Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI Jakarta » Cak Ta’in Minta KPK Tidak Main ‘Tarik Ulur’ Kasus Korupsi DJPL Pasca Tambang Bintan

Cak Ta’in Minta KPK Tidak Main ‘Tarik Ulur’ Kasus Korupsi DJPL Pasca Tambang Bintan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jakarta, jarrakpos.com | Ketua Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta’in Komari SS minta KPK untuk tidak main ‘tarik ulur’ dalam menangani kasus dugaan korupsi Dana Jaminan Perlindungan Lingkungan (DJPL) pasca tambang di Kabupaten Bintan 2010-2016. Turunnya penyidik KPK yang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Bintan dan Kepri pada Rabu, 30 Juli 2025, baik secara langsung maupun zoom. Hal itu dianggap sebagai langkah maju oleh KPK dalam mengusut kasus DJPL PascaTambang Bintan setelah laporan tahun 2022, dengan kegiatan pemanduan investigasi terkait kasus tersebut.

“Kami berpikir, pemeriksaan kemarin sebagai langkah serius KPK untuk menuntaskan serangkaian investigasi terkait DJPL PascaTambang Bintan tersebut. Tapi sepertinya bakal adem lagi. Apa tindakan tarik ulur ini ada motif lain?” kata Cak Ta’in kepada media Senin (4/8).

Menurut Cak Ta’in, bukti dan informasi dugaan korupsi DJPL PascaTambang Bintan tersebut sudah dikantongi KPK, sehingga tidak ada alasan untuk tidak dituntaskan. Termasuk nilai DJPL yang diperkirakan menyentuh angka triliun salama kurun waktu 2010-2016 tersebut. Sebagian besar dana itu disimpan pada sebuah bank di Singapura dengan diatasnamakan kerabat terdekat. Sebelum penyimpanan di Singapura tersebut dipantau KPK, dana itu sering diputar oleh putra mahkota untuk bisnis dan berbagai kegiatan lainnya.

“Tahun itu investigasi kami lakukan dengan langsung dipantau oleh tim dari Jakarta. Selain itu, mereka juga secara silent menurunkan beberapa kelompok dalam mengusut soal DJPL tersebut. Jadi KPK tinggal serius atau masih mau tarik ulur lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut Mantan Dosen Unrika Batam itu menjelaskan, bukti, data dan informasi terkait dana DJPL PascaTambang Bintan itu sudah di tangan KPK sangat lengkap. Lahan-lahan bekas tambang yang rusak parah itupun sudah disampaikan secara langsung dari lokasi saat investigasi. “Bahkan kapan dana DJPL dibawa ke Singapura menggunakan speed, siapa nahkoda, jam berapa perginya, semuanya sudah tahu,” ujarnya.

Untuk itu, Cak Ta’in menegaskan, jika KPK membuat kesan ‘bermain-main’ dalam pengusutan kasus DJPL pasca tambang di Kabupaten Bintan itu, pihaknya bakal menggelar aksi ke kembali depan gedung merah putih. Pihaknya akan mendesak KPK menuntaskan kasus tersebut secepatnya. “DJPL itu sama dengan dana reklamasi dan reboisasi – mengembalikan lingkungan setelah aktivitas selesai. Faktanya setelah kegiatan tambang selesai, dananya pun ikut selesai lenyap, lokasi bekas tambang dibiarkan rusak berlubang menganga. Untuk itulah, kita meminta KPK tidak main-main dalam hal ini,” pungkasnya. (hbl)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Bupati Hadiri dan Membuka Langsung Rakerda Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Kuningan

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 563
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Penjabat Bupati Kuningan, Dr. Agus Toyib, S.Sos., M.Si menghadiri sekaligus membuka Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Periode Kepengurusan 2024-2029 Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Kuningan, bertempat di Grand Cordela Hotel Kuningan, Kamis (16/01/2025). Keberadaan Persatuan Guru Madrasah di Kabupaten Kuningan adalah untuk bersinergi dalam rangka tercapainya mutu pendidikan dan visi-misi Kabupaten Kuningan, […]

  • Komisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Masalah Warga Khawatir Pembangunan Tower Diatas Ruko

    Komisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Masalah Warga Khawatir Pembangunan Tower Diatas Ruko

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 897
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com|  Komisi I DPRD Kota Batam Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkai perizinan pemasangan tower Rumah Toko (Ruko) . Khususnya di kawasan perumahan Puri agung ,Kelurahan Mangsang,Kecamatan Sungai Beduk Rabu (17/9/2025). Rapat dipimpin anggota komisi I DPRD dr.Mustofa SH MH,dan Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam Anwar Anas serta sejumlah anggota komisi lain […]

  • Kebakaran Lahan di Lereng Gunung Merapi, Petugas Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Api

    Kebakaran Lahan di Lereng Gunung Merapi, Petugas Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Api

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polsek Srumbung bersama petugas gabungan bergerak cepat melakukan pengecekan dan pemadaman kebakaran lahan di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Minggu (9/8/2026). Kebakaran terjadi di kawasan eks Petak 45, eks Dusun Ngori, yang secara administratif masuk wilayah Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Pengecekan dan pemadaman dilakukan mulai pukul 14.00 WIB hingga sekitar […]

  • Hasil RUPS LB Bank NTT: Pengurus Diperpanjang Hingga Februari 2026

    Hasil RUPS LB Bank NTT: Pengurus Diperpanjang Hingga Februari 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 608
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) atau Bank NTT menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB). Rapat berlangsung di Aula Utama Kantor Gubernur NTT, pada Kamis, 4 September 2025 pagi. Rapat tersebut menghasilkan sejumlah keputusan penting. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena saat konferensi pers mengatakan bahwa […]

  • Nama Imam Masjid, Kadus dan Ketua P2K Masuk Usulan Pencoretan DPT Lae Ikan

    Nama Imam Masjid, Kadus dan Ketua P2K Masuk Usulan Pencoretan DPT Lae Ikan

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    SUBULUSSALAM, JARRAKPOS — Polemik usulan pencoretan sejumlah nama dari daftar pemilih Pilkades Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, semakin mengundang tanda tanya. Bagaimana tidak, dalam daftar nama yang diusulkan untuk dicoret dari daftar pemilih, terdapat imam masjid, kepala dusun, hingga Ketua P2K Kecamatan Penanggalan. Mereka masing-masing Harapan Kabeakan, imam masjid desa lae ikan, Sabarianto Berutu, […]

expand_less