Munas XI PPNI di Bengkulu Meriah, Harif Fadhilah Tekankan Pentingnya Persatuan Perawat
- account_circle Sepriyanita
- calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

BENGKULU, jarrakpos.com – Musyawarah Nasional (Munas) XI Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) resmi dibuka dalam suasana meriah di Provinsi Bengkulu. Kegiatan berskala nasional ini dihadiri para pengurus PPNI dari berbagai daerah di Indonesia dan ditandai dengan penabuhan alat musik tradisional dol oleh Ketua Umum PPNI bersama Ketua DPD RI serta sejumlah pejabat lainnya.
Munas XI menjadi momentum strategis bagi PPNI untuk mempererat solidaritas antarwilayah, menyatukan visi organisasi, sekaligus memperkuat peran perawat dalam mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan kesehatan di Indonesia.
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi, Sekda Lebong Syarifudin, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu.
Ketua Umum PPNI Harif Fadhilah, didampingi Ketua DPW PPNI Provinsi Bengkulu Fauzan Adriansah, menyampaikan bahwa Munas merupakan agenda penting organisasi yang telah diselenggarakan sebanyak 11 kali. Lebih dari sekadar forum rutin, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi pengurus PPNI dari seluruh penjuru Indonesia.
Harif menilai, kesempatan berkumpulnya para pengurus dari berbagai daerah harus dimaknai sebagai kebersamaan yang patut disyukuri dan dirayakan.
“Sekarang bukan sesuatu yang istimewa, tetapi memang sebuah acara besar yang memberi kesempatan kepada kita untuk berkumpul dari seluruh wilayah di Indonesia. Harusnya kita bisa menjadikan ini sebagai kegembiraan bersama,” ujar Harif.
Ia menegaskan, kekuatan PPNI terletak pada kemampuan seluruh anggotanya menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan. Menurutnya, tekanan eksternal yang semakin besar menuntut organisasi untuk semakin solid agar mampu memperjuangkan kepentingan profesi perawat dan mencapai tujuan bersama.
“Ke depan kita membutuhkan persatuan. Di tengah tekanan eksternal yang luar biasa hari ini, kita tentu berdiri karena persatuan. Ini lebih penting agar kita bisa bergerak dan melangkah ke depan untuk mencapai apa yang kita inginkan,” tegasnya.
Dalam penyelenggaraan Munas XI ini, panitia memperkirakan jumlah peserta berpotensi mencapai sekitar 1.700 orang. Namun, dengan mempertimbangkan berbagai keterbatasan, kapasitas peserta yang disiapkan ditetapkan sebanyak 1.220 orang.
Beberapa faktor yang memengaruhi jumlah peserta antara lain keterbatasan anggaran, kondisi perekonomian di masing-masing daerah, serta akses penerbangan menuju Bengkulu yang masih terbatas.
Harif juga mengungkapkan alasan emosional di balik pemilihan Bengkulu sebagai tuan rumah Munas XI PPNI. Sebagai putra asli Bengkulu, ia ingin kegiatan nasional tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat di daerah asalnya.
“Pertama, karena saya ini orang asli Bengkulu, jadi saya ingin ada kebanggaan bagi masyarakat Bengkulu dengan adanya event nasional yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Tak hanya membawa manfaat bagi organisasi, Harif berharap Munas XI PPNI turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Bengkulu. Kedatangan peserta dari berbagai provinsi dinilai membuka peluang bagi pelaku usaha lokal, khususnya sektor kuliner, perdagangan, transportasi, dan jasa lainnya.
Aktivitas peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat setempat.
Melalui pelaksanaan Munas XI ini, PPNI diharapkan dapat menghasilkan keputusan strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi perawat dalam pelayanan kesehatan nasional.
Di sisi lain, Bengkulu diharapkan memperoleh manfaat nyata sebagai tuan rumah, baik dari sisi promosi daerah maupun peningkatan aktivitas ekonomi. Dengan demikian, Munas XI PPNI tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
- Penulis: Sepriyanita





Saat ini belum ada komentar