Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Harga Cabai dan Daging Sapi Dorong Inflasi Pacitan 1,55 Persen pada Pekan Pertama Oktober

Harga Cabai dan Daging Sapi Dorong Inflasi Pacitan 1,55 Persen pada Pekan Pertama Oktober

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,JarrakPos.com-Tekanan harga pangan kembali mewarnai perkembangan ekonomi Kabupaten Pacitan. Memasuki pekan pertama Oktober 2026, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Pacitan tercatat mengalami inflasi sebesar 1,55 persen.

Kenaikan tersebut terutama dipicu oleh sejumlah komoditas pangan strategis. Cabai rawit menjadi penyumbang terbesar, disusul cabai merah dan daging sapi.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Pacitan, Ayub Setyo Budi, mengatakan perkembangan harga pada awal Oktober perlu menjadi perhatian karena sejumlah komoditas pangan menunjukkan tren kenaikan secara bersamaan.

“Pada minggu pertama Oktober, komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap kenaikan IPH adalah cabai rawit, cabai merah, dan daging sapi,” kata Ayub Setyo Budi, Senin (5/10).

Berdasarkan data BPS yang diolah, cabai rawit memberikan andil sebesar 0,7246, cabai merah 0,4719, dan daging sapi 0,1613 terhadap perubahan IPH Pacitan.

Secara regional, posisi Pacitan berada di urutan kelima di Jawa Timur dengan IPH 1,55 persen. Pacitan berada di bawah Kabupaten Blitar yang mencapai 2,55 persen, Kota Batu 2,11 persen, Kabupaten Lamongan 1,97 persen, dan Kabupaten Tuban 1,87 persen.

Sementara di tingkat Pulau Jawa, Pacitan menempati peringkat kedelapan dalam daftar daerah dengan IPH tertinggi pada pekan pertama Oktober. Adapun secara nasional, Pacitan berada di urutan ke-97.

Hampir Semua Komoditas Pangan Mengalami Kenaikan

Tekanan harga pada awal Oktober tidak hanya terjadi pada kelompok cabai dan daging sapi. Berdasarkan pemantauan harga melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), sejumlah komoditas juga mengalami kenaikan dibandingkan rata-rata harga September 2026.

Komoditas tersebut meliputi minyak goreng, daging sapi, telur ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan gula pasir.

Di sisi lain, beberapa komoditas relatif mampu mempertahankan stabilitas harga. Di antaranya beras medium, Minyakita, daging ayam ras, bawang putih, pisang, dan jeruk.

Pada pekan pertama Oktober ini, tidak tercatat komoditas utama yang mengalami penurunan harga jika dibandingkan dengan rata-rata harga September.

Kondisi tersebut membuat pergerakan harga pangan menjadi salah satu faktor penting yang perlu terus dipantau pemerintah daerah, terutama untuk mengantisipasi kenaikan harga yang berkelanjutan.

“Pemantauan harga terus dilakukan untuk melihat perkembangan di lapangan dan memastikan komoditas kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terkendali,” ujar Ayub.

Tren Harga Pangan Masih Fluktuatif

Pergerakan IPH Pacitan sepanjang 2026 menunjukkan dinamika yang cukup tajam. Pada Januari, IPH tercatat minus 5,21 persen, kemudian meningkat menjadi 4,73 persen pada Februari dan 1,28 persen pada Maret.

Memasuki April, IPH kembali berada di zona negatif sebesar minus 2,87 persen, sebelum kembali naik 1,03 persen pada Mei dan turun menjadi minus 1,09 persen pada Juni.

Pada Juli, IPH tercatat minus 3,71 persen. Tren kemudian berbalik pada Agustus dengan kenaikan 2,13 persen dan berlanjut pada September sebesar 2,06 persen.

Memasuki Oktober, tekanan harga masih berlanjut. Hingga pekan pertama, IPH tercatat 1,55 persen.

Sementara itu, berdasarkan perkembangan September 2026, IPH tahunan atau year on year tercatat 3,79 persen. Secara tahun kalender (year to date), IPH berada di angka minus 1,65 persen, sedangkan secara bulanan (month to month) mencapai 2,06 persen.

Cabai Jadi Perhatian

Fenomena kenaikan harga cabai tidak hanya terjadi di Pacitan. Data IPH Jawa Timur menunjukkan cabai rawit dan cabai merah menjadi komoditas yang dominan menyumbang kenaikan harga di sejumlah kabupaten/kota.

Di Kabupaten Blitar, misalnya, kenaikan IPH sebesar 2,55 persen terutama disumbang cabai rawit, jeruk, dan cabai merah. Sementara di Kota Batu, daging sapi menjadi penyumbang terbesar, diikuti cabai rawit dan cabai merah.

