Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Kesadaran Kolektif Etika Membangun Peradaban

Kesadaran Kolektif Etika Membangun Peradaban

  • account_circle Ghana
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Pembukaan UUD 1945 yang terdiri dari empat alinea memiliki makna yang mendalam dan dianggap sebagai norma fundamental negara yang menjadi landasan dan sumber dari segala hukum di Indonesia.

Makna Setiap Alinea :

• Aline I: Menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

. Alinea II: Menggambarkan cita-cita luhur bangsa Indonesia, yaitu ingin mewujudkan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

. Alinea III : Berisi pernyataan kemerdekaan Indonesia yang dicapai berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan perjuangan bangsa.

. Alinea IV : Menguraikan tujuan dibentuknya pemerintahan negara Republik Indonesia, yaitu untuk melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. Alinea ini juga memuat dasar negara Pancasila.

Pembukaan konstitusi diatas merupakan bentuk ideal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tentu menatap dunia bukan dari menara gading, tapi harus dari jantung nurani peradaban itu sendiri.

Memori kolektif mengajak kita bahwa kemajuan selalu menuntut harga: bukan hanya dalam angka dan grafik, tapi dalam moralitas, empati, dan arah jiwa bangsa.

Ketika kita berbicara tentang kemajuan dunia – termasuk Indonesia. Bahwa krisis terbesar manusia bukanlah ekonomi, melainkan etika.

Bahwa kemakmuran sejati tak lahir dari keserakahan, melainkan dari kesadaran kolektif untuk membangun peradaban yang adil dan beradab.

Seorang pemimpin ideologis akan tetap setia pada cita-cita dan harapan rakyatnya. Harga peradaban memang mahal, tapi jauh lebih mahal jika kita memilih untuk tidak membayarnya sama sekali.

Pemimpin pro rakyat, dalam diam dan senyumnya ada semacam pesan sunyi : bersikap dan bertindak dengan menimbang nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

Angka makro hanya statistik, rakyat harus masuk ke sentra kuasa ekonomi, itulah ongkos peradaban yang harus kita bayar. Ongkos peradaban, bukan sekadar pajak atau utang publik. Ia adalah harga dari kejujuran, empati, dan kesediaan untuk menahan diri demi kebaikan bersama.

Dan dalam konteks Kabupaten Kuningan, mungkin itulah harga yang kini harus kita bayar: meninggalkan cara lama yang pragmatis demi jalan baru yang berkeadaban. (Agh@N)

 

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia vs Vietnam U-19: Andi Atmoko Optimis Indonesia Menang

    Indonesia vs Vietnam U-19: Andi Atmoko Optimis Indonesia Menang

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Medan – Timnas U19 Indonesia akan menghadapi laga penentuan melawan Vietnam untuk mencari posisi pertama Grup A dan lolos otomatis ke babak semifinal Piala AFF U19. Kedua tim beradu taktik dan kekuatan di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang pada Minggu (7/6/2026) pukul 20.00 WIB. Ketua Panitia Piala AFF U-19 Andi Atmoko Panggabean percaya Pelatih […]

  • Polres Magelang Kota Sekarang Punya Kapolres Baru

    Polres Magelang Kota Sekarang Punya Kapolres Baru

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 380
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polres Magelang Kota Polda Jateng menggelar acara pisah sambut Kapolres Magelang Kota dari AKBP Anita Indah Setyaningrum kepada AKBP Dikri Olfandi. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres setempat, Senin sore (12/01/2026). Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban, dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Polres Magelang Kota, para Kapolsek, Perwira, Bintara, PNS Polri Polres Magelang […]

  • Buronan Pelaku Penyerobotan Tanah Berhasil di Tangkap Tim Tabur Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang

    Buronan Pelaku Penyerobotan Tanah Berhasil di Tangkap Tim Tabur Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Bertempat di Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang bersama dengan Jaksa Penuntut Umum pada seksi Tindak Pidana Umum telah berhasil mengamankan beronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama terpidana Fuad Khoironi Bin Iskandar dalam perkara penyerobotan, Kamis (8/1/2026) sekira pukul 10.00 s.d […]

  • Kapolres Kuningan Kunjungi SDN 3 Sukadana, Puluhan Murid Sumringah

    Kapolres Kuningan Kunjungi SDN 3 Sukadana, Puluhan Murid Sumringah

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 157
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Di tengah kesibukannya menjaga kondusivitas wilayah, Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar didampingi PJU Polres Kuningan melakukan kunjungan yang menyentuh sisi kemanusiaan ke SDN 3 Sukadana, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Selasa (24/2/2026). Kunjungan ini menjadi momen penuh haru saat Kapolres Kuningan melihat langsung kondisi fasilitas pendidikan yang masih jauh dari kata memadai. Dalam […]

  • Perluas Layanan Hingga Daerah, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Hadirkan 8 Unit Layanan

    Perluas Layanan Hingga Daerah, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Hadirkan 8 Unit Layanan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Bengkulu, Jarrakpos.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu terus melakukan inovasi untuk mempermudah akses layanan bagi peserta. Kini, pengajuan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) tidak lagi terpusat di kantor cabang, tetapi sudah bisa dilakukan melalui delapan Unit Layanan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi antrean di kantor […]

  • Jeje Ritchie Ismail Gaspol Bersihkan Birokrasi Bandung Barat

    Jeje Ritchie Ismail Gaspol Bersihkan Birokrasi Bandung Barat

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 98
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, kembali menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan berpihak kepada masyarakat. Ia meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat untuk membiasakan budaya kerja positif secara konsisten sebagai fondasi utama pelayanan publik yang berkualitas. Menurut Jeje, kekuatan pemerintahan tidak hanya ditentukan […]

expand_less