Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Ada Janda Masuk Desil 10 di Bakunase, Usman Husin: Jangan Sampai yang Berhak Tersisih

Ada Janda Masuk Desil 10 di Bakunase, Usman Husin: Jangan Sampai yang Berhak Tersisih

  • account_circle Mario
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Persoalan ketepatan data penerima bantuan sosial kembali menjadi perhatian saat penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Bakunase, Kota Kupang. Di tengah pembagian bantuan, muncul temuan dari tingkat RT mengenai sejumlah warga yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dalam pemutakhiran data.

Ketua RT 012/RW 004 Kelurahan Bakunase, Ebenheser Happy Un, mengungkapkan terdapat sejumlah perempuan yang berstatus janda dan kurang mampu dalam wilayahnya yang tercatat pada desil 6 hingga 10. Bahkan, menurutnya, ada warga yang tercatat hingga desil 10.

Temuan tersebut bukan semata-mata soal status seseorang sebagai janda atau angka desil tertentu. Persoalan yang menjadi perhatian adalah ketika data yang tercatat tidak lagi menggambarkan kondisi kehidupan warga yang sebenarnya.

Jika kondisi tersebut tidak segera diperbarui, warga yang sesungguhnya membutuhkan bantuan berpotensi tidak masuk dalam kelompok penerima.

Secara umum, desil merupakan peringkat kesejahteraan relatif yang membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan sejumlah karakteristik sosial dan ekonomi. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 berada pada kelompok relatif paling tinggi. Karena merupakan pemeringkatan relatif, desil tidak dapat dibaca hanya dari satu indikator atau status sosial seseorang. Data juga dapat berubah seiring pemutakhiran kondisi warga.

Karena itu, pemutakhiran data menjadi bagian penting agar program bantuan benar-benar menjangkau masyarakat sesuai kondisi terkini. Pemerintah juga menempatkan DTSEN sebagai rujukan dalam penyaluran berbagai program sosial, sehingga kualitas dan pembaruan data sangat menentukan ketepatan sasaran bantuan.

Menanggapi persoalan tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin, menegaskan bahwa data penerima bantuan harus terus diperiksa dan diperbarui. Menurutnya, data bukan sekadar angka administratif, tetapi harus mampu menggambarkan kondisi masyarakat yang sebenarnya.

“Harus tepat sasaran. Kalau ada yang belum terdata, data kembali, data,” tegas Usman dalam momen pembagian bantuan pangan berupa beras di Kantor Lurah Bakunase pada Senin, 14 September 2026.

Usman menegaskan, persoalan seperti adanya warga yang dinilai membutuhkan tetapi tercatat pada kelompok desil yang lebih tinggi harus menjadi perhatian untuk dilakukan pengecekan kembali. Menurutnya, jangan sampai kondisi riil masyarakat berbeda dengan data yang menjadi dasar penentuan penerima bantuan.

“Kita harus lihat kondisi masyarakat yang sebenarnya. Jangan hanya melihat data di atas kertas. Kalau memang ada masyarakat yang membutuhkan, tetapi datanya tidak sesuai, maka harus diperiksa dan diperbaiki kembali,” ujarnya.

Ia mengatakan, pembaruan data penting karena kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dapat berubah dari waktu ke waktu. Karena itu, pemerintah perlu membuka ruang bagi laporan dari tingkat bawah, termasuk RT dan kelurahan, ketika ditemukan adanya ketidaksesuaian.

“Kalau ada data yang tidak sesuai dengan kondisi masyarakat, jangan dibiarkan. Data itu harus kembali diperiksa. Jangan sampai orang yang sebenarnya berhak mendapatkan bantuan justru tersisih karena datanya tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya,” tegas Usman.

Menurutnya, penyaluran bantuan pemerintah pada akhirnya bukan hanya berbicara mengenai jumlah beras atau jumlah penerima, tetapi menyangkut keadilan dalam memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang memang membutuhkan.

“Tujuan kita bantuan ini tepat sasaran. Jangan sampai ada yang seharusnya menerima, tetapi tidak menerima karena persoalan data. Sebaliknya, data yang sudah tidak sesuai juga harus diperbaiki,” katanya.

Usman berharap persoalan tersebut menjadi perhatian bersama antara pemerintah daerah, dinas terkait, kelurahan, hingga perangkat paling bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Lurah Bakunase, Wilhy Diken, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan dukungan yang diberikan melalui program bantuan tersebut. Ia berharap data penerima dapat terus diperbarui sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, persoalan serupa juga menjadi perhatian dalam penyaluran bantuan di Kelurahan Oesapa. Di wilayah tersebut, Satario Julius Pandie, Anggota DPRD Kota Kupang sekaligus Ketua DPC PKB Kota Kupang, mengapresiasi bantuan yang disalurkan melalui BULOG dan aspirasi Usman Husin.

“Beliau selalu hadir dan membantu masyarakat di tengah kesulitan,” kata Satario.

Namun, Satario juga mengingatkan agar bantuan yang diterima masyarakat benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga. Ia bahkan mengingatkan agar bantuan, khususnya beras, tidak langsung dijual kembali sebelum sampai ke rumah.

“Jangan sampai belum sampai rumah, beras sudah singgah di kios,” ujarnya.

Menurut Satario, persoalan pembaruan data masih menjadi pekerjaan rumah agar bantuan pemerintah semakin tepat sasaran. Data yang akurat akan membantu memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak terlewatkan.

Sementara itu, Pemimpin Perum BULOG Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, menjelaskan bahwa di Kelurahan Oesapa terdapat 2.059 Penerima Bantuan Pangan (PBP) pada tahap kedua. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahap sebelumnya yang mencapai 2.239 PBP atau berkurang sebanyak 180 penerima.

