Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Usman Husin Salurkan 1,95 Ton Beras untuk Warga Enam Desa di Pelosok TTS

Usman Husin Salurkan 1,95 Ton Beras untuk Warga Enam Desa di Pelosok TTS

  • account_circle Mario
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, dalam rangkaian kegiatan reses di Kecamatan Kokbaun, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Sebanyak 1,95 ton beras disalurkan kepada 650 warga, masing-masing menerima 3 kilogram beras. Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Usman Husin yang menjangkau masyarakat di enam desa, yakni Benehe, Koloto, Lotas, Niti, Obaki dan Sabnala.

Perwakilan masyarakat dari keenam desa tersebut hadir dalam pertemuan bersama Usman. Selain menyerahkan bantuan pangan, Usman juga berdialog langsung dengan warga untuk menyerap berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan dasar hingga persoalan dan potensi sektor pertanian.

Camat Kokbaun, Andy Kalumbang, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Usman Husin di tengah masyarakat.

Menurut Andy, kunjungan tersebut memberikan ruang bagi masyarakat dari berbagai desa untuk menyampaikan secara langsung persoalan sekaligus potensi yang dimiliki wilayah mereka.

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian Bapak Usman Husin kepada masyarakat Kokbaun. Kehadiran beliau memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka secara langsung,” ujar Andy.

Ia mengatakan, Kokbaun memiliki potensi besar, khususnya di sektor pertanian, sehingga dukungan terhadap masyarakat tidak cukup hanya melalui bantuan kebutuhan pangan, tetapi juga perlu diarahkan pada penguatan ekonomi dan produktivitas masyarakat.

Usman Husin mengatakan, penyaluran beras tersebut merupakan bentuk perhatian untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya warga di wilayah pelosok yang memiliki akses cukup jauh dari pusat kota.

“Beras ini memang tidak akan menyelesaikan semua persoalan masyarakat. Tetapi setidaknya bisa membantu kebutuhan keluarga. Yang lebih penting, kita juga harus melihat bagaimana masyarakat bisa semakin produktif dan mandiri melalui sektor pertanian,” kata Usman.

Menurutnya, reses bukan sekadar agenda bertemu masyarakat dan menyampaikan program, tetapi menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi serta mendengar kebutuhan warga dari dekat.

“Kalau masyarakat menyampaikan persoalan, kita harus lihat langsung. Apa yang bisa kita bantu untuk kebutuhan hari ini kita bantu, tetapi potensi yang bisa dikembangkan untuk jangka panjang juga harus kita dorong,” tegasnya.

Usman juga mendorong Bulog agar pelaksanaan Gerakan Pangan Murah atau pasar murah tidak boleh hanya berfokus di kota saja. Ia meminta Badan Pangan Nasional memastikan program tersebut diperluas hingga menjangkau seluruh daerah di NTT hingga ke pelosok dan perkampungan agar manfaatnya dirasakan secara merata.

Kunjungan Usman di Kokbaun tidak berhenti pada penyaluran bantuan beras.

Seusai bertatap muka dengan masyarakat, Usman langsung bergerak meninjau lokasi kebun bawang putih yang menjadi salah satu aspirasi warga. Kebun tersebut berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi reses.

Di lokasi tersebut, Kepala Desa Sabnala, Ester Bana, menjelaskan bahwa bawang putih telah lama menjadi bagian dari aktivitas pertanian masyarakat setempat dan bibitnya dikembangkan secara turun-temurun.

“Bibit bawang putih ini kami kembangkan sendiri dan sudah turun-temurun dari nenek moyang. Wilayah ini memang cocok untuk bawang putih,” jelas Ester.

Ia berharap masyarakat mendapatkan dukungan bibit bawang putih berkualitas dari Kementerian Pertanian melalui perjuangan Usman Husin.

“Kami meminta bibit yang lebih berkualitas dari Kementerian Pertanian melalui Bapak Usman Husin yang hari ini sudah hadir langsung melihat kebun kami,” ujarnya.

Menurut Ester, pengembangan bawang putih memiliki prospek untuk meningkatkan pendapatan masyarakat apabila didukung dengan bibit unggul, teknologi, pendampingan dan akses pemasaran.

Usman mengaku baru mengetahui secara langsung potensi bawang putih di Kecamatan Kokbaun setelah mendengar aspirasi masyarakat dan melihat kondisi kebun.

“Ini potensi yang harus kita dorong. Kalau masyarakat sudah punya pengalaman dan lahannya cocok, tinggal bagaimana kita membantu meningkatkan kualitas bibit, produktivitas dan pemasaran,” ujar Usman.

Pengurus DPW PKB Nusa Tenggara Timur, Ananda Pricely R. Neonufa (Presly), yang turut mendampingi Usman Husin, menilai kunjungan tersebut menunjukkan bahwa reses tidak berhenti pada pertemuan formal.

