Usman Husin Dorong Lahirnya Kelompok Nelayan Orang Muda, Komitmen Perjuangkan Pemberdayaan Berkelanjutan
- account_circle Mario
- calendar_month 5 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, mengajak generasi muda di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk tidak ragu terjun ke sektor perikanan dengan membentuk kelompok-kelompok nelayan yang aktif dan memiliki legalitas. Menurutnya, keberadaan kelompok menjadi syarat penting agar masyarakat dapat mengakses berbagai program bantuan pemerintah maupun bantuan aspirasi.
Ajakan tersebut disampaikan Usman saat menyerahkan empat unit mesin katinting merek Honda kepada Kelompok Nelayan Kalvari di RT 09/RW 03, Kelurahan Nunhila, Kota Kupang, (16/7/2026).
Dalam kesempatan itu, ia juga menyerap aspirasi tujuh kelompok nelayan yang berada di wilayah tersebut.
Usman mengatakan, regenerasi nelayan menjadi kebutuhan yang harus dipersiapkan sejak sekarang agar sektor perikanan tetap berkembang dan mampu menjadi sumber penghidupan masyarakat di masa depan.
“Saya ingin lahir kelompok-kelompok nelayan orang muda. Kalau kelompoknya sudah lengkap administrasi dan memenuhi syarat, saya siap memperjuangkan bantuan melalui jalur aspirasi. Bukan hanya untuk nelayan tangkap, tetapi juga kalau ada yang ingin mengembangkan budidaya ikan air tawar maupun usaha produktif lainnya,” ujar Usman.
Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, perikanan, kelautan, kehutanan dan ketahanan pangan, Usman menegaskan dirinya akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat di wilayah Dapil NTT II.
“Perikanan menjadi salah satu fokus perjuangan saya. Saya ingin hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengar kebutuhan mereka, sekaligus memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh orang yang berhak,” katanya.
Usman meminta seluruh kelompok nelayan mulai mempersiapkan kelengkapan administrasi sejak sekarang agar usulan bantuan pada tahun anggaran berikutnya dapat diproses lebih cepat.
“Siapkan dokumennya dari sekarang. Kalau kelompoknya sudah memenuhi persyaratan, saya akan perjuangkan bantuan sesuai kebutuhan. Yang paling penting, bantuan itu harus tepat sasaran,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah tidak diperjualbelikan. Karena itu, selama ini dirinya memilih menyerahkan bantuan secara langsung kepada penerima.
“Saya sengaja turun langsung menyerahkan bantuan supaya tidak ada praktik jual beli. Yang saya titipkan, gunakan bantuan ini untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan keluarga, jangan dijual,” ujarnya.
Sementara itu, Penyuluh Perikanan Wilayah Nunhila, David, mengatakan kelompok-kelompok nelayan yang didampingi penyuluh diwajibkan memiliki legalitas dan administrasi yang lengkap agar memenuhi syarat menerima berbagai program bantuan.
“Kelompok yang menjadi binaan penyuluh harus memiliki kelengkapan administrasi. Itu menjadi dasar agar mereka dapat diusulkan menerima bantuan pemerintah maupun bantuan aspirasi,” jelasnya.
Koordinator tujuh kelompok nelayan Nunhila, Aten, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Usman Husin kepada masyarakat pesisir.
“Kami bersyukur karena Bapak Usman selalu hadir membawa solusi. Bantuan mesin katinting ini sangat membantu nelayan dalam meningkatkan produktivitas melaut. Kami juga berharap bantuan cool box dan program lainnya dapat direalisasikan sehingga semakin banyak nelayan yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua LPM Kelurahan Nunhila, Mateus Lasa, menilai kehadiran Usman Husin menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat pesisir didengar dan ditindaklanjuti melalui program nyata.
Ia berharap pembentukan kelompok-kelompok nelayan orang muda terus didorong sehingga semakin banyak generasi muda yang tertarik mengembangkan sektor perikanan sebagai sumber penghasilan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir di Kota Kupang.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar