Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Menoreh Jejak Peradaban Dunia dari Pacitanian, FGD Dorong Pengembangan Aset Budaya Pacitan

Menoreh Jejak Peradaban Dunia dari Pacitanian, FGD Dorong Pengembangan Aset Budaya Pacitan

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,Jarrakpos.com-Jejak panjang peradaban manusia di Pacitan kembali menjadi bahan perbincangan dalam Forum Group Discussion (FGD) Program Kegiatan Pendanaan Indonesia Raya.

Forum yang mengangkat luaran kegiatan Inventarisasi Objek Pemajuan Kebudayaan tersebut menjadi ruang penting untuk menggali, mendokumentasikan, sekaligus mendorong pengembangan potensi budaya sebagai aset strategis daerah.

Salah satu luaran yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut adalah buku “Ensiklopedia Pacitan Misteri IV: Torehan Peradaban Dunia Pacitanian”, sebuah karya yang merekam kekayaan sejarah dan jejak peradaban Pacitanian.

Buku tersebut telah memiliki ISBN dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), sehingga tidak sekadar menjadi dokumentasi, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat khazanah pengetahuan dan identitas kebudayaan Pacitan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Pacitan, Amad Topan, yang menjadi narasumber sekaligus penulis Ensiklopedia Pacitan Misteri IV: Torehan Peradaban Dunia Pacitanian, menegaskan bahwa Pacitan memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang sangat besar untuk terus dikaji dan dikembangkan.

Menurutnya, warisan budaya tidak semestinya berhenti sebagai catatan masa lalu. Lebih dari itu, berbagai peninggalan dan pengetahuan budaya yang dimiliki Pacitan perlu ditempatkan sebagai aset yang dapat memberi nilai bagi kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah.

“Inventarisasi objek pemajuan kebudayaan bukan sekadar mencatat apa yang kita miliki. Yang lebih penting adalah bagaimana kekayaan itu bisa kita pahami, kita rawat, kita kembangkan, dan kemudian memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Amad Topan, Rabu (9/9).

Forum tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati yang mewakili Bupati Pacitan Dr. Joko Putro Utomo, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), budayawan, Kepala UPT Pelestarian Budaya Trowulan, Kepala UPT Museum Song Terus, Ketua Ansor Kecamatan Pacitan, serta tokoh pendidikan Prof. Maryono, selaku Ketua LPDP STKIP Pacitan.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan kebudayaan membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, akademisi, pelaku budaya, lembaga pendidikan, hingga komunitas memiliki peran yang saling melengkapi dalam menjaga sekaligus menghidupkan kembali kekayaan budaya daerah.

Dalam diskusi, Pacitan tidak hanya dipandang sebagai wilayah yang memiliki tinggalan arkeologis dan sejarah penting. Pacitanian ditempatkan sebagai bagian dari narasi besar perjalanan peradaban manusia yang memiliki nilai pengetahuan, pendidikan, kebudayaan, hingga potensi pengembangan daerah.

Buku Torehan Peradaban Dunia Pacitanian menjadi salah satu pintu masuk untuk melihat kembali posisi Pacitan dalam bentang sejarah peradaban tersebut. Dokumentasi dan kajian semacam ini dinilai penting agar pengetahuan tentang Pacitan tidak hilang ditelan zaman, melainkan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya dalam bentuk yang lebih sistematis dan mudah dipahami.

FGD juga diarahkan untuk menemukan gagasan pengembangan budaya yang lebih konkret. Inventarisasi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pendataan, tetapi berlanjut menjadi basis penyusunan program, penguatan literasi budaya, pengembangan pendidikan, pelestarian warisan budaya, hingga pemanfaatan potensi budaya secara berkelanjutan.

Amad Topan menambahkan, kekayaan budaya Pacitan memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan daerah apabila dikelola dengan pendekatan yang tepat.

“Budaya adalah identitas sekaligus aset. Karena itu, kita harus membangun kesadaran bersama bahwa apa yang diwariskan oleh para pendahulu bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga harus dijaga dan dikembangkan agar memiliki relevansi bagi generasi sekarang dan yang akan datang,” katanya.

Melalui forum tersebut, semangat yang dibangun bukan semata-mata untuk melihat ke belakang, melainkan menjadikan jejak masa lalu sebagai pijakan untuk melangkah ke masa depan.

Pacitanian dengan segala torehan peradabannya menjadi pengingat bahwa sebuah daerah memiliki kekuatan ketika mampu mengenali sejarahnya sendiri. Dari dokumentasi lahir pengetahuan, dari pengetahuan tumbuh kesadaran, dan dari kesadaran itulah kebudayaan dapat berkembang menjadi kekuatan pembangunan.

Dengan demikian, “Torehan Peradaban Dunia Pacitanian” bukan hanya sebuah judul buku, melainkan sebuah upaya untuk menempatkan Pacitan dalam percakapan yang lebih luas tentang peradaban, sekaligus mengajak generasi hari ini untuk merawat warisan budaya sebagai aset masa depan.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usman Husin Apresiasi Keberhasilan BPDAS Benain Noelmina Pulihkan Hutan Gersang, Puluhan Mata Air Kembali Muncul

    Usman Husin Apresiasi Keberhasilan BPDAS Benain Noelmina Pulihkan Hutan Gersang, Puluhan Mata Air Kembali Muncul

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 78
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, mengapresiasi keberhasilan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Benain Noelmina dalam merehabilitasi kawasan hutan yang sebelumnya tandus hingga kembali menghijau dan memunculkan puluhan mata air di Desa Lelobatan, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Apresiasi tersebut disampaikan Usman Husin […]

  • Kalahkan Sriwijaya, PSMS Obati Luka

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Medan – Tuan rumah PSMS Medan sukses meraih kemenangan 1-0 atas Sriwijaya FC, pada lanjutan Liga 2, di Stadion Baharuddin Siregar, Deli Serdang, Sabtu (11/1/2025) sore. Kemenangan ini tentu menjadi pelipur lara bagi tim berjuluk ayam kinantan, usai gagal lolos ke babak 8 besar.  Di awal laga, PSMS tampil lebih mendominasi dengan menerapkan serangan dari […]

  • Anggaran Pembangunan Pagar DPRD Kota Batam Rp2,35 Miliar

    Anggaran Pembangunan Pagar DPRD Kota Batam Rp2,35 Miliar

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com | Proyek pembangunan pagar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam mulai berjalan. Papan plang proyek telah terpasang di taman Gedung DPRD Kota Batam dengan nilai kontrak sebesar Rp2,35 miliar. Berdasarkan informasi yang tercantum pada papan proyek, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Putra Smoting Jaya dengan konsultan pengawas CV Grahaditama. Masa pelaksanaan proyek […]

  • Siang Hari di Weru, Rumah Tinggal Hangus Dilalap Api Akibat Dugaan Konsleting Listrik

    Siang Hari di Weru, Rumah Tinggal Hangus Dilalap Api Akibat Dugaan Konsleting Listrik

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 50
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sebuah rumah tinggal di Perum Taman Weru Permai, Desa Weru Kidul, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, mengalami kebakaran pada Minggu (2/8/2026) siang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun sejumlah barang berharga dan dokumen penting hangus terbakar. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Evakuasi (PKPE) Kabupaten Cirebon, melalui Kepala Bidang Pencegahan, […]

  • Polres Magelang Kota sekarang Punya Wakapolres yang Baru

    Polres Magelang Kota sekarang Punya Wakapolres yang Baru

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 195
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Kapolres Magelang Kota, AKBP Dikri Olfandi pimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Wakapolres Magelang Kota yang berlangsung khidmat di Aula Mapolres Magelang Kota, Jumat (24/4/2026). Dalam upacara tersebut, jabatan Wakapolres Magelang Kota resmi diserahterimakan dari Kompol Budiyuwono Fajar Wisnugroho kepada Kompol Eka Yuniastuti. Sertijab ditandai dengan penanggalan dan penyematan tanda jabatan, serta […]

  • Diakhir Tugasnya di “UNIKU” Rektor Dikdik Pimpin Apel HKN 2025

    Diakhir Tugasnya di “UNIKU” Rektor Dikdik Pimpin Apel HKN 2025

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Rektor Universitas Kuningan (Uniku) Prof. Dr. H. Dikdik Harjadi., S.E., M.Si., pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Lapangan Rektorat Kampus I, Senin (17/12/2025). Upacara tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika. Dalam amanatnya, upacara Hari Kesadaran Nasional 17 Desember 2025 ini memiliki momentum yang sangat istimewa dikarenakan petugas upacaranya terdiri dari pejabat Struktural […]

expand_less