah menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian, persoalan infrastruktur irigasi masih menjadi tantangan karena sejumlah bendungan belum sepenuhnya didukung jaringan saluran hingga ke kawasan persawahan. Kepala UPTD Proteksi Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan […]

expand_less