Pemkab Bandung Barat Kerahkan 732 Atlet, Target Prestasi Porprov 2026
- account_circle Redaksi
- calendar_month 18 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengerahkan 732 atlet untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Kontingen tersebut resmi dilepas Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, di Plaza Mekar Sari, Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Ngamprah, Rabu (21/10/2026).
Pelepasan kontingen ini dihadiri jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), para manajer, serta perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bandung Barat.
Dalam sambutannya, Asep menegaskan bahwa keikutsertaan Bandung Barat dalam Porprov XV Jawa Barat 2026 bukan sekadar memenuhi agenda kompetisi olahraga. Ajang tersebut menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan atlet sekaligus momentum untuk menguji kemampuan dan daya saing olahraga daerah.
Menurutnya, kontingen Bandung Barat harus mampu mengubah persiapan yang telah dilakukan menjadi prestasi nyata. Karena itu, seluruh atlet diminta tampil maksimal, menjaga konsistensi, dan berjuang membawa nama daerah melalui pencapaian yang membanggakan.
“Seluruh persiapan dan pelaksanaan Porprov diminta dilakukan secara serius, terencana, dan terkoordinasi dengan berorientasi pada pencapaian prestasi yang membanggakan,” kata Asep.
Ia menekankan, target prestasi perlu disusun secara terukur dan ditopang kesiapan menyeluruh. KONI bersama setiap cabang olahraga diminta memastikan kondisi atlet, kesiapan pelatih, serta kebutuhan teknis pertandingan terpenuhi sebelum kompetisi berlangsung.
Asep juga menyoroti pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, pengurus olahraga, dan seluruh unsur pendukung. Menurutnya, setiap persoalan yang berpotensi menghambat persiapan harus segera ditangani sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
“Setiap kebutuhan harus ditangani sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, sedangkan kendala yang muncul perlu segera dicarikan solusi agar tidak mengganggu persiapan maupun pelaksanaan pertandingan di Porprov,” ujarnya.
Dukungan pemerintah daerah, lanjut Asep, harus diberikan secara efektif, tepat sasaran, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku. Pemenuhan kebutuhan kontingen menjadi salah satu faktor penting agar atlet dapat berkonsentrasi menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
Di samping mengejar hasil pertandingan, Asep mengingatkan seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan unsur pendukung untuk menjaga disiplin serta menjunjung tinggi sportivitas. Ia menilai, keberhasilan kontingen tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah medali, tetapi juga oleh sikap dan perilaku yang mencerminkan nama baik Kabupaten Bandung Barat.
“Berjuanglah dengan sungguh-sungguh dan percaya pada kemampuan diri. Berikan penampilan terbaik, jangan mudah menyerah, dan jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk meraih prestasi sekaligus membawa nama baik Kabupaten Bandung Barat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Kontingen Porprov XV Jawa Barat 2026 Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, mengungkapkan bahwa kekuatan kontingen tidak hanya terdiri atas atlet, tetapi juga didukung ratusan personel dari berbagai unsur.
Secara keseluruhan, kontingen Bandung Barat melibatkan 732 atlet, 172 pelatih, 60 manajer, 80 sumber daya manusia (SDM) keolahragaan, serta 101 personel panitia.
Komposisi tersebut mencerminkan keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung kebutuhan teknis, manajerial, dan operasional selama pelaksanaan kompetisi. Seluruh personel diharapkan dapat bekerja secara terpadu agar para atlet mampu menjalani pertandingan dengan optimal.
“Seluruh elemen diharapkan mampu bekerja secara terpadu untuk menunjang perjuangan kontingen dalam menghadapi Porprov XV Jawa Barat 2026,” kata Ade.
Pelepasan kontingen menjadi awal perjuangan Bandung Barat dalam menguji hasil pembinaan olahraga daerah di panggung provinsi. Tantangan selanjutnya adalah membuktikan kesiapan melalui performa kompetitif, konsistensi, dan semangat pantang menyerah di setiap pertandingan.
Dengan kekuatan 732 atlet serta dukungan ratusan personel pendamping, Bandung Barat kini menghadapi tuntutan untuk tidak sekadar berpartisipasi, tetapi juga menunjukkan hasil pembinaan yang mampu mengangkat prestasi olahraga daerah.
Target akhirnya bukan hanya membawa nama Bandung Barat ke arena Porprov, melainkan memastikan setiap kesempatan bertanding menjadi peluang untuk meraih prestasi dan mengharumkan daerah.***
- Penulis: Redaksi





Saat ini belum ada komentar