Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Melalui Focus Group Discussion DPP PDI Perjuangan Teguhkan Komitmen Ekonomi Kerakyatan di Cirebon.

Melalui Focus Group Discussion DPP PDI Perjuangan Teguhkan Komitmen Ekonomi Kerakyatan di Cirebon.

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Cirebon, Jarrakpos.com – PDI Perjuangan (PDIP) menggelar konsolidasi ideologi yang di kemas apik kedalam acara Focus Group Discussion. Forum ini menyoroti berbagai persoalan seperti politik ekonomi kerakyatan dan kesehatan. Acara di gelar di DPC PDIP yang beralamat di Jl. Pangeran Cakrabuana Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Sabtu 25 Oktober 2025.

Forum diskusi dihadiri oleh sejumlah Pengurus DPP PDIP, diantaranya Sekjen DPP PDIP Dr. Ir. Hasto Kristianto, MM, Ketua DPP Bidang Kesehatan dr. Ribka Tjiptaning Proletariati, A.Akt dan Ketua DPP Bidang Penanggulangan Bencana DR. (H.C.) Ir. Hj. Tri Rismaharini, M.T., serta Ketua DPD PDIP Provinsi Jawa Barat Ono Surono, Sekertaris DPD PDIP Ir. Ketut Sustiawan, dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon H. Imron Rosadi, MAG, Sekertaris DPC PDIP Dr. Sophi Zulfiah, SH,MH dan tokoh Ulama KH. Wawan Arwani, Ustad Iin Masrukhin.

Forum ini juga dihadiri oleh anggota DPR RI Fraksi PDIP dari kalangan artis papan atas seperti Junico Siahaan, Denny Wahyudi (Denny Cagur), Rieke Diah Pitaloka (Oneng), Selly Adriany Gantina dan Muhamad Abdul Aziz Sefudin. Kehadiran mereka membuat suasana semakin gairah dalam menyerap isu kerakyatan secara holistik di Cirebon.

Focus Group Discussion menghadirkan para narasumber antara lain, Ketua DPP Bidang Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Rokhmin Dahuri, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hendra Sugandhi dan Chef Handry Wahyu S., keduanya menyoroti potensi besar sektor kelautan dan perikanan Cirebon yang dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dikelola secara maksimal.

Usai kegiatan Focus Group Discussion para narasumber dan peserta melihat pameran UMKM yang menghadirkan berbagai karya dari hasil kekayaan bumi Indonesia yang dikelola oleh para pelaku UMKM, dan di lanjutkan kunjungan ke pelabuhan perikanan nusantara Kejawanan, industri pengolahan hasil laut, dan Desa Wisata Mangrove di Mundu.

Dalam kesempatan tersebut Sekjen PDIP, Dr. Ir. Hasto Kristiyanto, MM, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata partai hadir dan bekerja bersama rakyat untuk memperkuat basis di desa wisata dan masyarakat pesisir.

” Dari Cirebon kita meneguhkan tekad bahwa PDI Perjuangan akan terus berjuang bersama rakyat, memperkuat basis di desa wisata dan masyarakat pesisir, untuk memenangkan hati rakyat melalui kerja nyata dengan cara gotong royong, kita tidak lagi mengadakan acara-acara yang bersifat seremoni di kota-kota besar, tapi turun langsung ke desa-desa, “ujar Hasto.

Ia mengatakan, basis masa PDIP mengakar kuat di desa-desa, perjuangan ini sejalan dengan ajaran Bung Karno tentang nation of maritime and agrarian character, bangsa yang kuat karena menguasai laut dan tanahnya sendiri.

” Kita tidak akan menjadi negara kuat dan sejahtera jika tidak menguasai samudera raya. Kejayaan Indonesia dulu lahir karena kita adalah bangsa pelaut,” ujar Hasto.

Hasto menegaskan amanat Bung Karno yang disampaikan pada 23 September 1963 itu masih relevan hingga saat ini, bahwa Indonesia adalah negara kepulauan yang disatukan oleh laut, sehingga arah pembangunan nasional tidak boleh mengabaikan jati diri sebagai bangsa maritim.

” Saya berharap agar kita menjadi bangsa pelaut kembali. Ya, bangsa pelaut dalam arti yang seluas-luasnya. Bukan sekedar menjadi jongos-jongos di kapal. Tetapi, bangsa pelaut dalam arti kata cakrawala samudera. Bangsa pelaut yang mempunyai armada niaga, bangsa pelaut yang mempunyai armada militer, bangsa pelaut yang kesibukannya di laut menandingi irama gelombang lautan itu sendiri ,!” Kata Hasto mengutip Ir. Soekarno).

” Laut bukan keranjang sampah raksasa, tetapi masa depan kita semua. Ini harus kita pahami bersama,” tegas Hasto.

Hasto menambahkan bahwa PDIP sejak Kongres IV telah menempatkan laut sebagai prioritas dalam pembangunan nasional, Hasto memandang laut sebagai halaman depan Indonesia, bukan ruang yang bebas dieksploitasi.

Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk membangkitkan kembali spirit kejayaan maritim Indonesia demi kesejahteraan Rakyat, dan membangkitkan ekonomi wong cilik.

Kegiatan ini secara spesifik diinisiasi oleh Ketua DPP Bidang Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, Ketua DPP Bidang Pariwisata Dr. (HC) Dra. Wiryanti Sukamdani, CHA, Keduanya bersinergi mengidentifikasi kebutuhan mendasar serta peluang bagi masyarakat desa wisata dan nelayan pesisir.

Dalam kesempatan tersebut Prof. Rokhmin Dahuri mengungkapkan, potensi ekonomi maritim Indonesia yang mencapai USD 1,389 triliun per tahun yang meliputi 11 ekonomi kelautan dan bisa menciptakan 45 juta orang lapangan kerja jika dikelola secara benar.

Rokhmin Dahuri menekankan perlunya sinergi antara desa wisata dan ekonomi pesisir sebagai basis baru pertumbuhan ekonomi rakyat, serta pentingnya peningkatan SDM dan implementasi konsep ekonomi biru untuk kemandirian nelayan yang masih menghadapi tantangan modernisasi dan fluktuasi harga di pasaran.

Ia memaparkan visi Pembangunan dan Investasi Blue Economy Jawa Barat 2025–2030 sebagai peta jalan pemanfaatan potensi maritim yang dapat mensejahterakan rakyat.

Senada di sampaikan oleh Wiryanti Sukamdani yang memaparkan soal pameran UMKM dalam yang menampilkan inovasi lokal berbasis pariwisata dan kelautan.

Ia mengutip pesan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri bahwa pariwisata, khususnya desa wisata, adalah ujung tombak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ia mencontohkan keberhasilan dari kader PDIP yang memimpin Desa Pemuteran, Bali yang dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia 2025 oleh UN Tourism,

“Kalau Bali saja bisa tentu masyarakat lain juga harus pasti bisa.” Focus Group Disscussion ini akan menjadi peta isu prioritas yang akan diterjemahkan menjadi program kerja konkret partai kita di daerah, ” pungkasnya.

 

 

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pencurian Sepeda Motor Berhasil Diungkap Polres Magelang Kota, Dua Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 699
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Satreskrim Polres Magelang Kota berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di kawasan perdesaan pada bulan Januari 2025. Dua pelaku, berinisial T (37) dan BS (56), berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setelah melakukan aksi pencurian di pinggir sawah kawasan Bandongan, Kabupaten Magelang. Senin (3/2/2025). Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum, […]

  • BULOG NTT Serap 7.407 Ton Beras Petani, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

    BULOG NTT Serap 7.407 Ton Beras Petani, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 92
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan pangan melalui peningkatan penyerapan beras hasil panen petani lokal. Hingga pertengahan Juli 2026, BULOG NTT berhasil melampaui target pengadaan beras tahun ini, sekaligus memastikan hasil panen petani terserap dengan harga yang layak. Keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen BULOG […]

  • Berdasarkan Rekaman CCTV, Sopir Angkot Penabrak Pemotor di Jalan Raya Cilowa Diciduk Polisi

    Berdasarkan Rekaman CCTV, Sopir Angkot Penabrak Pemotor di Jalan Raya Cilowa Diciduk Polisi

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle Ghana
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Desa Cilowa, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, akhirnya menemukan titik terang. Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan berhasil mengamankan pengemudi kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut setelah dilakukan penyelidikan secara intensif. Terduga pelaku diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah […]

  • BPBD Pastikan Kuningan Masih Aman dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

    BPBD Pastikan Kuningan Masih Aman dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi sebaran abu vulkanik. Meski demikian, hingga Senin, 7 September 2026, Kabupaten Kuningan masih dalam kondisi aman. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan memastikan belum menerima laporan adanya wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. […]

  • Kapolresta Cirebon Hadiri Resepsi Hari Lahir Ke-102 PCNU Kabupaten Cirebon

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, menghadiri Resepsi Hari Lahir Ke-102 Nahdlatul Ulama yang digelar PCNU Kab. Cirebon di Lapangan Sepak Bola Desa Pasuruan Kec. Pabedilan Kab. Cirebon, Minggu (16/2/2025). Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Direktur Penyidikan KPK BRIGJEN POL. ASEP GUNTUR RAHAYU, S.I.K., S.Psi., M.H, Wakil Ketua Umum Pengurus […]

  • Soal Kasus ESS, GRIB Tapsel Ingatkan Jaksa Jangan “Main Mata” Dengan Perusahaan PLTA

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 1.431
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, (JarrakPos)- Mengingat kurangnya 2 alat bukti dalam menerima dan/atau memajukan perkara ESS hingga ke meja persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tapsel, Sumatera Utara ditengarai menerima suap dari perusahaan PLTA Marancar. Karena bukti yang diusulkan oleh polisi untuk pemeriksaan tahap II (P-21) diterima mentah-mentah oleh JPU dan melanjutkannya ke meja persidangan di Pengadilan […]

expand_less