Syahnaz Sadiqah Tinjau Korban Longsor Cisarua Bandung Barat: Fokus Tangani Trauma Healing
- account_circle Derry Rachman
- calendar_month Senin, 9 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NGAMPRAH. JARRAKPOS.COM— Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Syahnaz Sadiqah, meninjau langsung warga terdampak bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Selasa (27/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada para korban bencana. Selain menyalurkan bantuan, Syahnaz juga memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan kondisi psikologis warga melalui kegiatan trauma healing, terutama bagi anak-anak yang terdampak langsung peristiwa tersebut.
Dalam kesempatan itu, Syahnaz bersama tim turut meninjau dapur umum yang menjadi pusat penyediaan kebutuhan logistik bagi para pengungsi. Ia memastikan proses distribusi bantuan berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Menurut Syahnaz, trauma healing memiliki peran penting dalam membantu warga bangkit pascabencana, khususnya anak-anak agar tidak mengalami trauma berkepanjangan.
“Kami hadir bersama tim dari provinsi untuk melakukan trauma healing bagi anak-anak, supaya mereka bisa kembali ceria dan tidak terbebani trauma di kemudian hari,” ujarnya.
Kegiatan trauma healing dilakukan melalui berbagai aktivitas yang melibatkan anak-anak secara langsung, seperti bermain bersama, membaca dongeng, hingga menggambar. Metode tersebut dipilih agar anak-anak dapat kembali fokus pada dunia mereka dan merasakan suasana yang lebih menyenangkan di tengah kondisi pengungsian.
“Anak-anak kami ajak bermain, mendengarkan dongeng, dan menggambar, supaya perhatian mereka kembali ke aktivitas yang sesuai dengan usia mereka,” tambahnya.
Tak hanya anak-anak, TP-PKK KBB juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan lainnya, seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta para lansia. Syahnaz menegaskan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi bagi kelompok tersebut selama berada di pengungsian.
“Kami turut membagikan makanan untuk anak-anak dan menitipkan perhatian khusus bagi ibu hamil, ibu menyusui, lansia, dan anak-anak agar kebutuhan gizinya tetap terpenuhi,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Syahnaz menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada seluruh korban bencana tanah longsor. Ia berharap seluruh warga terdampak dapat segera pulih dan situasi kembali aman.
“Semoga semua segera diberikan kekuatan, korban yang belum ditemukan bisa segera ditemukan, dan mudah-mudahan tidak terjadi bencana susulan,” ungkapnya.
Syahnaz juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari tim SAR, relawan, aparat pemerintah, hingga masyarakat yang turut bahu-membahu membantu para korban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua tim yang telah bekerja keras dan tanpa lelah dalam penanganan bencana ini,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam kondisi darurat bencana maupun proses pemulihan pascabencana, tidak hanya secara fisik tetapi juga psikologis, demi memastikan keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga. (Diskominfotik KBB).
- Penulis: Derry Rachman




Saat ini belum ada komentar