Sore Ini Jalan GOR Kupang Dibuka Kembali
- account_circle Mario
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Setelah hampir lima bulan ditutup untuk pekerjaan konstruksi, ruas Jalan Iman Budiman di depan GOR Oepoi atau GOR Flobamora, Kota Kupang, kembali dibuka dan dapat digunakan masyarakat mulai, Jumat (11/9/2026) sore.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Yohanes Puu, mengatakan pekerjaan konstruksi pada ruas jalan tersebut telah memasuki tahap akhir sehingga akses jalan kembali dibuka.
“Sore ini jalan GOR sudah bisa digunakan, dibuka kembali untuk digunakan,” ujar Yohanes Puu, Jumat (11/9/2026).
Ruas jalan tersebut sebelumnya ditutup sejak sekitar April 2026 untuk memberikan ruang bagi pekerjaan konstruksi jalan beton. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Tiga Putera Agung dan berlangsung hingga September 2026.
Yohanes menjelaskan, sesuai kontrak, pekerjaan jalan beton tersebut memiliki nilai Rp5,579 miliar dengan total penanganan sekitar 750 meter yang terbagi dalam dua segmen pekerjaan.
Segmen pertama berada di samping GOR Oepoi dengan panjang sekitar 400 meter. Sementara segmen kedua merupakan lanjutan pekerjaan tahun sebelumnya dengan panjang sekitar 200 meter, mulai dari pertigaan dekat Telaga Opa menuju Jalan Polisi Militer di belakang Kantor DPRD NTT.
Menurut Yohanes, penggunaan konstruksi beton pada ruas tersebut telah mempertimbangkan kondisi dan beban kendaraan yang melintas. Salah satunya kendaraan tangki air dengan kapasitas sekitar 4.000 hingga 5.000 liter.
“Kita menggunakan konstruksi beton karena jalan ini cukup sering dilalui kendaraan dengan beban berat, termasuk kendaraan tangki air. Jadi konstruksinya kita sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
Selain beban kendaraan, kondisi lingkungan sekitar juga menjadi perhatian dalam pengerjaan. Ruas jalan berada di kawasan yang relatif rendah dan berdekatan dengan area persawahan sehingga cukup rentan terhadap genangan air, terutama saat musim hujan.
Karena itu, pekerjaan tidak hanya dilakukan pada permukaan jalan. Pembenahan dimulai dari badan jalan, penyiapan tanah dasar, penimbunan material pilihan, hingga pemasangan tulangan sebelum dilakukan pengecoran beton.
“Kondisi tanah dan lingkungan di lokasi juga menjadi pertimbangan. Karena itu, kita tidak hanya mengecor, tetapi pondasinya kita siapkan terlebih dahulu supaya konstruksi jalan lebih kuat dan bisa bertahan lebih lama,” kata Yohanes.
Ia mengatakan, pembangunan tersebut juga dilengkapi dengan penanganan drainase dan trotoar di sisi jalan untuk mendukung kenyamanan serta keselamatan pejalan kaki.
“Jadi pekerjaannya bukan hanya badan jalan, tetapi juga drainase dan trotoar. Kita ingin setelah selesai, fungsi jalannya baik dan masyarakat yang berjalan kaki juga tetap nyaman dan aman,” ujarnya.
Yohanes menambahkan, penanganan Jalan GOR menjadi perhatian Pemerintah Kota Kupang karena ruas tersebut memiliki fungsi strategis. Jalan ini cukup ramai digunakan masyarakat dan menjadi salah satu akses yang menghubungkan sejumlah kawasan menuju pusat kota.
“Jalan ini cukup ramai, mempersingkat waktu tempuh, dan menghubungkan beberapa wilayah ke pusat kota. Karena itu, di tengah efisiensi anggaran, Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota menginginkan ruas ini tetap harus dikerjakan,” ungkapnya.
Menurutnya, meningkatnya aktivitas masyarakat dan pertumbuhan kawasan permukiman di wilayah Belo dan sekitarnya turut membuat kebutuhan terhadap infrastruktur jalan yang baik semakin mendesak.
“Kita berharap dengan selesainya pekerjaan ini, persoalan jalan yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat, termasuk kerusakan dan genangan saat musim hujan, bisa kita kurangi. Jalan ini bukan hanya untuk kendaraan, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” katanya.
Dibukanya kembali ruas Jalan GOR pada Jumat sore pun menjadi kabar baik bagi pengguna jalan yang selama beberapa bulan harus menyesuaikan rute akibat pekerjaan konstruksi.
Yohanes berharap masyarakat dapat menggunakan dan menjaga fasilitas tersebut dengan baik sehingga kualitas jalan yang telah dibangun dapat bertahan dalam jangka panjang.
“Harapan kita tentu jalan ini bisa memberikan kenyamanan kepada masyarakat dan umur konstruksinya panjang. Karena itu, mari sama-sama menjaga jalan yang sudah dibangun ini,” pungkasnya.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar