Kolaborasi Usman Husin, Dirjen PDSPKP KKP: Gemarikan di Kupang Perkuat Upaya Cegah Stunting
- account_circle Mario
- calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com– Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kupang terus diperkuat melalui kolaborasi Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, dalam pelaksanaan Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
Program tersebut dilaksanakan di Desa Muke, Desa Numafo, Desa Oenaunu, dan Desa Oemofa, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas untuk mendukung pencegahan stunting dan perbaikan gizi masyarakat.
Pelaksana kegiatan dari Direktorat Jenderal PDSPKP KKP, Reza, mengatakan Safari Gemarikan merupakan program nasional yang dilaksanakan melalui sinergi dengan Komisi IV DPR RI agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami dari Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan berkolaborasi dengan Anggota Komisi IV DPR RI Bapak Usman Husin untuk menghadirkan Safari Gemarikan di Kabupaten Kupang. Tujuannya adalah memperkuat upaya pencegahan stunting melalui peningkatan konsumsi ikan,” ujarnya, (27/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menerima paket bantuan berupa ikan segar sebanyak satu kilogram, abon ikan 120 gram, bakso ikan, goodie bag, serta kaus Gemarikan. Jenis ikan yang dibagikan disesuaikan dengan kondisi daerah, seperti ikan kembung maupun ikan lele, dengan syarat dalam kondisi segar dan layak konsumsi.
Menurut Reza, sasaran penerima manfaat merupakan masyarakat yang datanya telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kupang, khususnya keluarga berisiko stunting, anak-anak, ibu hamil, dan perempuan usia produktif.
“Data penerima berasal dari pemerintah kabupaten setempat sehingga bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang menjadi sasaran program. Semoga bantuan ini bermanfaat dan mendukung lahirnya generasi yang sehat, kuat, dan cerdas,” katanya.
Sementara itu, Usman Husin mengatakan Gemarikan bukan sekadar pembagian ikan, tetapi merupakan upaya membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein untuk mencegah stunting.
“Saya sengaja menghadirkan program ini di wilayah Amabi Oefeto Timur karena daerah ini cukup jauh dari laut. Mungkin bapak dan mama di sini belum terbiasa mengonsumsi ikan setiap hari. Jangan dilihat dari banyaknya ikan yang diterima, tetapi lihat dorongan agar masyarakat semakin gemar makan ikan demi kesehatan anak-anak dan keluarga,” ujar Usman.
Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang cukup sejak dini.
“Kalau anak-anak sehat dan gizinya terpenuhi, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas. Itu yang ingin kita bangun bersama melalui program ini,” tambahnya.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kupang, Yared Anderson Tamoes, mengapresiasi perhatian Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Usman Husin yang terus menghadirkan program-program bagi masyarakat Kabupaten Kupang.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Bapak Usman Husin yang telah menghadirkan Safari Gemarikan di Kabupaten Kupang. Program ini sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan konsumsi ikan sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting dan gizi buruk. Harapan kami, kolaborasi seperti ini terus berlanjut karena masyarakat masih membutuhkan dukungan program serupa,” katanya.
Yared menambahkan, peningkatan konsumsi ikan menjadi salah satu strategi penting dalam memperbaiki kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil di wilayah pedesaan.
Melalui kolaborasi antara Direktorat Jenderal PDSPKP KKP, Pemerintah Kabupaten Kupang, dan Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap pangan bergizi sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi ikan sebagai langkah nyata mempercepat penurunan stunting di Nusa Tenggara Timur.**”
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar