Dari Penceng Pacitan, Brownie Iboe Terus Menggeliat, Prayitno Dorong Perkuat Pasar Digital
- account_circle Yuniardi Sutondo
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Staf Ahli Bupati Pacitan, Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno.
Pacitan,JarrakPos.com-Aroma geliat usaha kecil terus menguat dari Kabupaten Pacitan. Di balik produk kuliner yang tampak sederhana, tersimpan semangat untuk tumbuh, membuka peluang ekonomi, sekaligus membawa nama produk lokal semakin dikenal.
Semangat itulah yang terlihat saat Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, menyambangi Home Bakery Brownie Iboe di Jalan Kanjeng Jimat No. 15A, Penceng, Baleharjo, Pacitan, Kamis (1/10/).
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi. Prayitno melihat langsung denyut usaha Brownie Iboe, mulai dari perkembangan bisnis hingga beragam produk bakery dan dessert yang kini tengah digemari masyarakat.
Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin dinamis, kreativitas menjadi kunci. Produk yang menarik, cita rasa yang konsisten, kualitas yang terjaga, serta kemampuan membaca selera pasar menjadi modal penting agar sebuah usaha tidak sekadar bertahan, tetapi mampu melangkah lebih jauh.
Brownie Iboe menjadi salah satu gambaran bagaimana usaha kuliner lokal terus mencari ruang untuk tumbuh. Dari sebuah usaha yang bertumpu pada produk bakery dan dessert, peluang untuk berkembang terbuka semakin lebar, terlebih dengan dukungan pemasaran digital yang mampu mempertemukan produk lokal dengan konsumen tanpa batas ruang.
Prayitno pun mendorong Brownie Iboe untuk tidak cepat berpuas diri.
Ia memberikan motivasi agar usaha tersebut terus memperkuat inovasi, menjaga kualitas produk dan pelayanan, sekaligus semakin serius menggarap pemasaran digital.
“Terus berinovasi, tingkatkan kualitas produk dan pelayanan, serta manfaatkan pemasaran digital agar usaha semakin berkembang dan mampu berdaya saing,” pesan Prayitno.
Produk yang berkualitas perlu dibarengi dengan kemampuan memperkenalkan dan memasarkannya secara kreatif agar memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
Sebab, perjalanan sebuah UMKM untuk naik kelas tidak hanya ditentukan oleh apa yang diproduksi, tetapi juga bagaimana produk tersebut dikemas, diperkenalkan, dipasarkan, dan dipercaya konsumen.
Tumbuhnya UMKM kuliner seperti Brownie Iboe menjadi bagian dari geliat ekonomi lokal. Setiap usaha yang berkembang membawa potensi baru: membuka kesempatan kerja, menciptakan perputaran ekonomi, sekaligus memperkuat ekosistem usaha masyarakat.
Dari dapur kecil, bisa lahir produk yang besar. Dari usaha lokal, bisa terbuka pasar yang lebih luas.
Brownie Iboe diharapkan terus berkembang, semakin dikenal, mampu memperluas pasar, dan menjadi salah satu UMKM kuliner Pacitan yang memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena ketika UMKM diberi ruang untuk tumbuh, ekonomi daerah pun ikut bergerak.
UMKM Tangguh, Ekonomi Tumbuh.(Red/yun).
- Penulis: Yuniardi Sutondo




Saat ini belum ada komentar