Ratusan Miliar Rupiah Aspirasi Usman Husin Kembali Mengalir ke Rote Ndao, Petani Terima Alsintan dan Benih
- account_circle Mario
- calendar_month 21 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Perjuangan memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Rote Ndao kembali mendapat perhatian melalui aspirasi Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin. Pada tahun 2026, dukungan untuk petani kembali disalurkan melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih guna mendorong peningkatan produktivitas pertanian di daerah terselatan Indonesia tersebut.
Besarnya perhatian terhadap sektor pertanian Rote Ndao mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao Fraksi PKB, Melkianus Frans Haning. Ia menyebut, dukungan yang diperjuangkan Usman Husin menjadi alasan bagi masyarakat untuk berbangga karena Rote Ndao tetap mendapat perhatian di tengah luasnya wilayah perjuangan politik sang legislator.
Hal itu disampaikan Melkianus dalam kegiatan penyerahan bantuan alat pertanian di Kompleks Balai Penyuluh Pertanian (BPP), Desa Holoama, Kecamatan Lobalain, Selasa, 20 Oktober 2026.
“Yang saya hormati, Anggota DPR RI Fraksi PKB Komisi IV, salah satu putra terbaik Rote Ndao, Bapak Usman Husin. Tahun ini, Bapak Usman sudah dua kali berdiri di sini dan menyerahkan bantuan yang berbeda, dengan kelompok penerima dan jenis bantuan yang berbeda pula,” ujar Melkianus.
Menurutnya, kehadiran Usman secara langsung dalam penyerahan bantuan menjadi hal yang patut diapresiasi. Bantuan tersebut tidak hanya menyangkut penyediaan sarana pertanian, tetapi juga menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian.
Tahun Lalu Disebut Capai Rp135 Miliar
Melkianus mengungkapkan, pada tahun sebelumnya, bantuan alat dan mesin pertanian serta benih yang diperjuangkan untuk Kabupaten Rote Ndao disebut mencapai sekitar Rp135 miliar.
“Kita perlu berbangga karena dari 12 kabupaten, Rote Ndao menjadi salah satu daerah prioritas untuk bantuan alsintan. Tahun lalu, untuk Rote Ndao, bantuan alsintan dan bibit kurang lebih Rp135 miliar. Kita bangga sebagai orang Rote,” katanya.
Melkianus menegaskan, perhatian tersebut kembali berlanjut pada tahun 2026. Menurut keterangannya, petani Rote Ndao memperoleh dukungan benih padi lebih dari 240 ton dan benih jagung sekitar 24 ton, disertai peningkatan bantuan alsintan.
Ia kemudian memperkirakan bahwa nilai dukungan yang kembali masuk ke Rote Ndao pada tahun ini mencapai ratusan miliar rupiah.
“Tahun ini lagi, bukan hanya bibit. Ada lebih dari 240 ton benih padi, sekitar 24 ton benih jagung, dan bantuan alsintan yang juga meningkat. Berarti, menurut hitungan saya, tahun ini ada lagi ratusan miliar rupiah yang masuk untuk Bapak dan Mama semua, karena kecintaan beliau terhadap orang Rote,” ungkapnya.
45 Unit Alat Pertanian Diserahkan kepada Kelompok Tani
Salah satu bentuk dukungan yang diserahkan pada Selasa, 20 Oktober 2026, berupa 45 unit alat pertanian untuk 45 kelompok tani yang tercatat tersebar di 38 desa di Kabupaten Rote Ndao.
Bantuan tersebut terdiri atas 30 unit hand tractor atau traktor roda dua, 10 unit pompa air, dan lima unit rice transplanter atau alat penanam padi.
Traktor roda dua diharapkan membantu petani mengolah lahan secara lebih efektif. Pompa air dapat mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian, sedangkan rice transplanter diharapkan mempermudah proses penanaman padi.
Dukungan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban kerja petani, menghemat waktu dan tenaga, serta meningkatkan efisiensi kegiatan usaha tani. Dengan ketersediaan sarana yang memadai, petani diharapkan mampu mengelola lahan secara lebih optimal dan meningkatkan produktivitas pertanian.
Selain bantuan alat pertanian, dukungan benih padi dan jagung yang disampaikan Melkianus juga diharapkan memperkuat kegiatan budi daya tanaman pangan di Rote Ndao. Ketersediaan benih berkualitas menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung keberhasilan musim tanam dan meningkatkan peluang hasil panen yang lebih baik.
Usman Husin Ingin Petani Maju dan Sejahtera
Bagi Usman Husin, perjuangan menghadirkan bantuan pertanian tidak boleh berhenti pada penyerahan alat dan benih. Lebih dari itu, bantuan tersebut harus menjadi bagian dari upaya nyata untuk mendorong petani semakin maju, mandiri, produktif, dan sejahtera.
Ia ingin para petani di Rote Ndao memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mengolah lahan, meningkatkan hasil panen, serta memperkuat ekonomi keluarga melalui sektor pertanian. Petani tidak boleh terus-menerus menghadapi keterbatasan sarana, sementara pertanian merupakan salah satu penopang kehidupan masyarakat di daerah tersebut.
Dukungan berupa alsintan dan benih diharapkan dapat membantu petani mengatasi sebagian kendala produksi. Pengolahan lahan yang lebih efektif, ketersediaan air yang lebih memadai, dan kemudahan dalam proses penanaman menjadi bagian penting untuk meningkatkan efisiensi usaha tani.
Namun, Usman juga menekankan bahwa keberhasilan bantuan bergantung pada kesungguhan kelompok tani dalam mengelola dan memanfaatkannya. Karena itu, ia mengingatkan agar seluruh alat pertanian tidak diperjualbelikan dan digunakan bersama oleh anggota kelompok, bukan hanya dikuasai oleh ketua atau pengurus tertentu.
Bantuan tersebut juga diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya. Dengan demikian, para penerima diharapkan tidak terbebani oleh permintaan pembayaran apa pun yang mengatasnamakan penyaluran bantuan.
Bagi Usman, petani harus menjadi pihak yang benar-benar merasakan manfaat dari setiap program yang diperjuangkan. Ketika petani mampu meningkatkan produksi dan memperoleh hasil yang lebih baik, dampaknya diharapkan tidak hanya dirasakan di lahan pertanian, tetapi juga dalam kehidupan keluarga, pendidikan anak, dan perekonomian masyarakat.
Semangat itulah yang mendasari pentingnya keberlanjutan dukungan terhadap sektor pertanian di Rote Ndao. Bantuan yang tepat sasaran, pengelolaan yang bertanggung jawab, serta kerja sama antara pemerintah, wakil rakyat, dan kelompok tani diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi petani untuk berkembang.
Dengan dukungan alsintan dan benih, petani Rote Ndao diharapkan semakin bersemangat mengembangkan usaha tani, meningkatkan produksi, dan memperkuat ketahanan pangan daerah.***
- Penulis: Mario





Saat ini belum ada komentar