Raker Forum Koperasi TKBM Wilayah Timur di Kupang, Perkuat Peran Strategis di Sektor Pelabuhan
- account_circle Mario
- calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com– Forum Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan se-Wilayah Timur kembali menggelar Rapat Kerja (Raker) pada Rabu, 22 April 2026 di Neo Hotel Kupang setelah terakhir dilaksanakan pada 2023.
Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi penting bagi para pelaku koperasi TKBM dalam memperkuat peran strategis di sektor pelabuhan dan logistik nasional.
Raker yang berlangsung di Kupang ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Ketua Forum Koperasi TKBM Wilayah Timur Haji Rawidin Ode, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kupang Simon B. Baon, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT Linus Lusi, serta perwakilan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi NTT Mariana Jacinta Mello.
Kegiatan ini turut dipimpin oleh Ketua Panitia, Viktoria Wewo, yang memastikan seluruh rangkaian Raker berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik, mengingat pentingnya forum ini bagi penguatan jaringan koperasi TKBM di wilayah timur.
Turut hadir Ketua DPD KSPSI Provinsi NTT Stanis Tefa, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Muhaemin, perwakilan PT Pelindo Regional 3 Mendy selaku Expert HSSE, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi INKOP TKBM Pelabuhan Indonesia Haji Basri Abbas, serta sejumlah pejabat pelabuhan seperti Kepala UPT Kelas II Reo Kondrad Siahaan, staf UPP Kelas III Waikelo Heribertus Bere, dan KSOP Waingapu Fadly Afand.
Kegiatan ini juga diikuti perwakilan dari berbagai pelabuhan di kawasan timur Indonesia, mulai dari Pelabuhan Baa, Kalabahi, Wini, hingga Atapupu, serta delegasi dari Ambon, Maluku, dan Papua, mencerminkan luasnya jangkauan dan soliditas forum tersebut.
Rapat kerja secara resmi dibuka oleh Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi RI, Hendra Saragih.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa forum ini memiliki arti penting sebagai wadah penguatan kelembagaan koperasi TKBM.
“Forum ini sangat penting dalam memperkuat peran koperasi TKBM yang menjadi bagian vital dalam ekosistem pelabuhan nasional,” ujarnya.
Hendra menjelaskan, koperasi TKBM memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan produktivitas kegiatan bongkar muat melalui pengelolaan tenaga kerja yang terorganisir.
Selain itu, koperasi juga menjadi tulang punggung dalam menjaga kelancaran arus logistik nasional di pelabuhan.
Tak hanya itu, koperasi TKBM dinilai berperan dalam mendorong daya saing pelabuhan Indonesia di tingkat internasional melalui hubungan industrial yang harmonis, serta memastikan profesionalisme tenaga kerja dengan penerapan standar kompetensi dan prosedur operasional yang jelas.
Bagi para pekerja, koperasi TKBM menjadi wadah perlindungan yang menjamin hak-hak mereka, baik secara hukum maupun ekonomi.
Melalui kerja sama dengan lembaga pelatihan, koperasi juga memberikan dukungan peningkatan keterampilan dan sertifikasi guna menunjang keselamatan serta efisiensi kerja.
Selain itu, koperasi memiliki peran penting dalam mendistribusikan tenaga kerja secara adil dan tertib kepada perusahaan bongkar muat dan pihak terkait lainnya.
Melalui Raker ini, diharapkan lahir berbagai rumusan strategis yang mampu memperkuat eksistensi koperasi TKBM sebagai pilar utama dalam mendukung sistem logistik nasional yang efisien, profesional, dan berdaya saing tinggi, khususnya di wilayah timur Indonesia.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar