Kapolresta Cirebon: Pamapta Ujung Tombak Pelayanan, Jadilah “Etalase” Institusi di Mata Masyarakat
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa unit Patroli, Pengamanan, dan Pengawalan (Pamapta) bukan sekadar personel pendukung, melainkan garda terdepan yang menentukan citra kepolisian di mata publik. Dalam Apel Jam Pimpinan di Lapangan Mapolresta Cirebon, Senin (14/9/2026), Imara secara simbolis memasangkan slempang kepada personel Pamapta sebagai tanda penyerahan mandat tugas dan tanggung jawab.
Imara menekankan bahwa setiap tindakan yang dilakukan oleh personel Pamapta adalah representasi langsung dari Polresta Cirebon. Oleh karena itu, responsivitas, sikap, dan profesionalisme mereka menjadi “etalase” utama bagi masyarakat dalam menilai kinerja polisi.
“Pamapta harus menjadi ujung tombak. Saat ada kejadian, kalian yang pertama datang ke TKP. Kalian yang pertama menghadapi masyarakat. Jadi, jagalah kepercayaan ini karena kalian adalah wajah Polresta Cirebon,” tegas Imara di hadapan ratusan personel.

Pemasangan slempang oleh pimpinan tertinggi Polresta memiliki makna filosofis dan yuridis yang dalam. Imara menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan legitimasi bahwa personel Pamapta bertindak atas nama Kapolresta dengan kewenangan terbatas yang telah dilimpahkan.
Tugas mereka mencakup penanganan awal kejadian, pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP), hingga penerimaan laporan dan pengaduan masyarakat. Imara menuntut personelnya untuk mampu berpikir cepat dan tepat dalam situasi dinamis.
“Di Pamapta-lah tugas-tugas awal kepolisian dieksekusi. Bagaimana mengamankan TKP agar tidak rusak, bagaimana melayani warga yang panik atau melapor, itu kuncinya ada di kecepatan dan ketepatan Pamapta,” jelasnya.
Selain memperkuat peran Pamapta, Kapolresta juga memberikan apresiasi atas keberhasilan pengamanan berbagai kegiatan masyarakat selama sepekan terakhir. Namun, ia mengingatkan jajarannya agar tidak terlena. Dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus berubah, sehingga prinsip antisipasi harus lebih diutamakan daripada reaksi setelah kejadian.
“Kita tidak boleh underestimate. Lebih baik mengantisipasi sebelum kejadian terjadi. Tetap siaga dan sigap,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Imara juga menyambut sejumlah pejabat baru yang telah dilantik usai serah terima jabatan pada Sabtu (12/9/2026). Ia meminta para pejabat baru untuk segera beradaptasi, sementara personel lama diminta memberikan dukungan penuh demi kelancaran operasional satuan.
“Laksanakan tugas dengan ikhlas, niatkan sebagai ladang ibadah. Semoga Allah SWT selalu menyertai langkah kita,” pungkasnya.
Melalui penguatan peran Pamapta ini, Polresta Cirebon berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu menghubungi hotline 110 jika membutuhkan bantuan atau menemukan gangguan kamtibmas, karena setiap laporan adalah bagian integral dari upaya menjaga keamanan wilayah hukum Kota dan Kabupaten Cirebon.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar