Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Tunggakan PBB-P2 Pacitan Tembus Rp 4,5 Miliar, 128 Ribu SPPT Belum Tertagih

Tunggakan PBB-P2 Pacitan Tembus Rp 4,5 Miliar, 128 Ribu SPPT Belum Tertagih

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,JarrakPos.com-Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Pacitan hingga 19 Oktober 2026 belum sepenuhnya mencapai target. Meski telah menembus Rp 21,6 miliar, pemerintah daerah masih harus mengejar sisa penerimaan sekitar Rp 4,5 miliar dari ketetapan pajak tahun ini.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pacitan, Deni Cahyantoro, mengatakan realisasi penerimaan PBB-P2 hingga Senin (19/10/2026) mencapai 82,52 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 26,1 miliar.

“Sehingga masih ada kekurangan sebesar Rp 4,5 miliar atau sekitar 17,49 persen,” kata Deni.

Angka tersebut menunjukkan bahwa upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Pacitan. Terlebih, batas waktu pembayaran PBB-P2 tahun ini telah berakhir pada 30 September 2026.

Di balik sisa penerimaan tersebut, terdapat persoalan tunggakan yang nilainya terus menjadi perhatian. Jika dikonversi berdasarkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), masih terdapat sekitar 128.563 SPPT yang tercatat belum tertagih.

Dari jumlah itu, tunggakan yang berasal dari periode 2002 hingga 2025 mencapai sekitar Rp 2,2 miliar. Data tersebut memperlihatkan bahwa persoalan penerimaan PBB-P2 tidak hanya berkaitan dengan ketetapan pajak tahun berjalan, tetapi juga menyangkut penagihan kewajiban pajak dari tahun-tahun sebelumnya.

Dengan sisa target penerimaan Rp 4,5 miliar dan ratusan ribu SPPT yang masih menjadi pekerjaan penagihan, optimalisasi penerimaan PBB-P2 menjadi tantangan tersendiri bagi BKD Pacitan.

Penagihan yang lebih efektif serta peningkatan kepatuhan wajib pajak diharapkan dapat membantu mendongkrak penerimaan daerah. Sebab, pajak yang dibayarkan masyarakat menjadi salah satu sumber pendapatan penting untuk menopang pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Pacitan.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rugikan Negara, Kejati DKJ Ringkus 3 Tersangka Kasus Kredit Bank Jatim

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 618
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta kembali bertindak tegas menjebloskan 3 tersangka kasus dugaan korupsi pemberian kredit perbankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur Cabang Jakarta yang merugikan keuangan negara Rp569.425.000.000 Ke Rumah Tahanan Cabang Kejaksaan Agung. “Tersangka BS ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung. Tersangka BN di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta […]

  • 10 Sekolah Unggulan Bandung Timur 2026: Peta Baru Pendidikan Kompetitif

    10 Sekolah Unggulan Bandung Timur 2026: Peta Baru Pendidikan Kompetitif

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM – Bandung Timur menunjukkan akselerasi signifikan sebagai kawasan pendidikan yang kompetitif. Dalam beberapa tahun terakhir, sekolah-sekolah di wilayah ini tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga memperkuat kesiapan siswa menghadapi dunia industri dan pendidikan tinggi. Persaingan antar sekolah negeri maupun swasta semakin ketat. Berbagai inovasi dilakukan, mulai dari penguatan kurikulum berbasis industri hingga […]

  • Mantan Pebulutangkis No 1 Dunia Melangkah ke Final Indonesia Masters II 2025

    Mantan Pebulutangkis No 1 Dunia Melangkah ke Final Indonesia Masters II 2025

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Medan – Mantan pebulu tangkis nomor 1 dunia asal Jepang, Nozomi Okuhara, juga memastikan diri melangkah ke final Indonesia Masters II 2025. Okuhara menekuk rekan senegaranya, Manami Suizu, dengan skor 12-21, 21-12, dan 21-14 dalam pertandingan rubber game babak semifinal Indonesia Masters II 2025 di GOR PBSI Sumut Pancing Medan, Sabtu Di final, Okuhara akan […]

  • Polisi Razia Puluhan Botol Miras Berbagai Merk

    Polisi Razia Puluhan Botol Miras Berbagai Merk

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Polres Kuningan kembali mengintensifkan razia minuman keras (miras), sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Dalam razia yang digelar di sejumlah wilayah, petugas menyita sebanyak 62 botol miras dari berbagai merk. Kasat Narkoba Polres Kuningan, AKP Jojo Sutarjo didampingi Kasi Humas, AKP Mugiyono mengatakan, razia dilakukan setelah pihaknya menerima informasi […]

  • Rutan Kelas IIB Dumai Bersama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai Dan Bapas Kelas II Dumai Gelar Baksos, Cek Kesehatan Gratis Dan Donor Darah

    Rutan Kelas IIB Dumai Bersama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai Dan Bapas Kelas II Dumai Gelar Baksos, Cek Kesehatan Gratis Dan Donor Darah

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 2.109
    • 0Komentar

    Jarrakpos. Com Dumai – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Dumai bersama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Dumai menggelar kegiatan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah, Jumat (14/11). Kegiatan yang berlangsung di Kanim Dumai ini merupakan bentuk kepedulian jajaran Pemasyarakatan dan Imigrasi terhadap masyarakat. Kegiatan ini […]

  • BLT DBHCHT di Sumenep Disunat? 

    BLT DBHCHT di Sumenep Disunat? 

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 255
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. SUMENEP – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dipastikan tidak sampai dengan utuh kepada penerima manfaat. Pasalnya bantuan tersebut dikabarkan disunat oleh satu oknum tertentu. Informasi yang berhasil dihimpun media ini setiap penerima dipotong sebsar Rp200 ribu. Sehingga setiap penerima mendapatkan Rp700 ribu dari […]

expand_less