LKBB Pacitan Disiapkan Jadi Kawah Candradimuka Calon Paskibraka, Semangat Kebangsaan Berpadu Kekayaan Nusantara
- account_circle Yuniardi Sutondo
- calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala Bakesbangpol Pacitan, H. Turmudi, S. Sos, M. Si.
Pacitan,Jarrakpos.com-Semangat menanamkan nilai kebangsaan dan membentuk generasi muda yang berkarakter terus digelorakan Pemerintah Kabupaten Pacitan.
Setelah sukses menggelar rangkaian rekrutmen hingga pelaksanaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pacitan kini menyiapkan agenda baru.
Lomba Kreasi Baris-Berbaris (LKBB) akan menjadi salah satu ruang bagi pelajar untuk menempa kedisiplinan, kekompakan, kepemimpinan, sekaligus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air.
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini diproyeksikan menjadi salah satu pintu awal untuk menemukan bibit-bibit unggul calon Paskibraka di masa mendatang.
Kepala Bakesbangpol Pacitan, Turmudi, mengatakan LKBB akan melibatkan seluruh satuan pendidikan menengah atas sederajat di Kabupaten Pacitan. Setiap sekolah nantinya akan diberikan kesempatan mengirimkan dua regu, baik putra maupun putri.
“Kita akan undang seluruh satuan pendidikan menengah atas sederajat yang ada di Pacitan. Mereka akan mengirimkan perwakilan dua regu, baik putra maupun putri untuk mengikuti perlombaan LKBB tersebut,” ujar Turmudi, Jumat (18/9).
Menurutnya, baris-berbaris bukan semata persoalan ketepatan gerakan dan kerapian formasi. Di balik setiap langkah yang dilakukan secara serentak, terdapat proses pembelajaran tentang disiplin, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, serta kemampuan bekerja sebagai satu kesatuan.
Karena itu, LKBB diharapkan menjadi sarana pembinaan sekaligus pra-seleksi untuk mempersiapkan calon-calon anggota Paskibraka Pacitan pada masa mendatang.
“Lomba LKBB merupakan sarana atau pra seleksi Paskibraka,” jelas mantan Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga tersebut.
Rencananya, LKBB akan digelar pada November mendatang. Pelaksanaannya akan dirangkaikan dengan kegiatan Forum Pembauran Kebangsaan. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang perjumpaan bagi generasi muda untuk mengenal keberagaman dan merawat persatuan di tengah masyarakat.
Turmudi menyebut kegiatan akan dilaksanakan setelah perhelatan Pilkades serentak selesai.
“Tepatnya nanti usai perhelatan Pilkades serentak,” ungkapnya.
Tak berhenti pada semangat baris-berbaris, rangkaian kegiatan juga akan diperkaya dengan Festival Kuliner Nusantara. Festival ini menjadi panggung bagi beragam cita rasa yang merepresentasikan kekayaan suku dan etnis yang hidup dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Berbagai masakan nusantara akan diperkenalkan sebagai bagian dari upaya merawat dan mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda. Sebab, keberagaman tidak hanya dapat dikenali melalui bahasa, pakaian adat, maupun kesenian, tetapi juga melalui makanan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
“Kita akan libatkan Purna Paskibraka (PPI), Duta Pancasila Paskibraka Indonesia dan SMK yang punya jurusan tata boga,” tegas Turmudi.
Perpaduan LKBB, Forum Pembauran Kebangsaan, dan Festival Kuliner Nusantara diharapkan menjadikan kegiatan tersebut lebih dari sekadar agenda seremonial. Ada nilai pendidikan karakter, kebangsaan, kebudayaan, dan kebersamaan yang ingin ditanamkan.
Dari barisan yang tegap, generasi muda belajar tentang kedisiplinan. Dari langkah yang serempak, mereka belajar tentang kekompakan. Dari keberagaman sajian nusantara, mereka diajak memahami bahwa Indonesia dibangun dari perbedaan yang dipersatukan oleh cita-cita yang sama.
Pacitan pun tengah menyiapkan sebuah ruang pembelajaran yang sederhana namun sarat makna: bahwa menjadi generasi penerus bangsa bukan hanya tentang berdiri tegak ketika Sang Merah Putih dikibarkan, tetapi juga tentang menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta merawat Indonesia melalui tindakan nyata.(Red/yun).
- Penulis: Yuniardi Sutondo




Saat ini belum ada komentar