Menurut Presly, Usman langsung melihat kondisi yang disampaikan masyarakat, termasuk mendatangi kebun bawang putih.

“Yang menarik, setelah bertemu masyarakat, beliau tidak langsung kembali. Aspirasi yang disampaikan warga langsung dilihat di lapangan. Salah satunya bawang putih,” kata Presly.

Ia menilai pendekatan tersebut penting karena potensi maupun persoalan masyarakat akan lebih mudah dipahami ketika dilihat secara langsung.

“Jadi bukan hanya mendengar cerita masyarakat, tetapi melihat sendiri kondisi dan potensi yang ada. Dari situ kita bisa tahu apa yang harus diperjuangkan,” pungkasnya.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usman Husin Hadirkan Langsung Kementerian ke Mutis Bukan Hal Mudah, Tiga Kali Undang Menteri

    Usman Husin Hadirkan Langsung Kementerian ke Mutis Bukan Hal Mudah, Tiga Kali Undang Menteri

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 180
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Aksi warga yang menggema sejak pagi di kawasan Mutis Timau, Senin (27/4/2026), menjadi penanda kuat bahwa persoalan pengelolaan kawasan belum sepenuhnya menemukan titik temu. Massa menyuarakan kegelisahan mereka, mulai dari akses, hak kelola, hingga penolakan terhadap skema zonasi yang belum dipahami secara utuh. Namun di tengah ketegangan itu, ruang dialog akhirnya terbuka. Pemerintah […]

  • DPRD NTT Siap Turun ke Boti, Aspirasi Warga Soal Perdes Ternak Jadi Perhatian Serius

    DPRD NTT Siap Turun ke Boti, Aspirasi Warga Soal Perdes Ternak Jadi Perhatian Serius

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 416
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Di tengah berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah, kehadiran wakil rakyat yang mau mendengar dan memperjuangkan suara warga menjadi harapan yang selalu dinanti. Sikap tersebut kembali ditunjukkan Anggota Komisi I DPRD NTT dari Dapil Timor Tengah Selatan, David Boimau, yang menerima langsung pengaduan masyarakat adat Boti terkait persoalan yang mereka alami selama […]

  • Indonesia Amankan Dua Tiket Final

    Indonesia Amankan Dua Tiket Final

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Medan – Tuan rumah Indonesia menempatkan sembilan wakil tuan lolos ke babak semifinal setelah mencatat kemenangan pada babak perempatfinal Indonesia Master tahun 2025 di GOR PBSI Sumut Pancing Medan, Jumat (24/10) Artinya, hampir dari setengahnya atau total 20 wakil yang akan berlaga pada babak empat besar, sembilan di antaranya merupakan pebulu tangkis Indonesia. Indonesai bahkan sudah […]

  • Guru di Kajoran Magelang Dianiaya Murid Sendiri

    Guru di Kajoran Magelang Dianiaya Murid Sendiri

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    MAGELANG, JARRAKPOS.COM – Seorang guru perempuan berinisial ED (29), warga Sambak, Kajoran, Kabupaten Magelang, menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK). Polisi akhirnya menangkap terduga pelaku yang diketahui merupakan murid korban sendiri. Terduga pelaku berinisial D (15) diamankan polisi terkait dugaan pencurian dengan kekerasan. Saat ini, D yang masih di bawah umur ditangani Unit […]

  • Wakil Wali Kota Kupang: Pentas Seni NCIPS Wujud Nyata Pendidikan Karakter Lewat Budaya

    Wakil Wali Kota Kupang: Pentas Seni NCIPS Wujud Nyata Pendidikan Karakter Lewat Budaya

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 504
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., memberikan apresiasi tinggi pada kegiatan Pentas Seni TK dan SD NCIPS Kupang yang berlangsung meriah di Aula El Tari, Sabtu (24/5). Acara tahunan ini mengangkat tema “Melestarikan Kearifan Lokal untuk Generasi Masa Depan”, sebuah pesan kuat tentang pentingnya pendidikan karakter yang berpijak pada budaya. […]

  • Operasi Pencarian Dua Korban yang Hilang saat Banjir Lahar Gunung Merapi Ditutup

    Operasi Pencarian Dua Korban yang Hilang saat Banjir Lahar Gunung Merapi Ditutup

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Operasi pencarian dua korban yang hilang saat banjir lahar gunung Merapi di Sungai Senowo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, resmi ditutup pada Senin (9/3/2026). Kedua korban, Maryani dan Hasyim, tidak ditemukan hingga hari ketujuh masa pencarian oleh tim penyelamat. “Operasi (pencarian) ditutup,” ujar Koordinator Unit Siaga SAR Borobudur, Arif Yulianto. Arif menjelaskan, operasi pencarian […]

expand_less