BPP Tetap Gelar Sinkronisasi RDKK Pupuk Subsidi 2026/2027
- account_circle Sepriyanita
- calendar_month 4 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KAUR, jarrakpos.com – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tetap, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur, menggelar koordinasi dan sinkronisasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Pupuk Bersubsidi untuk musim tanam 2026/2027, Senin (5/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BPP Tetap tersebut dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti para kios pengecer pupuk bersubsidi yang berada di wilayah kerja BPP Tetap.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan kesesuaian data RDKK dengan kebutuhan pupuk bersubsidi di tingkat petani. Para kios pengecer juga diminta membawa fotokopi RDKK tahun 2026 sebagai bahan dalam proses sinkronisasi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan surat undangan Nomor 07/BPP TETAP/X/2026 yang ditujukan kepada seluruh kios pengecer pupuk bersubsidi di wilayah kerja BPP Tetap.

Kepala BPP sekaligus Koordinator Penyuluh BPP Tetap, Syeflamasdi Edwar, S.Pt, memimpin langsung kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan itu, BPP Tetap menekankan pentingnya kesesuaian data kebutuhan pupuk agar proses penyaluran pupuk bersubsidi pada musim tanam 2026/2027 dapat berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Sinkronisasi RDKK ini penting dilakukan untuk memastikan data kebutuhan pupuk sesuai dengan kondisi dan kebutuhan petani di lapangan. Dengan data yang sinkron, diharapkan penyaluran pupuk bersubsidi dapat berjalan lebih lancar, tepat sasaran dan transparan,” ujar Syeflamasdi Edwar, S.Pt.
Ia juga berharap koordinasi antara BPP dan kios pengecer dapat terus ditingkatkan, sehingga berbagai kendala dalam penyaluran pupuk dapat diminimalkan.
“Kita berharap melalui koordinasi ini tidak terjadi lagi persoalan dalam penyaluran pupuk, khususnya kelangkaan di tingkat petani. Petani diharapkan bisa mendapatkan pupuk bersubsidi sesuai dengan kebutuhan yang telah tercatat dalam RDKK,” lanjutnya.
Sinkronisasi tersebut menjadi salah satu langkah BPP Tetap dalam mendukung kelancaran kegiatan pertanian masyarakat. Data RDKK yang akurat diharapkan dapat menjadi dasar dalam proses penyaluran pupuk bersubsidi sehingga kebutuhan petani pada musim tanam 2026/2027 dapat terpenuhi sesuai ketentuan.
BPP Tetap juga mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran pupuk bersubsidi untuk menjaga koordinasi dan transparansi, sehingga pupuk dapat diterima oleh petani yang berhak sesuai dengan data kebutuhan yang telah ditetapkan.
Penulis: Dahlan Kaur
- Penulis: Sepriyanita




Saat ini belum ada komentar