Dibawah Kepemimpinan Jeje, Jalan Rusak Selama 12 Tahun di Cikole KBB Akhirnya Diperbaiki
- account_circle Derry Rachman
- calendar_month 2 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

JARRAKPOS.COM — Penantian panjang warga Cikole, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, untuk mendapatkan akses jalan yang lebih layak akhirnya mulai menemui titik terang.
Setelah sekitar 12 tahun menghadapi kondisi jalan yang rusak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mulai melakukan penanganan terhadap ruas Jalan Cilumber–Cikole pada tahun ini.
Perbaikan tersebut dilakukan secara bertahap. Pemkab Bandung Barat menyesuaikan pelaksanaan pembangunan dengan kemampuan anggaran daerah serta tingkat kebutuhan dan prioritas masyarakat.
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan, ruas Jalan Cilumber–Cikole memiliki panjang keseluruhan sekitar 3.075 meter. Namun, pada tahap penanganan tahun ini, pemerintah baru memperbaiki sepanjang 1.385 meter dengan konstruksi hotmix.
Menurut Jeje, keterbatasan anggaran membuat seluruh ruas jalan belum dapat ditangani sekaligus. Kendati demikian, pemerintah memastikan bagian jalan yang belum diperbaiki akan menjadi sasaran pembangunan pada tahapan berikutnya.
“Setelah 12 tahun masyarakat menunggu, alhamdulillah tahun ini kita bisa mulai memperbaiki jalan ini. Memang belum seluruhnya, tetapi kita akan lakukan secara bertahap. Yang penting masyarakat mulai bisa merasakan manfaatnya,” ujar Jeje saat meninjau lokasi, Jumat (11/9/2026).
Tak hanya Jalan Cilumber–Cikole, Pemkab Bandung Barat juga melakukan penanganan terhadap ruas Cikareumbi–Cikidang.
Pada ruas tersebut, perbaikan dilakukan menggunakan konstruksi rabat beton dengan panjang penanganan mencapai 267 meter.
Jeje menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan di wilayah KBB tidak dapat dilakukan secara serentak. Setiap penanganan harus disesuaikan dengan kapasitas fiskal daerah dan skala prioritas yang telah ditetapkan pemerintah.
Meski begitu, ia menegaskan pemerintah akan terus berupaya membenahi akses jalan yang menjadi kebutuhan penting masyarakat, terutama ruas yang selama ini menghambat mobilitas warga.
Dalam kunjungannya, Jeje juga berdialog langsung dengan sejumlah warga, termasuk para ibu yang ditemuinya di sekitar lokasi perbaikan. Percakapan tersebut dilakukan untuk mendengar aspirasi sekaligus mengetahui kebutuhan masyarakat secara langsung.
Jeje menyebut warga menyambut baik dimulainya perbaikan jalan yang telah lama mereka nantikan. Kehadiran infrastruktur yang lebih baik diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulillah, mereka sangat senang dengan adanya perbaikan jalan yang sudah dinantikan bertahun-tahun. Kini mulai memberikan kenyamanan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari warga,” katanya.
Jeje menambahkan, pekerjaan yang dilakukan tahun ini bukan merupakan akhir dari pembenahan ruas tersebut. Jalan yang belum mendapat penanganan akan dilanjutkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi anggaran daerah.
“Untuk jalan rusak lainnya akan dilakukan perbaikan bertahap. Masyarakat harus sabar karena pemerintah menyesuaikan dengan kemampuan anggaran,” pungkasnya.***
- Penulis: Derry Rachman




Saat ini belum ada komentar