Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Wali Kota Kupang Buka Festival Budaya Multi Etnis Tode Kisar, Tegaskan Harmoni Keberagaman Perkuat Persatuan dan Ekonomi Warga

Wali Kota Kupang Buka Festival Budaya Multi Etnis Tode Kisar, Tegaskan Harmoni Keberagaman Perkuat Persatuan dan Ekonomi Warga

  • account_circle Mario
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Semangat kebersamaan dan keberagaman mewarnai pembukaan Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Tode Kisar Tahun 2026 di Kecamatan Kota Lama, Senin (13/7/2026). Mengusung tema “Harmoni Dalam Keberagaman Budaya”, festival ini dibuka langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang menegaskan bahwa budaya merupakan identitas sekaligus perekat persatuan masyarakat Kota Kupang yang majemuk.

Dalam sambutannya, Christian Widodo mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan kegiatan-kegiatan budaya sebagai upaya melestarikan warisan leluhur sekaligus membangun masa depan generasi muda. Menurutnya, festival budaya bukan sekadar hiburan, tetapi ruang pembelajaran bagi anak-anak agar lebih mengenal budaya di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Anak-anak kita sekarang lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget. Karena itu, event seperti ini harus terus dilakukan agar mereka kembali mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya yang kita miliki,” ujarnya.

Wali Kota juga menilai festival budaya menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha dan UMKM lokal.

“Event seperti ini membuat masyarakat semakin akrab, saling bersilaturahmi, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM. Dampaknya bukan hanya bagi budaya, tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Christian mengaku sangat menyukai tema “Harmoni Dalam Keberagaman Budaya” karena mencerminkan wajah Kota Kupang yang dibangun dari keberagaman suku, etnis, agama, dan budaya.

“Kota Kupang berdiri di atas keberagaman. Kita tidak bisa menyeragamkan semua orang, tetapi kita bisa hidup dalam keseimbangan dan harmoni yang indah. Persatuan bukan berarti harus sama, melainkan mampu hidup berdampingan dalam setiap perbedaan dengan saling menghargai dan saling menghormati,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan bahwa budaya tidak hanya merupakan warisan dari para leluhur, melainkan juga titipan bagi generasi mendatang.

“Budaya bukan hanya warisan dari nenek moyang, tetapi juga pinjaman dari anak cucu kita. Karena itu, kita berkewajiban menjaga dan melestarikannya dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Festival Budaya Multi Etnis Tode Kisar dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kupang dan diawali dengan penampilan drumband SMA Negeri 6 Kupang yang sukses membangkitkan semangat masyarakat. Selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juli 2026, masyarakat akan disuguhkan berbagai atraksi budaya seperti fashion show, Bahoruk, tarian tradisional, Foti, karnaval budaya, serta panggung hiburan yang melibatkan anak-anak, pelajar SD, SMP, SMA, hingga para pemuda Kelurahan Tode Kisar.

Sementara itu, Ketua Panitia, Jermias Arianto Mesah, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Festival Budaya Multi Etnis merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pariwisata untuk menghidupkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya sekaligus memperkuat identitas budaya Nusa Tenggara Timur yang kaya akan keberagaman etnis.

Ia mengatakan, sejak tahun 2023 kegiatan ini telah masuk dalam Kalender Event Kota Kupang karena dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap pelestarian budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Bahkan dukungan anggaran dari Pemerintah Kota terus meningkat setiap tahunnya.

Menurut Jermias, festival ini terselenggara melalui kolaborasi Pemerintah Kelurahan Tode Kisar bersama Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), dengan tujuan menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya, meningkatkan kreativitas masyarakat, memperkuat persatuan, serta menghadirkan ruang ekspresi bagi generasi muda.

Pendanaan kegiatan berasal dari Pemerintah Kota Kupang melalui DPA Kecamatan Kota Lama sebesar Rp20 juta, ditambah dukungan dari para pelaku usaha dan masyarakat Kelurahan Tode Kisar.

