Progres 35 Persen, Proyek Jalan GOR Oepoi Rp5,57 Miliar Ditarget Rampung September 2026
- account_circle Mario
- calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Pembangunan Jalan GOR Oepoi di Kelurahan Oepoi, Kecamatan Oebobo, terus menjadi perhatian masyarakat Kota Kupang.
Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp5,57 miliar itu kini baru mencapai progres sekitar 35 persen dan ditargetkan selesai pada 11 September 2026.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga PUPR Kota Kupang, Jeck Puu menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut mulai dilaksanakan sejak 15 April 2026 dan dikerjakan oleh CV Tiga Putra Agung.
Pemerintah Kota Kupang berharap proyek ini dapat menjadi solusi atas persoalan jalan yang selama bertahun-tahun kerap mengalami kerusakan dan genangan air saat musim hujan.
Pembangunan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan yang semakin mendesak seiring meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat di Kota Kupang.
Pertumbuhan kawasan perumahan, khususnya di wilayah Belo dan sekitarnya, turut mendorong peningkatan volume kendaraan yang melintas setiap hari.
Salah satu proyek yang kini menjadi sorotan adalah pembangunan rabat beton Jalan GOR Oepoi.
Lokasi jalan yang berada di kawasan rendah dan berdekatan dengan area persawahan membuat konstruksi jalan harus dirancang secara khusus agar mampu bertahan terhadap genangan air dan kondisi tanah yang kurang stabil.
Pengawas proyek dari PT Dwipa Mitra, Ino Amatnua, menjelaskan bahwa pekerjaan menggunakan metode perkerasan kaku atau konstruksi beton dengan spesifikasi yang lebih kuat dibandingkan jalan pada umumnya.
“Karena lokasi ini sering tergenang air, maka diperlukan perlakuan khusus agar jalan memiliki daya tahan yang lebih baik dan tidak mudah rusak,” jelasnya.
Secara teknis, pekerjaan diawali dengan penggalian badan jalan sedalam 30 sentimeter. Selanjutnya dilakukan penimbunan menggunakan material urugan pilihan setinggi 30 sentimeter untuk memperkuat pondasi tanah. Hingga saat ini, volume material timbunan yang telah digunakan mencapai lebih dari 300 meter kubik.
Dari total panjang jalan yang direncanakan mencapai 471 meter, sekitar 220 meter telah selesai dicor. Jalan tersebut dibangun dengan lebar 6,5 meter dan dilengkapi trotoar di kedua sisi guna memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki.
Untuk memperkuat struktur jalan, proyek ini juga menggunakan sekitar 6.500 batang besi tulangan. Besi dipasang dengan jarak ikatan 20 sentimeter untuk arah memanjang dan 15 sentimeter untuk arah melintang, sehingga mampu menopang beban kendaraan dan mengantisipasi pergerakan tanah.
Warga sekitar menyambut baik pembangunan tersebut. Sebelumnya, kondisi jalan yang berlubang dan sering tergenang air menjadi keluhan masyarakat karena mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat musim hujan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang, Maxi Dethan menegaskan bahwa kualitas pekerjaan akan terus diawasi agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Menurutnya, Jalan GOR Oepoi diharapkan menjadi infrastruktur andalan yang mampu mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dalam jangka panjang.
“Pengawasan akan terus dilakukan sehingga hasil pekerjaan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan memiliki kualitas yang baik,” ujar Jeck.
Dengan progres yang saat ini masih berada di kisaran 35 persen, masyarakat berharap proyek senilai Rp5,57 miliar tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sekaligus menghasilkan konstruksi yang kuat, aman, dan tahan lama.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar