Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kuningan Melesat! Raih Penghargaan Nasional 3 Juta Rumah, Dapat Alokasi 250 Unit Bedah Rumah

Kuningan Melesat! Raih Penghargaan Nasional 3 Juta Rumah, Dapat Alokasi 250 Unit Bedah Rumah

  • account_circle Ghana
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat mendapat apresiasi di tingkat nasional. Kabupaten Kuningan berhasil meraih Anugerah Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali Batch II Tahun 2026 kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah Tingkat Kabupaten Terbaik II yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. di Nusa Dua Convention Centre, Bali, Jumat (28/8/2026). Bupati didampingi Sekda, U Kusmana, S.Sos., M.Si. dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Kuningan Dr. H. Deni Hamdani, M.Si.

Penghargaan ini membawa manfaat langsung bagi Kabupaten Kuningan. Dalam kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, Kuningan mendapatkan dukungan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 250 unit bedah rumah, setara dengan Rp5 miliar.

Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja Pemkab Kuningan dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah, sekaligus memperkuat upaya menghadirkan hunian yang layak, aman, sehat, dan terjangkau, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Bupati Dian menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja bersama dan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pengembang, masyarakat, lembaga sosial, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Alhamdulillah, penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Kuningan. Namun, yang paling penting bukan penghargaan itu sendiri, melainkan bagaimana program perumahan benar-benar hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Rumah adalah kebutuhan dasar, tempat keluarga tumbuh dan membangun masa depan,” ujar Bupati Dian.

Bupati menjelaskan, dukungan Kabupaten Kuningan terhadap Program 3 Juta Rumah tidak hanya dilakukan melalui satu program, tetapi melalui berbagai skema yang melibatkan pemerintah, pengembang, dunia usaha, dan masyarakat.

Dalam pembangunan rumah subsidi bagi MBR, hingga tahun 2026 telah terdapat sekitar 1.500 unit rumah subsidi yang dibangun oleh para pengembang di Kabupaten Kuningan.

Selain pembangunan rumah baru, peningkatan kualitas rumah masyarakat juga terus dilakukan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Pada 2026, Kabupaten Kuningan mendapatkan alokasi 1.293 unit rumah melalui program BSPS yang ditujukan untuk membantu masyarakat meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni (Rutilahu) menjadi hunian yang lebih layak, aman, sehat, dan nyaman.

“Dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah kita lakukan melalui pembangunan rumah baru maupun peningkatan kualitas rumah yang sudah ada. Untuk BSPS, Kuningan mendapatkan alokasi 1.293 unit rumah. Ini tentu sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Kuningan juga turut menjadi bagian dari upaya penyediaan hunian layak. Melalui partisipasi lembaga filantropi, tercatat sekitar 200 rumah turut dibangun atau mendapat dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, kontribusi dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) juga terus didorong. Sejumlah pengembang telah berpartisipasi membantu 20 rumah melalui program bedah rumah atau Rutilahu.

“Ini yang ingin terus kita bangun di Kuningan, yaitu semangat kolaborasi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ada pengembang, dunia usaha, lembaga filantropi, pemerintah desa, komunitas, dan masyarakat yang semuanya bisa mengambil peran sesuai kapasitasnya,” ungkap Bupati.

Bupati Dian menambahkan, pemerintah juga terus memberikan berbagai kemudahan dan insentif untuk memperluas akses masyarakat terhadap rumah layak, khususnya bagi MBR.

Dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah, pemerintah memberikan kemudahan, di antaranya pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi MBR sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, terdapat kemudahan terkait domisili bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan demikian, masyarakat yang bekerja di suatu daerah tetapi memiliki KTP dari daerah lain tetap dapat memperoleh akses terhadap rumah subsidi sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Dari sisi pembiayaan, dukungan juga diperkuat melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk membantu masyarakat memperoleh rumah dengan pembiayaan yang lebih terjangkau.

“Kemudahan-kemudahan ini harus kita manfaatkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap rumah yang layak dan terjangkau. Pemerintah Kabupaten Kuningan akan terus mendukung dan mengawal implementasinya di daerah,” kata Bupati.

Menurut Bupati Dian, keberhasilan implementasi Program 3 Juta Rumah harus dilihat secara lebih luas. Pemerintah tidak hanya mengejar jumlah unit rumah, tetapi juga memastikan hunian berada dalam lingkungan yang layak dan didukung prasarana, sarana, serta utilitas yang memadai.

“Kita tidak ingin hanya membangun rumah, tetapi juga membangun lingkungan tempat tinggal yang layak. Karena rumah yang baik harus didukung lingkungan yang sehat, aman, nyaman, serta memiliki infrastruktur dasar yang memadai,” tegasnya.

Karena itu, Pemkab Kuningan akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi antara perangkat daerah, pemerintah pusat dan provinsi, pengembang, perbankan, pemerintah desa, dunia usaha, lembaga filantropi, serta masyarakat.