Sedangkan di Kelurahan Bakunase terdapat 490 PBP, turun dari 532 penerima pada tahap sebelumnya atau berkurang sebanyak 42 penerima.

Arrahim berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat, meskipun bantuan tersebut tentu tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan ekonomi keluarga.

“Harapannya bantuan ini bisa membantu. Memang tidak menyelesaikan semua masalah, tetapi setidaknya bisa mengurangi kesulitan masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, Anggota DPRD Provinsi NTT Fraksi PKB, Celly Ngganggus, turut memberikan perhatian terhadap pentingnya ketepatan data penerima bantuan. Menurutnya, persoalan data harus menjadi perhatian bersama agar program pemerintah benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Celly menilai, informasi dari tingkat RT dan kelurahan penting dalam proses pemutakhiran karena perangkat tersebut berhadapan langsung dengan kondisi warga sehari-hari. Jika ditemukan adanya data yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, menurutnya, perlu ada mekanisme untuk menyampaikan dan memperbaikinya melalui instansi terkait.

“Kita sama-sama ingin bantuan ini tepat sasaran. Kalau di lapangan ditemukan ada data yang tidak sesuai, tentu harus disampaikan dan diperbaiki. Jangan sampai masyarakat yang memang membutuhkan justru tidak mendapatkan bantuan karena persoalan data,” pungkas Celly.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Jadi ke-528 Kuningan, Program “Saba Lembur” Dekatkan Pelayanan Publik dan Hiburan Budaya untuk Warga Mandirancan

    Peringati Hari Jadi ke-528 Kuningan, Program “Saba Lembur” Dekatkan Pelayanan Publik dan Hiburan Budaya untuk Warga Mandirancan

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Ratusan warga tumpah ruah memenuhi Lapang Sepak Bola Desa/Kecamatan Mandirancan pada Kamis malam (10/9/2026). Kehadiran masyarakat secara masif tersebut bertujuan untuk mengikuti rangkaian acara Bupati Saba Lembur dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-528 Kuningan yang menyajikan perpaduan hiburan, seni budaya, edukasi, hingga pelayanan publik. ​Kemeriahan panggung Saba Lembur diisi oleh berbagai pertunjukan, […]

  • FPPA Perkuat Silaturahmi dengan DPRD Pacitan, Dorong Sinergi Pers dan Pemerintah

    FPPA Perkuat Silaturahmi dengan DPRD Pacitan, Dorong Sinergi Pers dan Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Pacitan,JarrakPos.com-Usai mengukuhkan ketua terpilih masa bakti 2026–2028, Forum Pewarta Pacitan (FPPA) kembali mempererat tali silaturahmi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan. Pertemuan yang berlangsung di ruang sidang utama gedung DPRD, Jumat (23/10), tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, menyerap aspirasi, sekaligus membangun sinergi antara insan pers dan lembaga legislatif. Mengusung tema “Membangun Komunikasi […]

  • Honorer ditikam Honorer Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCK) Kota Batam

    Honorer ditikam Honorer Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCK) Kota Batam

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 729
    • 0Komentar

    Batam, jarrakpos.com | Pegawai Honorer Cipta Kaya dan Tata Ruang Kota Batam ditikam teman honorer sekitar Jam 11.00 wib pada Senin (14/4) siang. Dua pegawai honorer yang bekerja di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) terlibat cekcok yang berujung penikaman hingga tewas. Peristiwa naas itu terjadi pada hari Senin, tanggal 14 Apri 2025 sekitar […]

  • Jelang Konferprov PWI Jabar 2026, Panitia Mulai Buka Pendaftaran Calon Ketua

    Jelang Konferprov PWI Jabar 2026, Panitia Mulai Buka Pendaftaran Calon Ketua

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, Jarrakpos.com – Panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Tahun 2026 menggelar Sosialisasi Tahap I secara daring sebagai langkah awal memastikan seluruh tahapan pelaksanaan konferensi berjalan sesuai Peraturan Organisasi (PO), AD/ART PWI, serta prinsip transparansi, profesionalisme, dan demokrasi. Konferprov PWI Jawa Barat sendiri dijadwalkan berlangsung pada Rabu–Kamis, 12–13 Agustus 2026, di Hotel […]

  • Daya Naik, Layanan Naik: PLN dan RSPP Betun Bersinergi Hadirkan Layanan Kesehatan Modern di Malaka

    Daya Naik, Layanan Naik: PLN dan RSPP Betun Bersinergi Hadirkan Layanan Kesehatan Modern di Malaka

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 370
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Malaka memasuki babak baru. PLN UP3 Kupang resmi mendukung permohonan peningkatan daya listrik Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun dari 197 kVA menjadi 555 kVA, sebuah langkah strategis yang menjadi fondasi bagi hadirnya peralatan medis modern di rumah sakit kebanggaan masyarakat perbatasan tersebut. Mewakili Direktur RSPP […]

  • Peredaran Miras di THM Batam Disorot, BP Batam Diminta Transparan Soal SIUP-MB

    Peredaran Miras di THM Batam Disorot, BP Batam Diminta Transparan Soal SIUP-MB

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BATAM, jarrakpos.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam sebagai instansi yang memiliki kewenangan untuk menerbitkan  Surat Izin Usaha Penerbitan Minuman Beralkohol (SIUP -MB ) baik impor maupun ekspor dipandang perlu transparan membuka data perusahaan mana saja yang memiliki izin SIUP-MB, NIB perusahaan dan KBLI sesuai kegiatan perusahaan, izin/sertifikat standar usaha pariwisata atau hiburan karena masyarakat berhak mengetahuinya. […]

expand_less