Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » dr. Christian Widodo Tampil di Lemhannas, Inovasi Kegawatdaruratan Kota Kupang Tuai Apresiasi

dr. Christian Widodo Tampil di Lemhannas, Inovasi Kegawatdaruratan Kota Kupang Tuai Apresiasi

  • account_circle Mario
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Inovasi Pemerintah Kota Kupang dalam penanganan kegawatdaruratan di Rumah Sakit S.K. Lerik mendapat apresiasi dalam Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan IV Tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta.

Dalam kegiatan yang digelar pada 2–12 September 2026 secara hybrid tersebut, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo mendapat kesempatan mempresentasikan inovasi pemerintahannya sebagai bagian dari rencana aksi sekaligus komitmen politik kepala daerah.

KPPD Angkatan IV Tahun 2026 diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri bersama Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), serta Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP).

Presentasi tersebut digelar dalam rangkaian penutupan KPPD di Aula Dwiwarna, Lantai 2 Gedung Panca Gatra Lemhannas RI, Jakarta.

Dalam presentasinya, dr. Christian Widodo memaparkan program kegawatdaruratan dengan dukungan alokasi anggaran Rp3 miliar. Program tersebut diperkuat instrumen pengambilan keputusan dan kebijakan melalui command center, sehingga penanganan kasus kegawatdaruratan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terintegrasi.

Di hadapan Gubernur Lemhannas RI, Sekretaris Jenderal Kemendagri, Direktur Purnomo Yusgiantoro Center, serta perwakilan Lee Kuan Yew School of Public Policy, dr. Christian Widodo menegaskan bahwa program tersebut bukan sekadar inovasi pelayanan, tetapi bagian dari komitmen yang harus diwujudkan selama tiga tahun masa kepemimpinannya.

“Ini adalah komitmen yang akan kami penuhi dalam tiga tahun ke depan. Sebagai kepala daerah, saya memiliki komitmen yang tinggi untuk menyelenggarakan pelayanan ini,” ujar dr. Christian Widodo dalam presentasinya.

dr. Christian Widodo ditunjuk untuk melakukan presentasi di hadapan para penyelenggara KPPD setelah dinilai memiliki inovasi dan gagasan terbaik dibandingkan peserta lainnya. Kesempatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap kemampuan kepala daerah dalam menerjemahkan inovasi menjadi program prioritas yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap presentasi Wali Kota Kupang.

Menurut Ace Hasan, narasi yang disampaikan dr. Christian Widodo menunjukkan hubungan yang kuat antara gagasan inovasi, implementasi program prioritas, dan rencana aksi kepala daerah.

“Narasi yang disampaikan Wali Kota Kupang itu excellent,” ujar Ace Hasan.

Ia menilai setidaknya terdapat tiga aspek penting yang tergambar dalam presentasi tersebut, yakni alur logika inovasi, implementasi program prioritas, serta komitmen dalam rencana aksi.

Ketiga aspek itu, menurut dia, disampaikan secara konkret dan tidak berhenti pada konsep. Program yang telah dijalankan juga dinilai telah memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Karena itu, Lemhannas menilai inovasi Pemerintah Kota Kupang tersebut sebagai inovasi yang “excellent”.

Inovasi kegawatdaruratan Kota Kupang yang dipaparkan dr. Christian Widodo juga mendapat perhatian dari Direktorat Pendapatan Daerah pada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri.

Pejabat tersebut mendorong agar inovasi dana pengaman kegawatdaruratan di RSUD S.K. Lerik dapat dikembangkan menjadi inovasi nasional dan direplikasi di rumah sakit daerah lainnya di Indonesia.

Menurut dia, model tersebut memiliki nilai strategis karena berhubungan langsung dengan keselamatan pasien yang berada dalam situasi kritis dan berpacu dengan waktu.

Ia menilai persoalan administrasi tidak semestinya menjadi faktor yang menyebabkan keterlambatan penanganan pasien dalam kondisi darurat.

“Inovasi dana pengaman kegawatdaruratan di Rumah Sakit S.K. Lerik Kupang ini perlu didorong menjadi inovasi nasional dan dapat dipakai di rumah sakit-rumah sakit daerah lain di Indonesia, sehingga bisa lebih banyak menyelamatkan nyawa yang bertarung dengan waktu,” ujarnya.

“Jangan sampai ada nyawa yang hilang hanya karena masalah administrasi.”

Pernyataan tersebut mempertegas bahwa inovasi yang dibangun Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan dr. Christian Widodo tidak hanya dipandang dari sisi administrasi pemerintahan, tetapi juga dari perspektif keselamatan masyarakat.

Dalam implementasinya, program kegawatdaruratan tersebut melibatkan berbagai unsur dalam ekosistem pelayanan publik.

Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang yang telah bekerja menjalankan program tersebut. Ia secara khusus menyebut keterlibatan Dinas Sosial, BPJS, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, RSUD S.K. Lerik, Dinas Kesehatan, serta berbagai komponen lainnya.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pasien dalam kondisi kegawatdaruratan dapat memperoleh pelayanan tanpa terhambat persoalan administratif.

dr. Christian Widodo mengatakan keberhasilan inovasi tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh ekosistem pelayanan, bukan hanya satu perangkat daerah.

