Event Budaya Maulafa 2025 Teguhkan Identitas Lokal dan Semangat Kebersamaan
- account_circle Mario
- calendar_month Senin, 6 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH, mewakili Wali Kota Kupang membuka secara resmi Event Budaya Tingkat Kelurahan Maulafa, Jumat (3/10/2025), yang berlangsung di depan Kantor Lurah Maulafa.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pelestarian budaya lokal dan mempererat solidaritas warga di wilayah tersebut.
Acara dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, antara lain anggota DPRD Kota Kupang dari Dapil Maulafa, Kapolsek Maulafa, Plt. Camat Maulafa, Lurah Maulafa, para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta para ketua RW/RT.
Turut hadir pula perwakilan instansi pendidikan dan kesehatan setempat, termasuk Kepala Puskesmas Penfui dan Kepala Pustu Maulafa.
Dalam sambutannya, Pj. Sekda Ignasius Lega menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan yang menampilkan beragam ekspresi budaya seperti tarian etnis Rote dan Timor, fashion show busana tradisional, pembacaan puisi, pameran UMKM, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
“Seluruh kegiatan ini mencerminkan kekayaan budaya dan semangat gotong royong masyarakat Maulafa. Budaya adalah fondasi karakter yang meneguhkan identitas generasi muda Kupang agar tidak kehilangan akar dalam arus modernisasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, semangat pelestarian budaya sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kupang dalam membangun masyarakat yang berkarakter dan berdaya saing.
“Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat. Prinsip ini kami wujudkan melalui kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan warga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Sekda juga menyampaikan sejumlah program prioritas Pemkot Kupang yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat, antara lain program Ina Kasih, dana pengaman kesehatan darurat di RSUD S.K. Lerik, dukungan bagi UMKM melalui Saboak Koepan dan percepatan NIB, bantuan sosial dan beasiswa pendidikan, serta layanan liang lahat gratis bagi warga kurang mampu.
Menutup sambutannya, Ignasius Lega mengajak seluruh masyarakat Maulafa untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya daerah.
“Pembangunan yang sejati harus berpijak pada budaya kita sendiri. Dengan menjunjung nilai dan tradisi lokal, kita tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga mewariskan kebanggaan bagi generasi berikutnya,” pungkasnya.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar