Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Gunung Ciremai Kuningan
- account_circle Ghana
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung meninjau sekaligus memimpin upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Blok Arca, wilayah Resor Pasawahan, Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, pada Kamis (22/10/2026).
Kunjungan mendadak ini dilakukan menyusul laporan adanya titik api di kawasan yang diperkirakan berada di Grid 15 M, wilayah kerja Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Resor Pasawahan.
Tiba di lokasi sekitar pukul 12.32 WIB, Gubernur Dedi Mulyadi langsung berkoordinasi dengan jajaran pemerintah daerah dan aparat setempat. Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, serta unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), petugas TNGC, dan masyarakat.
Bersama personel gabungan dari Kodim 0615/Kuningan, Yonif TP 839/SA, Samapta Polres Kuningan (termasuk Kabag Ops AKP Sopian dan Kasat Samapta AKP Mukali), BPBD Kuningan, perwakilan TNGC H. Apo, Paguyuban Siliwangi, serta Masyarakat Peduli Api (MPA), Dedi Mulyadi bahu-membahu memimpin langsung upaya pemadaman di lapangan.
Kebakaran di kawasan konservasi seperti TNGC menjadi perhatian serius karena berpotensi mengancam kelestarian ekosistem dan memicu kerusakan lingkungan yang lebih luas jika tidak segera diatasi. Sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, aparat keamanan, dan partisipasi aktif masyarakat dinilai krusial untuk mencegah meluasnya titik api.
Setelah memimpin proses pemadaman dan penanganan di lapangan dari pukul 12.32 WIB hingga 14.20 WIB, Gubernur Dedi Mulyadi beserta rombongan bertolak kembali menuju Bandung pada pukul 14.30 WIB.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih menunggu informasi lanjutan dari petugas di lapangan untuk memastikan luasan area yang terdampak, penyebab pasti kebakaran, serta perkembangan kondisi akhir pemadaman di Blok Arca. Pemerintah dan masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, mengingat pentingnya fungsi ekologis Gunung Ciremai bagi kehidupan di sekitarnya. (Agh@N)
- Penulis: Ghana





Saat ini belum ada komentar