Ke depan, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai berbagai program prioritas pemerintah.

“Kami akan terus meningkatkan pelayanan ke depan sehingga semakin banyak masyarakat mengetahui apa yang dibuat pemerintah dan semakin banyak pula masyarakat yang mendapatkan manfaat dari program prioritas dan inovasi yang kami jalankan,” katanya.

Presentasi dr. Christian Widodo dalam forum KPPD tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa inovasi daerah dapat menjadi instrumen untuk menerjemahkan komitmen politik kepala daerah ke dalam kebijakan yang konkret, terukur, dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bagi Pemerintah Kota Kupang, program kegawatdaruratan bukan hanya tentang penyediaan anggaran, melainkan tentang membangun sistem pelayanan yang mampu mengambil keputusan secara cepat ketika keselamatan warga berada dalam situasi yang berpacu dengan waktu. (*)

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Ke-4 DPC ABPEDNAS Ponorogo Gelar Pengajian Akbar, Jadi Momentum Perkuat Peran BPD dalam Membangun Desa

    HUT Ke-4 DPC ABPEDNAS Ponorogo Gelar Pengajian Akbar, Jadi Momentum Perkuat Peran BPD dalam Membangun Desa

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 131
    • 0Komentar

    PONOROGO, JARRAK POS – Lebih dari 1.900 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari seluruh Kabupaten Ponorogo menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Ponorogo di Lapangan Jepun, Desa Balong, Kecamatan Balong, Minggu (19/7/2026). Peringatan yang dikemas dalam nuansa religius tersebut menjadi momentum […]

  • Belanda Menenggelamkan Tunisia Untuk Memesan Jadwal Bertemu Maroko

    Belanda Menenggelamkan Tunisia Untuk Memesan Jadwal Bertemu Maroko

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Medan – Belanda mengamankan posisi puncak di Grup F dan melaju ke babak 32 besar melawan Maroko di Monterrey pada 29 Juni setelah mengalahkan Tunisia di Kansas City Stadium. Tim asuhan Ronald Koeman hanya membutuhkan tiga menit untuk memecah kebuntuan melawan lawan mereka yang sudah tersingkir, ketika kapten Ellyes Skhiri mencetak gol bunuh diri dari […]

  • Peningkatan PAD jadi Catatan Pansus LKPj DPRD, Pemkot Mulai Kaji Potensi Baru

    Peningkatan PAD jadi Catatan Pansus LKPj DPRD, Pemkot Mulai Kaji Potensi Baru

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu menyoroti capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bengkulu tahun 2024 yang masih di bawah 80 persen. Catatan ini disampaikan oleh Juru Bicara Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Bengkulu tahun 2024, Desi, dalam rapat paripurna DPRD Kota Bengkulu pada Senin (5/5/2025). Rapat paripurna, […]

  • Pimpin Apel Pagi Pegawai, Kalapas Tekankan Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan Kerja dan Tugas Pokok Fungsi Sebagai Petugas Pemasyarakatan

    Pimpin Apel Pagi Pegawai, Kalapas Tekankan Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan Kerja dan Tugas Pokok Fungsi Sebagai Petugas Pemasyarakatan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Bandung,  jarrakpos.com |  Suasana pagi yang mendung tidak menyurutkan semangat pegawai Lapas Sukamiskin di hari senin ini, Kalapas Fajar Nurcahyono pimpin apel pagi pegawai Lapas Sukamiskin di Hanggar, Apel pagi rutin ini dihadiri oleh pejabat struktural dan jajaran staf, diawali dengan menyayikan lagu Indonesia raya dan ditutup dengan doa kegiatan apel berlangsung dengan khidmat dan […]

  • Presiden Komisaris Ajaib Group, Berikan CSR Satu Unit Mobil Ambulans untuk “UNIKU”

    Presiden Komisaris Ajaib Group, Berikan CSR Satu Unit Mobil Ambulans untuk “UNIKU”

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Universitas Kuningan resmi menerima bantuan satu unit mobil ambulans dari Presiden Komisaris Ajaib Group, Andi Gani Nena Wea, SH., MH., dalam sebuah seremoni yang digelar di Kampus I Universitas Kuningan, Jumat (03/07/2026). Acara penyerahan dihadiri oleh Presiden Komisaris Ajaib Group Andi Gani Nena Wea, Wakil Bupati Kuningan, Ketua DPRD Kab. kuningan, Kapolres […]

  • Ketua DPRD Sophi Tegaskan, Lahan Sewa Pertanian Milik Pemkab Cirebon Harus Digarap Petani, Bukan Pihak Ketiga

    Ketua DPRD Sophi Tegaskan, Lahan Sewa Pertanian Milik Pemkab Cirebon Harus Digarap Petani, Bukan Pihak Ketiga

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 388
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, SH,MH menegaskan pentingnya pembenahan aturan terkait sewa menyewa lahan pertanian milik pemerintah daerah (pemda) Kabupaten Cirebon. Menurut Sophi, regulasi yang ada saat ini belum berpihak sepenuhnya kepada petani dan berpotensi disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu. Dalam rapat Komisi II DPRD yang berlangsung […]

expand_less