Bupati Dian menegaskan, penghargaan Terbaik II Implementasi Program 3 Juta Rumah Regional Jawa-Bali bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja dan memperluas manfaat program perumahan.

“Penghargaan ini jangan membuat kita berpuas diri. Justru menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik. Masih ada masyarakat yang membutuhkan rumah layak dan masih ada rumah yang harus kita tingkatkan kualitasnya. Karena itu, kolaborasi harus terus diperkuat,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi, jajaran perangkat daerah, para pengembang, lembaga pembiayaan, lembaga filantropi, pemerintah desa, komunitas, serta seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan yang telah berkontribusi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergerak bersama. Penghargaan ini adalah penghargaan untuk kita semua. Ini adalah bukti bahwa ketika pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat bergotong royong, kita mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ke depan, Pemkab Kuningan akan terus mendorong pembangunan perumahan yang berkualitas dan berkelanjutan, dengan memastikan masyarakat mendapatkan hunian yang layak sekaligus lingkungan permukiman yang sehat dan nyaman.

“Pada akhirnya, yang kita bangun bukan sekadar rumah, tetapi kualitas kehidupan dan masa depan masyarakat Kuningan,” pungkas Bupati.

Melalui semangat Kuningan Melesat, Pemerintah Kabupaten Kuningan berkomitmen untuk terus bergerak, berkolaborasi, dan menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Agh@N)

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musprov POBSI Sumut Digelar 19-20 Juni 2026

    Musprov POBSI Sumut Digelar 19-20 Juni 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 178
    • 0Komentar

     MEDAN – Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumatera Utara bakal digelar di Hotel Four Points by Sheraton Jalan Gatot Subroto, Kota Medan pada 19-20 Juni 2026 mendatang. Ketua Panitia Meidi Budhiparama didampingi Ketua Tim Penjaringan & Penyaringan Ucok Afriansyah Rambe mengatakan, pihaknya bersama panitia lain telah ditunjuk Pengurus Caretaker untuk melaksanakan […]

  • 55 Kepala Daerah Kader PDIP Belum Ikuti Retret di Akmil

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 541
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pagi ini sebanyak 55 kepala daerah kader PDIP yang sudah di Magelang belum masuk mengikuti retret di Akmil. Pihak panitia masih menunggu kehadirannya. “(Kepala daerah lain belum bergabung) Belum ada, belum ada. Kami masih menunggu, kami masih menunggu untuk yang belum bergabung,” kata Wamendagri Bima Arya Sugiarto kepada wartawan di Magelang, Minggu (23/2/2025) […]

  • Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau Guna Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadhan

    Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau Guna Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 217
    • 0Komentar

    jarrakpos.Com Rohul- Pemerintah Provinsi Riau menggelar High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna memperkuat langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru, Rabu (11/03/2026). Kegiatan juga diikuti oleh kepala […]

  • PT Kristalin Ekalestari Bakal Proses Hukum Fitnah dan Cemarkan Nama Baik Perusahaan

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 765
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – PT Kristalin Ekalestari bakal mengambil langkah hukum ke pihak berwajib setelah adanya tudingan dianggap mencemarkan nama baik perusahaan dan unsur fitnah. Direktur Utama PT Kristalin Ekalestari Andito Prasetyowan mengatakan, pihaknya bersama tim legal dan kuasa hukum akan memproses hukum sekelompok orang yang menuding perusahaan tidak berizin alias illegal. “Bahwa jelas ada orang-orang […]

  • Wujudkan Janji Kampanye, Walikota Dedy Wahyudi Tambah Anggaran PJU untuk Terangi 1.250 Titik

    Wujudkan Janji Kampanye, Walikota Dedy Wahyudi Tambah Anggaran PJU untuk Terangi 1.250 Titik

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Bengkulu tahun 2025. Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi melakukan sejumlah pergeseran anggaran. Disini, Dedy menambah anggaran Dinas Perhubungan Rp1,2 miliar yang diprioritaskan untuk lampu jalan. Ini menunjukkan komitmen Walikota dan Wawali Ronny PL Tobing untuk membuat Kota Bengkulu terang benderang sesuai janjinya saat kampanye […]

  • Terbongkarnya Korupsi di Bank Magelang Rp 4Miliar, Walikota Magelang: Momentum Perketat SOP

    Terbongkarnya Korupsi di Bank Magelang Rp 4Miliar, Walikota Magelang: Momentum Perketat SOP

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM –  Wali Kota Magelang Damar Prasetyono buka suara perihal skandal dugaan korupsi kredit fiktif di BPR Bank Magelang, perusahaan perbankan milik Pemerintah Kota Magelang. Perkara rasuah itu merugikan keuangan negara hingga Rp 4 miliar. Kepada Kompas.com, Damar mengaku belum mengetahui secara detail konstruksi kasus korupsi kredit fiktif di Bank Magelang. “Baru pagi tadi […]

expand_less