Malam Minggu Mencekam di Pasar Sandang Tegal Gubug, 45 Lapak Hangus Dilalap Si Jago Merah
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month 2 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS COM – Kebakaran menghanguskan kawasan Pasar Sandang Tegal Gubug, Desa Tegal Gubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu malam (1/8/2026). Insiden yang terjadi saat pasar dalam kondisi tutup ini melahap 45 lapak jualan di Blok E dengan luas area terbakar mencapai 540 meter persegi. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan mendalam petugas.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Cirebon melalui Kabid PPSP Eno Sujana menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari Babinsa Arjawinangun, Bpk. Umana, pada pukul 21.24 WIB. Regu 03 Sektor Arjawinangun langsung bergerak tiga menit kemudian dan tiba di lokasi delapan menit setelahnya.
“Saat tiba, api sudah membesar dan menjalar ke beberapa lapak. Kami segera meminta tambahan armada dari Sektor Palimanan, Weru, dan Sumber guna meminimalisir penjalaran serta memastikan stok air mencukupi,” ujar Eno Sujana saat memimpin pemadaman di lapangan.
Eno menambahkan, berdasarkan keterangan sekuriti pasar, api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.19 WIB. Warga dan sekuriti sempat berupaya memadamkan dengan alat seadanya, namun api justru makin membesar sebelum bantuan Damkar datang. Petugas menemukan titik awal kobaran api berada di Blok E bagian tengah sebelah barat, yang kemudian merambat ke arah timur dan memicu percikan api di salah satu lapak.
“Kondisi saat kejadian memang tidak ada aktivitas berjualan dan lapak tampak kosong. Namun, si jago merah berhasil membakar struktur bangunan dan sisa material di 45 lapak Blok E, serta satu lapak kecil di Blok H seluas 12 meter persegi,” jelasnya.
Dalam operasi pemadaman yang berlangsung hingga pukul 22.22 WIB dan pendinginan selesai pukul 23.20 WIB, Damkar mengerahkan empat unit pancar dan satu unit water supply. Proses pemadaman dipimpin langsung oleh Kadis Damkar bersama Kabid PPSP, Kasi PPE, serta sejumlah Dansek. Unsur Polsek Arjawinangun, Koramil Arjawinangun, BPBD, dan warga sekitar juga turut membantu pengamanan dan pengalihan lalu lintas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, tim pemadam menghadapi sejumlah kendala di lapangan, termasuk akses jalan menuju lokasi yang sempit, ketiadaan hidran sebagai sumber air, serta padatnya warga yang memadati area kejadian. Total kerugian materiil belum dapat dipastikan karena masih dalam tahap pendataan aset yang terbakar.
“Kami mengimbau kepada pengelola pasar dan pedagang untuk senantiasa memeriksa instalasi listrik secara berkala, terutama di area yang tidak terpakai atau saat tutup operasional. Risiko tersembunyi seperti ini harus diantisipasi demi mencegah terulangnya kejadian serupa,” pungkas Eno Sujana.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar