Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Di Duga Memalsukan Tanda Tangan Dan Korupsi 800 Juta, Warga Desa Wanasaba Kidul Tuntut BPD Musdes Berhentikan Kades Dan Sekdes.

Di Duga Memalsukan Tanda Tangan Dan Korupsi 800 Juta, Warga Desa Wanasaba Kidul Tuntut BPD Musdes Berhentikan Kades Dan Sekdes.

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Cirebon, Jarrakpos.com – Ratusan warga melakukan demo di depan Kantor Kuwu (Kantor Kades) Wanasaba Kidul, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Sabtu 15/02/25.

Demo di jaga ketat oleh Kepolisian setempat dan beberapa Polisi Pamong Peraja (Pol-PP) yang bertugas mengamankan jalanya demo.

Dalam orasinya peserta unjuk rasa tersebut menuntut Badan Permasyawaratan Desa (BPD) segera melaksanakan musyawarah desa (Musdes) dan memberhentikan Kades dan Sekdes dengan cara tidak hormat serta di bawa ke ranah hukum untuk diadili.

Tuntutan warga berawal dari adanya dugaan pemalsuan tanda tangan Ketua BPD yang di lakukan oleh Sekertaris Desa.

Tanda tangan yang diduga dipalsukan tersebut tercantum di dalam berita acara sewa tanah kas desa yang berada di Depan POM Bensin Mountoya.

Atas dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut warga masyarakat Desa menuntut agar BPD segera Musdes dan melaporkan kedua pelaku ke pihak aparat penegak hukum (APH).

Sempat terjadi penurunan baliho yang berisi rincian penggunaan APB-Des oleh peserta demo, namun dapat di cegah oleh pihak Kepolisian yang berjaga di depan pintu Kantor Balai Desa.

Demo menampilakan hiburan musik dangdut lengkap dengan para penyanyi wanita yang berasal dari warga setempat.

Selain bernyanyi para pendemo juga menampilkan replika keranda mayat sebagai simbol matinya pemerintahan desa, serta menghamburkan uangn mainan sebagai simbol dana desa yang dihambur-hamburkan oleh oknum Kades dan oknum Sekdes Desa Wanasaba Kidul.

Sementara itu Ketua Aliansi Masyarakat Desa Wanasaba Kidul Endi menyampaikan orasi dan melalui wawancara media menuntut agar BPD segera musdes untuk mengambil langkah pemberhentian Kades dan Sekdes dengan cara tidak hormat dan melaporkan dugaan pemalsuan tandatangan dan dokumen ke APH.

Pasalnya kata Endi, dalam berita acara yang ditanda tangani oleh BPD sewa alih fungsi tanah kas desa hanya satu tahun, dan tiga tahun.

Namun setelah di teliti berkas berita acaranya, sewa alih fungsi tanah sawah produksi menjadi bangunan toko besi baja ringan tersebut menjadi sepuluh tahun, sehingga menurut Endi ada dugaan pemalsuan tanda tangan dan dokumen.

” Ini sudah sangat parah karena ada dugaan pemalsuan tanda tangan dan pemalsuan dokumen, di tambah dalam perjanjian sewa tersebut jumlah uang sewa tidak di cantumkan di berita acara berapa nilainya.

Sebelumnya Endi juga telah melaporkan kasus dugaan penyalah gunaan dana Desa sebesar Rp 800 juta ke unit Tipikor Polresta Cirebon dan kasusnya dalam proses pemanggilan para pelapor.

Pelaporan tersebut menurut Endi karena anggaran dana desa penyerapannya ada, namun pembangunan secara fisik tidak ada.

Lebih lanjut Endi mengatakan kerugian sebesar itu belum termasuk anggaran di tahun 2022 hingga 2023, sebab menurut Endi nominal kerugian Rp 800 juta itu yang ditemukan pada anggaran 2024.

” Kerugian dana desa itu mencapai Rp 800 juta belum lagi anggaran di tahun 2022 sampai 2023, sebab temuan Rp 800 juta itu di tahun 2024.

