Bupati Jeje Geber Perbaikan Jalan Cililin Bandung Barat
- account_circle Derry Rachman
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

JARRAKPOS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat terus mempercepat pembenahan infrastruktur jalan yang menjadi salah satu kebutuhan mendesak masyarakat. Sejumlah ruas jalan rusak kini mulai mendapat penanganan, termasuk di wilayah Kecamatan Cililin.
Dua ruas yang menjadi perhatian Pemkab Bandung Barat yakni Rancapanggung–Ugrem dan Ciririp–Bangsaya, Desa Cililin. Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bahkan turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan proses pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis.
Pada ruas Ciririp–Bangsaya, total panjang jalan yang ditangani mencapai sekitar 2,3 kilometer. Dari total tersebut, sepanjang 1.865 meter telah selesai diperbaiki menggunakan konstruksi hotmix.
Sementara itu, sekitar 518 meter lainnya ditangani dengan konstruksi beton. Pekerjaan pada bagian tersebut kini memasuki tahap awal pengecoran.
Jeje menegaskan, percepatan pembangunan infrastruktur tidak boleh membuat kualitas pekerjaan terabaikan. Terlebih, kondisi jalan tersebut telah lama menjadi perhatian masyarakat yang berharap adanya perbaikan.
“Masyarakat di sini sudah cukup lama menantikan jalan yang bagus. Mereka sudah menunggu bertahun-tahun. Jadi setelah jalan ini dikerjakan, jangan sampai masyarakat kecewa. Pastikan kualitasnya baik, pekerjaannya benar, dan hasilnya bisa bertahan lama,” ujar Jeje, seperti dikutip dari unggahan akun Instagram pribadinya, Senin (14/9/2026).
Tak hanya Ciririp–Bangsaya, Pemkab Bandung Barat juga melakukan penanganan pada ruas Rancapanggung–Ugrem yang memiliki panjang sekitar 2 kilometer.
Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah harus menentukan skala prioritas. Untuk tahun ini, penanganan difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan paling berat.
Pada ruas tersebut, sepanjang 300 meter mendapatkan penanganan menggunakan konstruksi beton dan pekerjaan telah dinyatakan rampung seluruhnya.
Meski demikian, penyelesaian 300 meter tersebut bukan berarti penanganan Rancapanggung–Ugrem berhenti. Pemkab Bandung Barat memastikan perbaikan akan dilanjutkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran serta kondisi kerusakan jalan.
“Yang kita lakukan adalah memprioritaskan titik-titik yang paling membutuhkan penanganan. Secara bertahap kita akan terus melihat kemampuan anggaran dan kondisi di lapangan agar ruas jalan ini semakin baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Secara keseluruhan, Jeje menyebut terdapat 34 ruas jalan yang masuk dalam program perbaikan dan saat ini telah menunjukkan progres pekerjaan.
Ia memastikan pemantauan terhadap proyek infrastruktur tersebut akan terus dilakukan. Selain memastikan kualitas pekerjaan, perkembangan pembangunan juga akan disampaikan kepada masyarakat sebagai bagian dari keterbukaan pemerintah daerah.
Perbaikan jalan tersebut diharapkan tidak sekadar memperlancar mobilitas warga, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini mengandalkan akses jalan untuk menunjang kegiatan sehari-hari.
Dengan perbaikan yang dilakukan secara bertahap, Pemkab Bandung Barat menargetkan kondisi infrastruktur jalan semakin baik dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.***
- Penulis: Derry Rachman




Saat ini belum ada komentar