Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi akan Tetapkan Upah Minimum Provinsi ( UMP)

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi akan Tetapkan Upah Minimum Provinsi ( UMP)

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

SEMARANG,JARRAKPOS.COM – Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) serta Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di Jawa Tengah tahun 2026, akan dilakukan secara serentak pada 24 Desember 2025. Penetapan itu akan dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah Ahmad Aziz, seusai mendampingi Gubernur Ahmad Luthfi, mengikuti sosialisasi kebijakan upah minimum tahun 2026 bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, melalui daring di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (17/12/2025).

Tadi dipaparkan oleh Mendagri dan Menaker bahwa Peraturan Pemerintah terkait dengan penetapan upah minimum itu, sudah ditandatangani oleh Presiden kemarin, namun sampai sekarang penomorannya masih dalam proses. Disampaikan juga oleh Menaker terkait waktu penetapannya semua sama. Jadi antara UMP dan UMK, termasuk UMSP dan UMSK ditetapkan tanggal 24 Desember 2025,” kata Aziz.

Dia menjelaskan, terkait formula upah minimum masih menggunakan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan alfa. Rumusannya antara lain inflasi ditambah hasil pertumbuhan ekonomi (PE) dikalikan alfa (a). Rentang alfa yang ditentukan dalam PP tersebut antara 0,5-0,9.

Penentuan nilai alfa yang nanti akan digunakan dalam menghitung upah minimum provinsi dan kabupaten/ kota, ditentukan dalam pembahasan Dewan Pengupahan Provinsi maupun Dewan Pengupahan Kabupaten/ Kota.

Terkait alfa itu bagian dari dinamika yang ada di dewan pengupahan. Tentunya nanti ada kajian, alasan, dan sebagainya. Nanti akan diramu oleh Dewan Pengupahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, alur penetapan UMP dan UMSP dimulai dari pembahasan di Dewan Pengupahan Provinsi. Hasil pembahasan akan direkomendasikan kepada gubernur, selanjutnya ditetapkan oleh Gubernur pada 24 Desember 2025.

Sementara alur penetapan UMK dan UMSK dimulai dari pembahasan di Dewan Pengupahan Kabupaten/ Kota, kemudian disampaikan kepada Bupati/ Wali Kota. Selanjutnya direkomendasikan kepada Gubernur paling lambat 22 Desember 2025, untuk nanti ditetapkan pada 24 Desember 2025.
Dalam pembahasan dewan pengupahan itu nanti juga akan membahas berbagai usulan dari perwakilan serikat buruh/ pekerja, organisasi pengusaha, serta pakar dan akademisi.

Kami menyiapkan untuk rapat dewan pengupahan (provinsi) itu besok (Kamis), pukul 13.00 WIB. Sambil kita menunggu PP yang sudah ada nomornya, karena itu menjadi bagian dasar kami untuk pembahasan,” jelas Aziz.

Terkait upah minimum sektoral provinsi, Aziz secara rinci menjelaskan, ranahnya ada dalam pembahasan Dewan Pengupahan Provinsi. Begitu juga untuk kabupaten/ kota ada di Dewan Pengupahan Kabupaten/ Kota. Saat ini belum ada sektor yang ditentukan terkait UMSP 2026, karena menunggu hasil rekomendasi dari dewan pengupahan.

“Terkait dengan sektoral itu, sektor apa yang nanti akan dibahas dan direkomendasikan, nanti dibahas di dewan pengupahan. Landasannya adalah PP tersebut, seperti apa lengkapnya itu nangi sebagai dasar,” jelasnya.

Menaker Yassierli mengatakan, penentuan alfa memperhatikan prinsip proporsionalitas, untuk memenuhi kebutuhan hidup layak (KHL) bagi pekerja/buruh. Sementara untuk upah minimum sektoral ditetapkan berdasarkan kriteria sektor tertentu.