” Daripada uang masyarakat Desa Wanasaba di hambur-hamburkan tidak jelas lebih baik masyarakat jangan bayar pajak, sebab pajaknya di habiskan oleh oknum Kuwu dan Sekdes, ” terangnya

Usai Demo sekitar delapan orang wartawan mencoba masuk ke dalam Kantor Balai Desa Wanasaba Kidul untuk mewawancarai Kuwu (Kades) Umaya dan Sekdes Mastur , namun menurut keterangan salah satu staf Desa yang tidak mau disebutkan namanya, yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat.

Dan setelah di mediasi oleh pihak lain menurut keterangan, keduanya sedang sibuk, dan setelah itu sebagian wartawan meninggalkan Kantor desa dan sebagian lainya tetap menunggu dan berharap mereka bisa wawancara dengan Kades dan Sekdes.

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Tandun Ringkus Pengedar Sekaligus Pengguna Narkotika di Desa Kumain

    Polsek Tandun Ringkus Pengedar Sekaligus Pengguna Narkotika di Desa Kumain

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 114
    • 0Komentar

        ROKAN HULU,Jarrakpos.com  – Jajaran Polsek Tandun bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hulu kembali mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika. Seorang pria berinisial P.A.U. (30) diamankan karena diduga memiliki, menyimpan, dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu di sebuah rumah di Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Minggu (26/7/2026) sekitar […]

  • Penuh Kehangatan, Made Supartha dan Alit Kelakan Sampaikan Doa Terbaik di Pernikahan Putri Bupati Tabanan

    Penuh Kehangatan, Made Supartha dan Alit Kelakan Sampaikan Doa Terbaik di Pernikahan Putri Bupati Tabanan

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 28
    • 0Komentar

    TABANAN,  — Suasana penuh kebahagiaan dan kehangatan kekeluargaan mewarnai acara pernikahan putri Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., yang berlangsung di The Jukung Resto & Bar, Tanah Lot, pada Sabtu (24/10/2026).   Kebahagiaan keluarga orang nomor satu di Kabupaten Tabanan tersebut turut dirasakan sejumlah tokoh politik, di antaranya Ketua Fraksi PDI Perjuangan […]

  • Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah Pejabat Kemenkeu

    Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah Pejabat Kemenkeu

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Jakarta – Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta Selatan kedatangan puluhan aktivis pada Senin, 26 Januari 2026. Mereka membawa laporan soal dugaan penerimaan kendaraan mewah oleh pejabat Kementerian Keuangan. Himpunan Aktivis Millenial Indonesia meminta lembaga antirasuah itu menyelidiki RLM, Staf Ahli Menteri Keuangan. Pejabat tersebut disebut menggunakan Toyota Alphard pemberian pihak swasta. Faris, koordinator aksi, […]

  • Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan Saat Memilih Susu Formula

    Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan Saat Memilih Susu Formula

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com | Memilih susu formula yang tepat untuk si kecil merupakan keputusan penting yang perlu Anda pertimbangkan secara cermat. Setiap anak memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda, tergantung pada usia, kondisi kesehatan, dan sensitivitas sistem pencernaannya. Oleh karena itu, memahami berbagai aspek dalam pemilihan susu formula sangatlah penting, terutama untuk memastikan tumbuh kembang optimal buah hati […]

  • Usman Husin dan Bupati Sumba Timur Bahas Penguatan Pertanian, Alsintan hingga Pupuk Jadi Perhatian

    Usman Husin dan Bupati Sumba Timur Bahas Penguatan Pertanian, Alsintan hingga Pupuk Jadi Perhatian

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 126
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Penguatan sektor pertanian menjadi perhatian dalam pertemuan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, bersama Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, di Rumah Jabatan Bupati Sumba Timur, Waingapu, Rabu (12/8/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah kebutuhan strategis untuk mendukung produktivitas petani di Kabupaten Sumba Timur, mulai dari alat dan […]

  • Hanya Butuh Hitungan Jam, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Tabrak Lari

    Hanya Butuh Hitungan Jam, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Tabrak Lari

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 305
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan melalui Unit Gakkum berhasil mengungkap kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang terjadi di Jalan Raya Desa Sindangagung, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, Rabu (1/4/2026). Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan Mitsubishi Colt Diesel Canter warna hijau toska dengan sepeda motor Yamaha Xeon tanpa nomor polisi. Akibat kejadian tersebut, penumpang sepeda […]

expand_less