Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Masyarakat Harus Tau, Bayar Tilang Tunai di Jalan Dilarang, ini Aturan Hukumnya

Masyarakat Harus Tau, Bayar Tilang Tunai di Jalan Dilarang, ini Aturan Hukumnya

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Masyarakat perlu mengetahui bahwa pembayaran tilang secara tunai atau cash langsung kepada petugas di jalan adalah tindakan yang dilarang dan tidak dibenarkan oleh hukum.

Aturan ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 267 ayat (1) yang menyebutkan bahwa setiap pelanggaran lalu lintas dikenai pidana denda yang pembayarannya dilaksanakan berdasarkan putusan pengadilan.

Selanjutnya, Pasal 267 ayat (4) menegaskan bahwa titipan denda pelanggaran lalu lintas disetorkan melalui bank yang ditunjuk pemerintah, bukan kepada petugas di lapangan.

Artinya, tugas petugas kepolisian di jalan hanyalah melakukan penindakan dan memberikan surat tilang, bukan menerima uang denda. Senin,(26/1/2026)

Pembayaran denda wajib dilakukan oleh pelanggar melalui bank, ATM, atau sistem pembayaran resmi yang telah ditentukan negara, termasuk melalui tilang elektronik (ETLE).

Ketentuan ini juga diperkuat dalam Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2016, yang mengatur bahwa penyelesaian perkara pelanggaran lalu lintas dilakukan tanpa kehadiran pelanggar di pengadilan dan pembayaran denda dilakukan melalui mekanisme perbankan. Dengan demikian, tidak ada dasar hukum bagi praktik ‘damai di tempat’.

Bagi anggota Polri, penerimaan uang tunai dari masyarakat di luar ketentuan yang sah melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri.

Praktik tersebut bahkan dapat dikategorikan sebagai pungutan liar dan berpotensi melanggar Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi apabila memenuhi unsur penyalahgunaan kewenangan.

Masyarakat yang ditilang berhak meminta surat tilang resmi dan menolak permintaan pembayaran tunai. Jika menemukan oknum petugas yang meminta uang di tempat, masyarakat dapat melaporkannya melalui Propam Polri atau layanan pengaduan 110.

Melalui pemahaman aturan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar hukum dan berani menolak praktik yang menyimpang, sehingga penegakan hukum lalu lintas dapat berjalan secara bersih, transparan, dan adil.

 

 

Editor: Feri

 

 

 

 

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Praperadilan Dikabulkan, PN Pontianak Tetapkan Muda Mahendrawan dan Uray Wisata Sebagai Tersangka

    Praperadilan Dikabulkan, PN Pontianak Tetapkan Muda Mahendrawan dan Uray Wisata Sebagai Tersangka

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Hamsun
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Kalimantan Barat – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menyeret Muda Mahendrawan, mantan Bupati Kubu Raya dan Uray Wisata, mantan Direktur Utama PDAM Kubu Raya, dinyatakan sah sebagai tersangka di PN Pontianak, yang sebelumnya sempat dihentikan proses penyidikannya melalui restorative justice oleh Ditreskrimum Polda Kalbar. Dalam surat putusan bernomor 13/Pid.Pra/2025/PN Ptk menyatakan, secara sah dan […]

  • Usman Husin Hadirkan Langsung Kementerian ke Mutis Bukan Hal Mudah, Tiga Kali Undang Menteri

    Usman Husin Hadirkan Langsung Kementerian ke Mutis Bukan Hal Mudah, Tiga Kali Undang Menteri

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 217
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Aksi warga yang menggema sejak pagi di kawasan Mutis Timau, Senin (27/4/2026), menjadi penanda kuat bahwa persoalan pengelolaan kawasan belum sepenuhnya menemukan titik temu. Massa menyuarakan kegelisahan mereka, mulai dari akses, hak kelola, hingga penolakan terhadap skema zonasi yang belum dipahami secara utuh. Namun di tengah ketegangan itu, ruang dialog akhirnya terbuka. Pemerintah […]

  • Pendaftaran Seleksi Calon Dewan Direksi LPPL Kuningan Mulai Dibuka

    Pendaftaran Seleksi Calon Dewan Direksi LPPL Kuningan Mulai Dibuka

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 361
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Kabupaten Kuningan resmi membuka pendaftaran seleksi calon Dewan Direksi untuk periode 2025–2030. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pengawas, Drs. H. Ucu Suryana, M.Si, berdasarkan surat pengumuman bernomor 482 /LPPL.Kng.069/XI/2025 tanggal 24 November 2025. “Dua posisi yang dibuka dalam seleksi tahun ini adalah Direktur Utama dan Direktur Operasional. […]

  • Bank NTT Perkuat Ekonomi Regional di Dili International Trade Expo 2025

    Bank NTT Perkuat Ekonomi Regional di Dili International Trade Expo 2025

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 616
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Bank NTT tampil sebagai salah satu motor penggerak kolaborasi ekonomi Indonesia dan Timor-Leste dalam Dili International Trade Expo 2025 yang resmi dibuka di Municipal Market of Dili, Kamis (28/8/2025). Ajang internasional pertama di Timor-Leste ini diikuti 157 perusahaan lokal dan investor dari sembilan negara, menjadi momentum bersejarah bagi integrasi ekonomi regional. Perdana Menteri […]

  • Makam Syekh Subakir di Gunung Tidar adalah Mubaligh Pulau Jawa

    Makam Syekh Subakir di Gunung Tidar adalah Mubaligh Pulau Jawa

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG, JARRAKPOS.COM – Ada nama tokoh terkenal yang berkaitan dengan penyebaran Agama Islam di Pulau Jawa, khususnya Jawa bagian tengah. Namanya Syekh Subakir. Syekh Subakir menurut cerita populer yang beredar disebut sebagai mubaligh penumbal Pulau Jawa. Konon, pulau ini terkenal angker dan banyak dihuni oleh makhluk halus jahat. Maka dari itu, proses penyebaran Agama […]

  • Semangat Tak Surut Laksanakan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Rohul Ke 26 Tahun Sekalipun Langit Mendung Dan Hujan Rintik

    Semangat Tak Surut Laksanakan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Rohul Ke 26 Tahun Sekalipun Langit Mendung Dan Hujan Rintik

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Rohul – Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Ke-26 Langit mendung dan rintik hujan turun membasahi bumi Negeri Seribu Suluk. Namun, semangat tak surut ratusan peserta dan undangan tetap berdiri tegap mengikuti mengikuti rangkaian kegiatan upacara yang digelar dengan penuh khidmat di halaman Kantor Bupati, Minggu (12/10/2025) Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati […]

expand_less