Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bengkulu » Warga Tanjung Sari Geram, Minta APH Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Tahun 2024

Warga Tanjung Sari Geram, Minta APH Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Tahun 2024

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BENGKULU UTARA, jarrakpos.com – Masyarakat Desa Tanjung Sari, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, mengungkapkan kekecewaan mereka atas dugaan penyalahgunaan dana desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan warga.

Menurut salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya bahwa praktik penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) diduga telah berlangsung cukup lama, namun tidak pernah mencuat ke permukaan. Mereka menuding adanya indikasi mark-up anggaran dan proyek fiktif, terutama yang terkait dengan anggaran tahun 2024.

“Kami berharap agar aparat penegak hukum (APH) segera melakukan audit terhadap penggunaan dana desa Tanjung Sari,” ujarnya, Sabtu (8/3/2025).

Selain dugaan penyalahgunaan dana desa, warga juga mempertanyakan keberadaan uang kas hasil perkebunan milik desa yang hingga kini tidak jelas rimbanya. Mereka juga menyoroti sebuah objek wisata yang diklaim sebagai milik pribadi oleh Kepala Desa Elson Agus Fitriadi, padahal diduga dibangun menggunakan dana desa.

“Masyarakat Desa Tanjung Sari berharap agar aparat penegak hukum (Inspektorat, Kejaksaan Negeri, Polres Bengkulu Utara, BPK, dan instansi terkait) segera mengaudit penggunaan dana desa sejak kepemimpinan Elson Agus Fitriadi di periode pertama hingga anggaran tahun 2024,” ucapnya.

Warga juga meminta agar jika terbukti ada tindak pidana korupsi, kepala desa dapat diproses secara hukum, sebagaimana yang terjadi pada Kepala Desa Talang Rena, Kabupaten Bengkulu Utara, yang baru-baru ini tersandung kasus serupa.

Masyarakat menekankan bahwa langkah hukum ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menggaungkan “bersih-bersih korupsi”, khususnya di lingkungan pemerintahan desa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun,berikut adalah beberapa poin dugaan penyalahgunaan anggaran yang diungkap masyarakat:

  1. Penyelenggaraan Posyandudengan anggaran Rp. 48.750.000 diduga mark-up, karena selama ini masyarakat  masih diminta bayaran pendaftaan sebesar Rp. 2.000, Gizi sebesar Rp. 1.000, dan Imunisasi Anak sebesar Rp.15.000.
  2. Pembangunan/Rehabilitasi Sumber Air Bersih Milik Desa (Mata Air Tandon), dengan angaran 344.580di duga di mark up karena  hanya membangun pelapis tebing akibat longsor, bukan fasilitas air bersih baru.
  3. Pengadaaan Pos Keamaan dengan anggaran 125.000diduga fiktif karena tidak ada pos keamanan yang dibangun
  4. Pembangunan/rehabilitasi/peningkatan sarana prasarana kepemudaan (pembangunan lapangan)dengan anggaran Rp. 288.620.950, volume 25 x 50 M, diduga tidak sesuai spesifikasi dan mark-up.
  5. Sub bidang pertanian dan peternakan program ketahanan pangan (singkong, pisang, dan penggemukan sapi)dengan anggaran Rp. 164.429.700 diduga mark-up. (red)

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan Menkomdigi Di HPN: Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah Oleh Algoritma

    Pesan Menkomdigi Di HPN: Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah Oleh Algoritma

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 213
    • 0Komentar

      JAKARTA, JARRAKPOS.COM — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa kolaborasi strategis antara pemerintah, ekosistem pers, dan platform digital adalah kunci untuk menjawab tantangan era transformasi digital, termasuk disinformasi dan dampak kecerdasan artifisial (AI). Hal itu disampaikan Menkomdigi pada Konvensi Nasional Media Massa bertema “Pers, AI dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk […]

  • KUHP Baru Ramai Diperdebatkan Publik

    KUHP Baru Ramai Diperdebatkan Publik

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa tidak ada satu pun pasal dalam KUHP baru yang bisa digunakan untuk mempidanakan warga hanya karena mengkritik pemerintah. Kritik, menurutnya, tetap dijamin dalam sistem demokrasi. Sabtu,(3/1/2026) Penjelasan ini disampaikan untuk merespons kekhawatiran masyarakat. Yusril menekankan bahwa pasal-pasal yang kerap disalahpahami […]

  • Bawa Semangat Reformasi, Boy Batubara Siap Nakhodai PSSI Sumut

    Bawa Semangat Reformasi, Boy Batubara Siap Nakhodai PSSI Sumut

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Medan – Dinamika pemilihan Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatera Utara periode 2026-2030 memasuki babak baru. Sosok pengusaha Boy Sony Batubara menyatakan tekadnya untuk mengnakhodai PSSI Sumut 2026-2030 Tekad tersebut sekaligus menandai keseriusannya mendorong arah baru bagi perkembangan sepak bola di daerah ini. “Jika dipercaya memimpin PSSI Sumut, saya siap”, kata Boy Sony Batubara […]

  • Tokoh Masyarakat Asmauddin Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Penataan Dapil DPRA

    Tokoh Masyarakat Asmauddin Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Penataan Dapil DPRA

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Aceh, jarrakpos.com – Wacana penataan daerah pemilihan (Dapil) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menjelang Pemilu 2029 terus menjadi perhatian berbagai kalangan. Salah satu dukungan datang dari tokoh masyarakat Kota Subulussalam, H. Asmauddin, SE, yang menilai penataan dapil merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sistem representasi politik yang lebih adil dan proporsional bagi masyarakat Aceh Singkil dan […]

  • Yo Botoi-Botoi Meriahkan Kota Tuo Bengkulu, Angkat Budaya Lokal dan Dukung UMKM

    Yo Botoi-Botoi Meriahkan Kota Tuo Bengkulu, Angkat Budaya Lokal dan Dukung UMKM

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 173
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Kegiatan Yo Botoi-Botoi yang digelar di kawasan wisata Kota Tuo, Kota Bengkulu, berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Acara yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya ini dihadiri oleh beragam kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa hingga para pendidik, (8/2/2026). Kegiatan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dijadikan agenda tahunan sebagai […]

expand_less