Antisipasi Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Kota Magelang akan Bangun Cold Storage
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang berencana membangun cold storage untuk menyimpan cadangan pangan. “Kami idealnya memang mempunyai cold storage. Antisipasi kejadian gejolak harga (pangan),” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang Agus Dwi Windarto kepada media, Senin (22/6/2026).
Agus menjelaskan, Kota Magelang bukan penghasil produk pertanian dan pangan, sehingga sangat bergantung pada suplai dari Kabupaten Magelang, Purworejo, hingga Boyolali. Sehingga keberadaan cold storage dinilai perlu untuk menyimpan produk-produk tersebut, sehingga Magelang mempunyai cadangan pangan.
“Sehingga, adanya cold storage untuk menyimpan produk-produk daging dan sebagainya, untuk mempunyai cadangan pangan,” ujarnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang saat ini masih mengkaji teknis pengelola cold storage. Menurut Agus, ada usulan jika kamar pendingin itu diurus oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sudah ada. “Memberdayakan BUMD yang ada, Aneka Usaha ditambahi (urusan) usaha tani untuk mengantisipasi gejolak pangan strategis,” imbuhnya.
Terpisah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Magelang, Chrisatrya Yonas Nusantrawan Bolla mengatakan, pihaknya sudah meminta bantuan pembiayaan kepada pemerintah pusat untuk pembangunan cold storage.
Yona menekankan keberadaan cold storage diperlukan untuk mengantisipasi kelangkaan pangan. “Tempat harus kami sediakan apabila kami mendapatkan cold storage,” ucapnya kepada media, Jumat (19/6/2026).
Yonas mengaku belum mengetahui dimana lokasi pembangunan cold storage tersebut. Ia juga belum bisa mengestimasi kapasitasnya untuk menyimpan produk pangan.Yonas menyatakan cold storage akan diurus oleh BUMD urusan pangan.
“BUMD pangan sebagai off taker, pengelola cold storage. Ini merupakan timeline jangka panjang di 2027,” imbuhnya.
Editor: Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar