Arif Setia Budi Kobarkan Semangat Bela Pancasila: Tak Gentar Hadapi Tantangan Zaman
- account_circle Yuniardi Sutondo
- calendar_month 3 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua DPRD Pacitan, Dr. Arif Setia Budi, S. Sos, MPA.
Pacitan,JarrakPos.com-Semangat menjaga Pancasila kembali dikobarkan Ketua DPRD Pacitan yang juga Sekretaris DPC Partai Demokrat Pacitan, Dr. Arif Setia Budi, dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila 2026.
Dengan lantang, Arif menyampaikan komitmennya untuk terus berjibaku mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara. Baginya, Pancasila bukan sekadar warisan sejarah, melainkan fondasi utama yang menjaga Indonesia tetap utuh di tengah keberagaman dan derasnya perubahan zaman.
“Selamat Hari Kesaktian Pancasila. Mari kita jaga dan pertahankan Pancasila sebagai dasar negara,” tegas politikus yang akrab disapa ASB ini, Rabu (30/9).
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Tema tersebut, menurut ASB, menyiratkan pesan kuat bahwa persatuan merupakan kekuatan utama bangsa. Indonesia yang besar tidak dibangun dari keseragaman, melainkan dari keberagaman yang dipersatukan oleh Pancasila.
Karena itu, semangat mempertahankan Pancasila harus terus menyala di setiap generasi. Nilai-nilainya tidak cukup hanya diucapkan dalam upacara atau diperingati setiap tahun, tetapi harus hadir dalam kehidupan sehari-hari.
Gotong royong, toleransi, menghormati perbedaan, menjunjung keadilan, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan merupakan bagian dari ikhtiar menjaga api Pancasila tetap menyala.
ASB menegaskan, tantangan zaman boleh berubah, teknologi boleh berkembang, dan dinamika kehidupan berbangsa terus bergerak. Namun, Pancasila harus tetap menjadi pijakan dan kompas kebangsaan.
“Pancasila adalah pemersatu kita. Tugas kita bersama adalah menjaganya agar tetap menjadi dasar dan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Pesan kebangsaan itu digaungkan: merawat Pancasila berarti merawat Indonesia. Menjaga persatuan berarti menjaga masa depan bangsa.
Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan kembali tekad bahwa Pancasila akan terus berdiri kokoh sebagai rumah bersama seluruh anak bangsa.(Red/yun).
- Penulis: Yuniardi Sutondo




Saat ini belum ada komentar