Pembukaan festival turut dihadiri tokoh masyarakat Josia Nehemia (J.N.) Manafe, Camat Kota Lama Mohamad Adriyanto Abdul Jalil, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Josefina M.D. Gheta, lurah, para ketua RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta berbagai unsur masyarakat yang bersama-sama menyemarakkan perayaan budaya tersebut.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Electric PLN Akhiri Putaran Pertama Dengan Manis, Kalahkan Popsivo

    Electric PLN Akhiri Putaran Pertama Dengan Manis, Kalahkan Popsivo

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 203
    • 0Komentar

    GRESIK – Tim putri Jakarta Electric PLN Mobile mengakhiri putaran pertama Proliga 2026 dengan manis setelah mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan dalam tiga set langsung 3-0 (25-23, 25-19, 25-12) di GOR Tri Dharma Gresik, Jumat 30/1/2026). Ini merupakan kemenangan keempat dari enam laga yang sudah dituntaskan itu membawa Electric PLN sementara naik ke posisi kedua klasemen […]

  • SPPG Ciporang Klarifikasi Video Chef Memakai Aksesoris Saat Mengolah Bahan Makanan

    SPPG Ciporang Klarifikasi Video Chef Memakai Aksesoris Saat Mengolah Bahan Makanan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 374
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Kelurahan Ciporang angkat bicara terkait beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan seorang chef sedang mengolah bahan makanan sambil mengenakan cincin dan jam tangan. Pihak pelaksana menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Program Makanan Bergizi (MBG) tetap berjalan sesuai petunjuk teknis (juknis) dan berada dalam pengawasan tenaga ahli gizi. […]

  • Terduga Pelaku Begal Bokong di Mertoyudan Magelang Berhasil Ditangkap

    Terduga Pelaku Begal Bokong di Mertoyudan Magelang Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM –  Jajaran Satreskrim Polresta Magelang bersama Unit Reskrim Polsek Mertoyudan berhasil mengamankan terduga pelaku pelecehan seksual fisik atau yang sempat disebut warga sebagai “begal bokong” di wilayah Santan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Pelaku berinisial ETL (28), warga Kecamatan Mertoyudan, diamankan petugas pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan Jalan Soka masuk Dusun […]

  • Syahnaz Sadiqah Tinjau Korban Longsor Cisarua Bandung Barat: Fokus Tangani Trauma Healing 

    Syahnaz Sadiqah Tinjau Korban Longsor Cisarua Bandung Barat: Fokus Tangani Trauma Healing 

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 228
    • 0Komentar

    NGAMPRAH. JARRAKPOS.COM— Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Syahnaz Sadiqah, meninjau langsung warga terdampak bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Selasa (27/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada para korban bencana. Selain menyalurkan bantuan, Syahnaz juga memberikan perhatian khusus terhadap […]

  • Cak Ta’in Minta KPK Tidak Main ‘Tarik Ulur’ Kasus Korupsi DJPL Pasca Tambang Bintan

    Cak Ta’in Minta KPK Tidak Main ‘Tarik Ulur’ Kasus Korupsi DJPL Pasca Tambang Bintan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Jakarta, jarrakpos.com | Ketua Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta’in Komari SS minta KPK untuk tidak main ‘tarik ulur’ dalam menangani kasus dugaan korupsi Dana Jaminan Perlindungan Lingkungan (DJPL) pasca tambang di Kabupaten Bintan 2010-2016. Turunnya penyidik KPK yang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Bintan dan Kepri pada Rabu, 30 Juli 2025, baik […]

  • RSHD Kota Bengkulu Gelar Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Hukum dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana BLUD

    RSHD Kota Bengkulu Gelar Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Hukum dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana BLUD

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – RSUD Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu terus berkomitmen meningkatkan tata kelola rumah sakit yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan berkualitas. Hal ini ditunjukkan dengan terselenggaranya kegiatan Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Hukum dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Dana BLUD Rumah Sakit, Jumat (tanggal kegiatan). Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu, […]

expand_less