“Sektor tertentu yang ditetapkan harus memenuhi kategori usaha sesuai klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI) 5 digit, serta memiliki karakteristik dan risiko kerja yang berbeda dibandingkan sektor lainnya,” tuturnya saat memberikan arahan.

 

 

 

Editor : Feri

 

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fokus Infrastruktur, Walikota Dedy Wahyudi Pastikan Kota Bengkulu Bebas Jalan Buruk dan Kawasan Gelap

    Fokus Infrastruktur, Walikota Dedy Wahyudi Pastikan Kota Bengkulu Bebas Jalan Buruk dan Kawasan Gelap

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

     BENGKULU, jarrakpos.com – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan pembangunan infrastruktur terus menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu. Hingga saat ini, berbagai pembangunan dan perbaikan mulai dari jalan, drainase, lampu jalan terus berlanjut. Sejak menjabat, Walikota dan Wawali kerap menerima keluhan masyarakat mulai dari masalah drainase, jalan, lampu, dan hal lainnya. Walikota menjelaskan, pembangunan jalan, drainase, […]

  • Aksi Jilid II Puluhan Mahasiswa Geruduk Kejari Rohul, Tuntut Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Haji 2026

    Aksi Jilid II Puluhan Mahasiswa Geruduk Kejari Rohul, Tuntut Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Haji 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 49
    • 0Komentar

        ROKAN HULU,Jarrakpos.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa peduli untuk rokan hulu mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul), Jumat (16/7/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus desakan agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan penyimpangan anggaran keberangkatan dan kepulangan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu tahun […]

  • Bursa Ketua KONI Sumut: Asahan Dukung Hatunggal Siregar

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Asahan – Bursa pencalonan Ketua Umum KONI Sumatera Utara periode 2025-2029 semakin ramai diperbincangkan. Ketua Umum KONI Kabupaten Asahan, Harris ST, menyatakan dukungannya kepada Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar untuk memimpin organisasi induk olahraga di Sumut. “Saya yakin Abangda Hatunggal Siregar memiliki kapabilitas untuk membawa KONI Sumatera Utara ke arah yang lebih baik dengan pengalaman dan dedikasinya,” […]

  • Komitmen Gubernur Laka Lena: Bank NTT Dikelola Tanpa Dominasi Politik

    Komitmen Gubernur Laka Lena: Bank NTT Dikelola Tanpa Dominasi Politik

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 675
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2025 – 2030, Melki Laka Lena selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank NTT menjamin Bank NTT akan dikelola tanpa ada dominasi politik. Hal itu dikatakan Laka Lena saat press converence usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Bisa Tahun 2025 PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT). […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Perkuat Peran Komunitas dalam Perluasan Jaminan Sosial Pekerja

    BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Perkuat Peran Komunitas dalam Perluasan Jaminan Sosial Pekerja

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Bengkulu , Jarrakpos.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu terus mengembangkan strategi perluasan perlindungan bagi pekerja sektor informal dengan mengoptimalkan peran komunitas di tingkat lingkungan. Melalui kolaborasi bersama pengurus RT/RW dan komunitas masjid, upaya ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat secara langsung. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu, Ferama Putri, menjelaskan bahwa pendekatan berbasis komunitas dinilai […]

  • Wali Kota Kupang Buka Festival Budaya Multi Etnis Tode Kisar, Tegaskan Harmoni Keberagaman Perkuat Persatuan dan Ekonomi Warga

    Wali Kota Kupang Buka Festival Budaya Multi Etnis Tode Kisar, Tegaskan Harmoni Keberagaman Perkuat Persatuan dan Ekonomi Warga

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 110
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Semangat kebersamaan dan keberagaman mewarnai pembukaan Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Tode Kisar Tahun 2026 di Kecamatan Kota Lama, Senin (13/7/2026). Mengusung tema “Harmoni Dalam Keberagaman Budaya”, festival ini dibuka langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang menegaskan bahwa budaya merupakan identitas sekaligus perekat persatuan masyarakat Kota Kupang yang majemuk. Dalam […]

expand_less