Di Kabupaten Lamongan, Tuban, Trenggalek, Kediri, Ponorogo, hingga sejumlah daerah lainnya, cabai juga menjadi komoditas yang berulang kali muncul sebagai penyumbang kenaikan IPH.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa gejolak harga komoditas hortikultura, khususnya cabai, masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi inflasi pangan di Jawa Timur.

Bagi Pacitan, tantangan menjaga stabilitas harga menjadi semakin penting memasuki bulan-bulan terakhir 2026. Pemerintah daerah perlu memastikan ketersediaan pasokan sekaligus menjaga kelancaran distribusi agar kenaikan harga tidak berkembang menjadi tekanan inflasi yang lebih besar.

Dengan IPH yang pada pekan pertama Oktober masih berada di angka 1,55 persen, cabai rawit, cabai merah, dan daging sapi kini menjadi tiga komoditas yang paling patut dicermati dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat Pacitan.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gudang Jamur di Palimanan Ludes Dilalap Api, Damkar Cirebon: Hati-Hati Bakar Sampah di Lahan Kering

    Gudang Jamur di Palimanan Ludes Dilalap Api, Damkar Cirebon: Hati-Hati Bakar Sampah di Lahan Kering

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 45
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sebuah gudang jamur milik warga di Desa Palimanan Timur, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, hangus terbakar pada Senin (7/9/2026) siang. Api yang melahap bangunan tersebut diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah pohon pisang kering di lahan sawah sekitar yang merembet tak terkendali akibat angin dan kondisi cuaca yang panas. Kebakaran pertama kali dilaporkan […]

  • Gelombang Dukungan Untuk Arya Sinulingga Pimpin PSSI Sumut Terus Mengalir

    Gelombang Dukungan Untuk Arya Sinulingga Pimpin PSSI Sumut Terus Mengalir

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Ketum asprov bersama KT/Sekretaris Askab pssi Padang lawas.. ini aja buat photonya bg.. Medan — Gelombang dukungan terhadap Arya Mahendra Sinulingga untuk maju sebagai nakhodai PSSI Sumatra Utara pada Kongres Biasa’ Pemilihan Maret 2026 semakin deras mengalir. Ini setelah menyatakan kesiapan Arya Sinulingga untuk meneruskan kinerjanya menahkodai PSSI Sumut periode 2026-2030. Klub dan Askab/Askot SE Sumatera […]

  • Puluhan Anggota TNI Kodim 0615/KNG, Ikuti Latihan Bela Diri Taktis

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 529
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Puluhan Babinsa Kodim 0615/Kuningan mengikuti Latihan Bela diri taktis bertempat di Lapangan Upacara Makodim 0615/Kuningan Jl RE Martadinata 97 Kuningan, Pasi Ops Kodim 0615/Kuningan Kapten Arh Reza Ramdan Pahlevi ST. Han menyampaikan kegiatan latihan ini dalam rangka pengkaderan pelatih bela diri taktis, setelah mendapatkan latihan Babinsa perwakilan Koramil akan menularkan hasil latihan […]

  • Wapres Gibran Apresiasi Wali Kota Kupang, Festival Paskah GMIT Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Rohani

    Wapres Gibran Apresiasi Wali Kota Kupang, Festival Paskah GMIT Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Rohani

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 395
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, secara resmi membuka Festiva Paskah Pemuda Sinode Gereja Maseh njili di Timor (GMIT) yang berlangsung d Bundaran Tirosa, Kota Kupang, Senir (6/4/2026). Dalam sambutannya, Wapres menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Kupang, Christian Widodo, atas gagasannya menjadikan Festival Paskah Pemuda GMIT sebagai salah satu agenda wisata rohani […]

  • Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg Ke-67 Laksanakan Kuliah Kerja Profesi di Polres Dumai

    Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg Ke-67 Laksanakan Kuliah Kerja Profesi di Polres Dumai

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 40
    • 0Komentar

      DUMAI,Jarrakpo.com  – Polres Dumai menerima kunjungan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg Ke-67 Tahun Anggaran 2026 dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP), Rabu (9/9/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.30 WIB tersebut dipusatkan di Ruangan Command Center Lantai II Polres Dumai, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai […]

  • Produksi Perikanan Kabupaten Cirebon Melonjak di Akhir Tahun, Budi Daya Jadi Penopang Utama

    Produksi Perikanan Kabupaten Cirebon Melonjak di Akhir Tahun, Budi Daya Jadi Penopang Utama

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 83
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sektor perikanan Kabupaten Cirebon menutup tahun 2025 dengan catatan kinerja yang menggembirakan. Data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menunjukkan adanya lonjakan signifikan pada produksi perikanan budi daya, khususnya di bulan Desember, sementara perikanan tangkap tetap menjadi kontributor stabil bagi ekonomi pesisir. Sepanjang 2025, aktivitas budi daya menjadi motor penggerak utama […]

expand_less