Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Pernah Pidanakan Aktivis dan Pendemo Kini Bupati Sadewo Terjaring OTT KPK

Pernah Pidanakan Aktivis dan Pendemo Kini Bupati Sadewo Terjaring OTT KPK

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PATI,JARRAKPOS.COM – Roda nasib berputar cepat bagi Bupati Sudewo. Sosok kepala daerah yang sempat memicu kontroversi nasional karena memidanakan aktivis dan pendemo yang mengkritik kebijakannya, kini harus merasakan sendiri dinginnya lantai pemeriksaan.

Pada Senin malam (19/01), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Sudewo di rumah dinasnya. Penangkapan ini menjadi puncak ironi bagi pejabat yang selama ini dikenal “keras” terhadap suara sumbang warganya.

Detik-Detik Penangkapan
Tim penindakan KPK terlihat keluar dari pendopo kabupaten sekitar pukul 23.00 WIB dengan membawa tiga koper besar yang diduga berisi barang bukti uang tunai. Juru Bicara KPK mengonfirmasi bahwa operasi senyap tersebut terkait dugaan suap perizinan proyek infrastruktur strategis di wilayah tersebut.

“Benar, ada giat (kegiatan) tim di daerah tersebut. Penyelenggara negara, termasuk kepala daerah, diamankan bersama pihak swasta,” ujar Juru Bicara KPK dalam keterangan singkatnya.

Sudewo, yang mengenakan kemeja batik dan topi, tampak menunduk saat digiring masuk ke mobil penyidik. Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya, kontras dengan retorika tegasnya beberapa bulan lalu saat menghadapi para demonstran.

Jejak Kontroversi: “Hukum Harus Ditegakkan”
Publik tentu belum lupa dengan peristiwa enam bulan lalu. Saat itu, ratusan warga dan mahasiswa menggelar aksi damai menolak alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri. Aksi tersebut direspons reaktif oleh Sudewo.

Alih-alih berdialog, Sudewo justru melaporkan para koordinator aksi dengan tuduhan pencemaran nama baik dan provokasi. Akibatnya, tiga orang pendemo dijebloskan ke penjara. Kala itu, Sudewo dengan lantang menyatakan di hadapan media:

“Negara ini negara hukum. Siapapun yang melanggar ketertiban dan menghina pemerintah, harus siap menghadapi konsekuensinya. Hukum tidak pandang bulu.”

Dok.jarrakpos/fri

Kini, pernyataan tersebut seolah berbalik menyerang dirinya sendiri.

Kabar penangkapan Sudewo disambut riuh rendah oleh masyarakat, terutama para pegiat demokrasi yang rekannya masih menjalani proses hukum akibat laporan sang bupati.

Koordinator Aliansi Masyarakat Sipil setempat, Budi Santoso, menyebut peristiwa ini sebagai pengingat keras bagi para pejabat publik.

“Ini adalah karma politik dan bukti bekerjanya keadilan, meski jalannya berliku. Dulu beliau menggunakan ‘hukum’ untuk membungkam kritik rakyat kecil demi meluluskan proyek. Sekarang terbukti, proyek-proyek itulah yang justru menjeratnya dalam pusaran korupsi,” ujar Budi.

Bupati Sudewo kini telah diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif 1×24 jam sebelum status hukumnya ditentukan.

Masyarakat kini menanti, apakah hukum benar-benar “tidak pandang bulu” seperti yang pernah didengungkan Sudewo, ataukah drama ini akan berlanjut dengan episode baru di pengadilan tindak pidana korupsi.

 

 

Editor: Feri

 

 

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Pentas Budaya Sagi So’a dan Larik Riung, Wali Kota Kupang Dorong Sinergi Budaya untuk Persaudaraan NTT

    Di Pentas Budaya Sagi So’a dan Larik Riung, Wali Kota Kupang Dorong Sinergi Budaya untuk Persaudaraan NTT

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 598
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Kota Kupang mendukung penuh pelestarian budaya lokal sebagai pilar persaudaraan dan pembangunan Nusa Tenggara Timur. Hal ini disampaikan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menghadiri Pentas Budaya Sagi So’a dan Larik Riung 2025 di Taman Budaya Gerson Poyk, Sabtu (30/8). Menurutnya, acara budaya seperti ini memiliki arti penting dalam memperkuat identitas, […]

  • Krisis Fiskal Daerah: Wali Kota Kupang Tagih Relaksasi Pusat, Tolak Tumbalkan Pelayanan Publik

    Krisis Fiskal Daerah: Wali Kota Kupang Tagih Relaksasi Pusat, Tolak Tumbalkan Pelayanan Publik

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 150
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Aula Fernandes, Lantai 4 Kantor Gubernur NTT, Selasa (31/3), menjadi saksi bisu sebuah diplomasi anggaran yang krusial. Di hadapan petinggi Kementerian Dalam Negeri, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, tidak sekadar hadir; ia membawa kegelisahan daerah yang sedang terhimpit oleh ketatnya regulasi belanja pegawai dan keterbatasan ruang fiskal. ​Dalam rapat koordinasi pengelolaan keuangan […]

  • Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Candi 2026 Dipimpin Langsung Walikota dan Kapolres Magelang Kota

    Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Candi 2026 Dipimpin Langsung Walikota dan Kapolres Magelang Kota

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM  – Polres Magelang Kota melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel tersebut dipimpin oleh Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi, S.E., S.I.K., M.M., M.I.K. bersama Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, S.E., M.M. dengan melibatkan personel gabungan dari Polri, […]

  • Gubernur Laka Lena Luncurkan Program Pendampingan Siswa/i Mengikuti Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Melalui Jalur UTBK, TNI/POLRI dan Sekolah Kedinasan Tahun 2025

    Gubernur Laka Lena Luncurkan Program Pendampingan Siswa/i Mengikuti Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Melalui Jalur UTBK, TNI/POLRI dan Sekolah Kedinasan Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 1.080
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com- Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena secara resmi meluncurkan Program Pendampingan Siswa/i untuk mengikuti seleksi masuk Perguruan Tinggi melalui jalur UTBK, TNI/POLRI dan Sekolah Kedinasan Tahun 2025. Peluncuran program pendampingan tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur NTT, bertempat di Aula SMA Negeri 3 Kota Kupang, pada Kamis (27/3/2025) pagi. Turut hadir pada kesempatan […]

  • Niat Cegah Tawuran, 7 Warga Terlibat Penganiayaan

    Niat Cegah Tawuran, 7 Warga Terlibat Penganiayaan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    SLEMAN,JARRAKPOS.COM – Niat awal untuk mencegah tawuran justru berakhir menjadi tragedi kemanusiaan. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman menjatuhkan vonis berat kepada tujuh warga yang terlibat dalam penganiayaan terhadap dua remaja di bawah umur di kawasan Angkringan Code, Gemawang, Mlati. Selasa,(10/2/2026) Hakim menilai para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan kekerasan secara bersama-sama yang mengakibatkan […]

  • Pemkot Lantik 44 Penjabat Eselon II, III dan IV

    Pemkot Lantik 44 Penjabat Eselon II, III dan IV

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Pemerintah Kota Bengkulu kembali melakukan penyegaran dalam struktur birokrasi dengan melantik puluhan pejabat di lingkungan pemerintah daerah, Jumat (6/3/2026). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi. Total terdapat 44 pejabat yang dilantik dalam kesempatan itu, terdiri dari 2 pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) serta 42 pejabat administrator dan […]

expand_less