Polres Kuningan Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Puting Beliung di Desa Mekarsari
- account_circle Ghana
- calendar_month 50 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com — Jajaran Polres Kuningan menunjukkan wujud nyata kepedulian sosial dengan turun langsung membantu masyarakat yang terdampak bencana alam angin puting beliung di Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Jumat (30/10/2026).
Aksi kemanusiaan ini tidak hanya diisi dengan peninjauan lokasi, tetapi juga penyaluran bantuan bahan bangunan untuk perbaikan rumah warga serta layanan pengobatan gratis. Personel kepolisian bersama warga setempat bahu-membahu bergotong royong membersihkan sisa-sisa material dan puing-puing bangunan yang berserakan.

Sigi Kejadian dan Dampak Kerusakan
Bencana angin kencang tersebut bermula dari hujan deras disertai angin puting beliung yang menerjang wilayah Desa Mekarsari pada Kamis (29/10/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB, mengakibatkan kerusakan parah pada pemukiman warga.
Kepala Desa Mekarsari, Carwan, mengungkapkan bahwa kurang lebih 80 rumah warga di desanya mengalami kerusakan akibat musibah ini. Kerusakan tersebut tersebar di tiga dusun, dengan kondisi terparah terjadi di Dusun 1 Kadatuan.
Total Rumah Terdampak Sekitar 80 rumah, Kondisi Rusak Berat Sekitar 7 rumah.
Kehadiran Polri Berikan Dukungan Moril dan Material
Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama, menyatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan tim sejak sore kejadian untuk meninjau lokasi sekaligus memastikan penanganan berjalan cepat.
”Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, kami hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah.
Kami berharap bantuan bahan bangunan ini dapat meringankan beban warga dan membantu mempercepat perbaikan rumah yang mengalami kerusakan,” ujar Kapolres AKBP Bellen dalam keterangan persnya, Jumat (30/10/2026).
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan sekadar memberikan bantuan materi, melainkan wujud kebersamaan untuk merasakan langsung beban yang dipikul warga.

”Bagi kami, membantu masyarakat tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan. Kami ingin hadir langsung, bergotong royong, dan merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Semoga warga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, serta dapat segera bangkit kembali,” tambahnya.
Aksi tanggap darurat ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi dan kepedulian antar-sesama menjadi pilar penting dalam membantu warga menghadapi situasi sulit pasca bencana alam. (Agh@N)
- Penulis: Ghana





Saat ini belum ada komentar