Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI Jakarta » Tom Lembong dan Charles Sitorus Tahap ll ke Kejari Jakarta Pusat

Tom Lembong dan Charles Sitorus Tahap ll ke Kejari Jakarta Pusat

  • account_circle Jumri
  • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jarrakpos.com JAKARTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat menerima penyerahan tanggung jawab terhadap tersangka dan barang bukti (Tahap II) perkara dugaan tindak pidana korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan pada periode 2015 hingga 2016. Tahap ll tersebut dilakukan oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Jumat (14/2/2025).

Dua tersangka dalam kasus ini, yaitu mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong), dan mantan Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI), Charles Sitorus, diserahkan bersama barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jakarta Pusat.

Proses penahanan kedua tersangka dimulai pada hari yang sama dan dijadwalkan berlangsung selama 20 hari hingga 5 Maret 2025. Tom Lembong ditahan di Rutan Salemba cabang Kejari Jakarta Selatan, sementara Charles Sitorus berada di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Dr. Safrianto Zuriat Putra, SH, MH, didampingi Kasi Intel dan Kasi Pidsus menyatakan bahwa pihaknya tengah menyelesaikan berkas dakwaan terhadap kedua tersangka.

“Penahanan dilakukan untuk 20 hari ke depan, sambil menunggu jaksa menyelesaikan dan menyempurnakan surat dakwaan,” ujar Safrianto saat konferensi pers di kantor Kejari Jakarta Pusat.

Kasus ini bermula dari dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pemberian izin impor gula kristal mentah (GKM) yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp578 miliar.

Tom Lembong dan Charles Sitorus diduga mengeluarkan izin impor kepada sembilan perusahaan gula swasta tanpa rekomendasi dari Kementerian Perindustrian dan tanpa rapat koordinasi antar kementerian. Selain itu, izin impor diberikan kepada perusahaan yang tidak memenuhi syarat untuk mengolah GKM menjadi gula kristal putih (GKP), yang seharusnya hanya bisa dilakukan oleh pengolah gula rafinasi.

“Pada tahun 2015, meskipun produksi gula kristal putih dalam negeri sudah cukup, Tom Lembong tetap memberikan izin impor GKP kepada perusahaan yang tidak berkompeten,” jelas Dr. Safrianto.

Tom Lembong juga diduga mengarahkan PT PPI untuk bekerja sama dengan produsen gula rafinasi dalam pengadaan GKP, dengan mengatur harga jual gula dari produsen kepada PT PPI, yang kemudian diteruskan kepada distributor dengan harga yang lebih tinggi dari Harga Patokan Petani (HPP).

Akibat tindakan tersebut, negara mengalami kerugian keuangan yang signifikan, yakni Rp578 miliar, berdasarkan audit yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI.

Selain Tom Lembong dan Charles Sitorus, Kejagung juga telah menetapkan sembilan tersangka lainnya dalam kasus ini, sehingga total tersangka mencapai 11 orang. Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kasus ini menjadi sorotan publik karena dugaan korupsi dalam impor gula yang berpotensi merugikan keuangan negara dalam jumlah besar.

  • Penulis: Jumri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Aspirasi Terus Berlanjut, Usman Husin Salurkan 1.200 Ayam Petelur untuk Peternak Batu Putih TTS

    Jejak Aspirasi Terus Berlanjut, Usman Husin Salurkan 1.200 Ayam Petelur untuk Peternak Batu Putih TTS

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 269
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Program pemberdayaan ekonomi pedesaan yang digulirkan Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, terus bergerak dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan ayam petelur kepada kelompok peternak di Kabupaten Kupang, kini giliran peternak di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang merasakan langsung manfaat aspirasi tersebut. […]

  • Bupati Bandung Barat Lantik 191 Pejabat, Rotasi Mutasi Dilakukan Bertahap

    Bupati Bandung Barat Lantik 191 Pejabat, Rotasi Mutasi Dilakukan Bertahap

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 224
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG BARAT — Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail melantik sebanyak 191 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). Pelantikan yang berlangsung di lantai 2 Gedung Utama Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pelayanan publik. Dari total pejabat yang dilantik, […]

  • Developer PT Anugrah Timor Pratama: KPR Sejahtera FLPP BTN, Solusi Rumah Terjangkau dengan Cicilan Ringan di Kupang

    Developer PT Anugrah Timor Pratama: KPR Sejahtera FLPP BTN, Solusi Rumah Terjangkau dengan Cicilan Ringan di Kupang

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 214
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Tapak FLPP dari Bank BTN terus menjadi andalan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian layak dengan skema pembiayaan ringan dan terjangkau. Program ini menawarkan plafon kredit bervariasi, mulai dari Rp135 juta hingga Rp183 juta, dengan pilihan jangka waktu hingga 20 tahun. Dengan tenor panjang tersebut, […]

  • Dana PEM 2025 Rp345 Juta Mengalir ke Oesapa Selatan, Pemkot Kupang Perkuat Napas Usaha Mikro

    Dana PEM 2025 Rp345 Juta Mengalir ke Oesapa Selatan, Pemkot Kupang Perkuat Napas Usaha Mikro

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 265
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam memperkuat ekonomi kerakyatan kembali diwujudkan melalui pengguliran Dana Pemberdayaan Ekonomi Mikro (PEM) Tahun 2025. Kali ini, giliran Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, yang menerima sentuhan program tersebut pada 28 Juli 2025. Sebanyak 30 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menerima Dana PEM dengan total nilai Rp 345.500.000 […]

  • BBM Bersubsidi Vs Pupuk Bersubsidi = Ketahanan Pangan?

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Wahyu Supriatna
    • visibility 612
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Pemerintah dibawah President Prabowo Subianto telah menetapkan Visi misi nya antara lain tentang Ketahanan Pangan dan Swasembada beras, Namun semua perlunya perencanaan serta fasilitas yang mendukung khususnya dalam hal ketahanan pangan dan swasembada beras diantaranya : 1. Sistim Pengelolaan tanah yang baik 2. Saluran irigasi yang memadai 3. Pasokan air untuk pertanian yang […]

  • RSJ Provinsi Jabar Perkuat Pelayanan Inklusif, Gandeng KCD Pendidikan untuk Akses Kesehatan Berbasis HAM

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 676
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG BARAT – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) dengan menjalin kerja sama dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat. Selasa 18 Februari 2025.  Inisiatif ini bertujuan memperluas akses layanan kesehatan, mengurangi kendala komunikasi antara tenaga medis dan pasien, […]

expand_less