Staf Ahli Wali Kota Kupang Apresiasi Aksi Pemuda Perbaiki Jalan: Ingatkan Perkuat Komunikasi, Hindari Mubazir
- account_circle Mario
- calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: tangkapan layar facebook @strom om
NTT, Jarrakpos.com – Aksi spontan para pemuda yang memperbaiki jalan berlubang di sejumlah titik di Kota Kupang mendapat apresiasi dari pemerintah.
Gerakan ini dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan sekaligus kondisi infrastruktur kota yang membutuhkan perhatian bersama.
Dalam beberapa waktu terakhir, para pemuda dari berbagai kelurahan turun langsung menambal jalan rusak secara swadaya.
Langkah tersebut muncul sebagai respons atas banyaknya ruas jalan berlubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Staf Ahli Wali Kota Kupang Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Matheus B.L. Radjah, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut.
Ia menilai aksi para pemuda mencerminkan tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga dan merawat kota.
“Kami sangat mengapresiasi langkah teman-teman pemuda. Ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa terhadap Kota Kupang dan keselamatan masyarakat,” ujarnya usai menghadiri perayaan HUT ke-17 Perumda Air Minum Kota Kupang, Kamis (16/4/2026).
Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah, khususnya Dinas PUPR Kota Kupang, agar upaya perbaikan berjalan efektif, tepat sasaran, serta tidak mubazir.
“Koordinasi itu penting agar tidak terjadi tumpang tindih. Pemerintah memiliki standar teknis dalam perbaikan jalan, sehingga apa yang dilakukan masyarakat bisa selaras dan saling mendukung, serta tidak mubazir,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa ruang komunikasi antara masyarakat dan pemerintah harus terus dibuka, agar partisipasi publik dapat diarahkan secara tepat dan berdampak maksimal.
Senada dengan itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga, Jeck Puu, menyebut gerakan pemuda sebagai energi positif dalam pembangunan kota.
“Kami sangat menghargai langkah ini. Ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap Kota Kupang,” ujarnya.
Namun demikian, ia kembali menekankan pentingnya koordinasi agar upaya perbaikan tidak mubazir maupun tumpang tindih dengan program pemerintah yang telah direncanakan.
Pemerintah Kota Kupang sendiri telah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk pemeliharaan rutin jalan yang saat ini dalam tahap perencanaan dan segera direalisasikan.
Menurut Jeck, seluruh titik jalan rusak yang menjadi kewenangan pemerintah kota telah masuk dalam data perencanaan dan akan ditangani sesuai standar kualitas serta spesifikasi teknis.
“Jangan sampai yang sudah dikerjakan teman-teman justru harus dibongkar kembali karena masuk dalam program pemerintah. Hal seperti itu tentu berpotensi mubazir,” tegasnya.
Ia menambahkan, Dinas PUPR terbuka bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam pembangunan, khususnya dalam penanganan infrastruktur jalan.
“Datanglah ke kantor, kita selalu membuka ruang komunikasi dan konsultasi. Dengan begitu, apa yang dikerjakan bisa selaras dan saling mendukung,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program pemeliharaan jalan merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan secara menyeluruh di berbagai titik di Kota Kupang, umumnya dimulai setelah musim hujan.
Pemerintah berharap semangat gotong royong para pemuda dapat terus terjaga, namun tetap dibarengi komunikasi yang baik agar setiap upaya pembangunan berjalan terarah dan tidak mubazir.
Upaya percepatan perbaikan infrastruktur ini juga sejalan dengan arahan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Serena Francis, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas infrastruktur sebagai fondasi pembangunan kota.
Fenomena ini menegaskan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci dalam membangun Kota Kupang. Kepedulian warga yang diiringi komunikasi yang baik diyakini mampu mempercepat perbaikan serta menghadirkan perubahan yang berkelanjutan tanpa pemborosan.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar