Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bengkulu » Yo Botoi-Botoi Meriahkan Kota Tuo Bengkulu, Angkat Budaya Lokal dan Dukung UMKM

Yo Botoi-Botoi Meriahkan Kota Tuo Bengkulu, Angkat Budaya Lokal dan Dukung UMKM

  • account_circle Sepriyanita
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BENGKULU, jarrakpos.com – Kegiatan Yo Botoi-Botoi yang digelar di kawasan wisata Kota Tuo, Kota Bengkulu, berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Acara yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya ini dihadiri oleh beragam kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa hingga para pendidik, (8/2/2026).

Kegiatan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dijadikan agenda tahunan sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya daerah sekaligus mempromosikan pariwisata Bengkulu kepada masyarakat luas.

Salah seorang mahasiswi di Kota Bengkulu, Helsa, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan Yo Botoi-Botoi menjadi sarana efektif untuk mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda serta wisatawan yang datang berkunjung.

“Kegiatan ini sangat positif karena membuat kita lebih mengenal budaya daerah. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan dikembangkan ke depannya,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Afrizah Herawati dan Nurdalena. Keduanya menilai Yo Botoi-Botoi bukan sekadar hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai edukatif bagi para pelajar agar lebih mengenal dan mencintai warisan budaya Bengkulu.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat kembali menyaksikan berbagai kesenian tradisional yang menjadi identitas daerah, seperti tarian daerah hingga alunan musik dol yang khas.
Selain mengangkat aspek budaya, kegiatan ini juga dinilai memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi.

Nurdalena menyebutkan bahwa kehadiran acara tersebut turut membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk mempromosikan dan menjual produk mereka kepada pengunjung.

Tak hanya itu, Yo Botoi-Botoi juga menjadi sarana untuk menampilkan kembali kesenian tradisional Bengkulu yang mulai jarang dipertontonkan kepada masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Bengkulu, baik dari dalam maupun luar daerah bahkan mancanegara, dapat semakin meningkat.

Jika dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun, kegiatan Yo Botoi-Botoi diyakini mampu menjaga kelestarian budaya Bengkulu sekaligus memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

  • Penulis: Sepriyanita

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukarno Ali Lepas Jabatan, Lapas Kelas IIA Kuningan Gelar Serah Terima dan Pisah Sambut Kalapas

    Sukarno Ali Lepas Jabatan, Lapas Kelas IIA Kuningan Gelar Serah Terima dan Pisah Sambut Kalapas

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan resmi berganti tampuk kepemimpinan. Pergantian tersebut ditandai dengan agenda serah terima jabatan sekaligus pisah sambut Kalapas yang digelar pada Kamis, 20 Agustus 2026. Sukarno Ali yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan kini mendapat amanah baru sebagai Kepala Subdirektorat Penindakan dan Pemulihan pada Direktorat […]

  • 15 Tahun Tak Benar-Benar Kusut, Usman Husin Temukan Kenangan Saleh Husin di Kokbaun

    15 Tahun Tak Benar-Benar Kusut, Usman Husin Temukan Kenangan Saleh Husin di Kokbaun

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 235
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Sabtu, 8 Agustus 2026 saat matahari belum terlalu tinggi, perjalanan panjang dari Kota Kupang menuju Kecamatan Kokbaun, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dimulai. Sekitar pukul 06.40 WITA, rombongan Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, bergerak menembus perjalanan menuju wilayah yang berada jauh dari pusat kota. Jalan terjal, jembatan, serta medan yang tidak […]

  • Aksi Demo Damai Masyarakat Mundam Berujung Sorotan: Tuntut Transparansi CSR, Perbaikan Jalan, dan PJU di Medang Kampai

    Aksi Demo Damai Masyarakat Mundam Berujung Sorotan: Tuntut Transparansi CSR, Perbaikan Jalan, dan PJU di Medang Kampai

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DUMAI,JARRAKPOS.COM – Aksi unjuk rasa secara damai yang digelar oleh masyarakat Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, pada Senin (28/9/2026) menuai berbagai pandangan dari masyarakat umum dan para pengamat lokal. Aksi ini menjadi puncaknya ketidakpuasan warga terhadap keberadaan perusahaan-perusahaan yang beroperasi, baik di dalam maupun di luar Kawasan Industri Dumai (KID). Warga menilai perusahaan-perusahaan […]

  • Warga Desa Baumata Terima Bantuan 15 Ribu Ekor Benih Lele Lengkap dengan Fasilitas Senilai Rp200 Juta dari Usman Husin

    Warga Desa Baumata Terima Bantuan 15 Ribu Ekor Benih Lele Lengkap dengan Fasilitas Senilai Rp200 Juta dari Usman Husin

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 150
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Komitmen Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perikanan terus diwujudkan. Kali ini, warga Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, menerima bantuan budidaya lele sistem bioflok senilai sekitar Rp200 juta yang disalurkan melalui jalur aspirasi. Bantuan tersebut diterima Kelompok Tani Baumata, RT […]

  • Cita Madani dan ChildFund Rajut Warisan Program Learning Untuk Masa Depan Anak NTT

    Cita Madani dan ChildFund Rajut Warisan Program Learning Untuk Masa Depan Anak NTT

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 500
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Perjalanan panjang Program LEARNING yang dijalankan ChildFund International di Indonesia bersama Yayasan Cita Masyarakat Madani resmi memasuki tahap akhir implementasi melalui kegiatan Lokakarya Pengakhiran Program LEARNING bertema “Merajut Keberlanjutan, Mengukir Masa Depan” di Hotel Neo Kupang, Selasa (26/5/2026). Meski memasuki fase pengakhiran program, semangat keberlanjutan justru menjadi pesan utama yang digaungkan dalam kegiatan […]

  • 15 Budaya Asli Cirebon Resmi Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat

    15 Budaya Asli Cirebon Resmi Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 152
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sebanyak 15 karya budaya asli Kabupaten Cirebon kini telah mendapatkan pengakuan resmi sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) tingkat Provinsi Jawa Barat. Penetapan ini menjadi tonggak penting dalam upaya melindungi identitas budaya masyarakat Cirebon yang telah diwariskan secara turun-temurun selama ratusan tahun. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten […]

expand_less