Tour de Entete 2025: Wali Kota Kupang Tekankan Kolaborasi Budaya dan Ekonomi Lokal
- account_circle Mario
- calendar_month Senin, 6 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri Gala Dinner Tour de Entete 2025 yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Senin (8/9/2025).
Acara yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan balap sepeda internasional tersebut turut dihadiri Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol (Purn) Drs. Johni Asadoma, jajaran Forkopimda, Penjabat Sekda Kota Kupang, serta perwakilan peserta dan panitia dari berbagai negara.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta menggunakan dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu internasional sekaligus upaya memperkenalkan budaya dan pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada dunia.
“Selamat datang di Nusa Terindah Toleransi, wilayah yang tidak hanya kaya alam, tetapi juga kaya budaya. Kupang dikenal sebagai Kota Kasih, tempat di mana keberagaman tumbuh dalam persaudaraan,” ujar dr. Christian Widodo.
Ia juga memperkenalkan kekhasan budaya dan kuliner lokal yang menjadi daya tarik utama daerah, mulai dari se’i daging asap khas Kupang, jagung bose, hingga ikan kuah asam, yang menurutnya merepresentasikan cita rasa sekaligus karakter masyarakat NTT yang kuat dan terbuka.
Lebih jauh, Wali Kota menegaskan bahwa Tour de Entete bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga momentum memperkuat perekonomian daerah.
“Event seperti ini memberi dampak nyata. Hotel penuh, rumah makan ramai, UMKM hingga penenun lokal ikut bergerak. Di mana ada keramaian, di situ ekonomi tumbuh,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Provinsi NTT dalam mengembangkan program One Village One Product (OVOP) dan NTT Market yang dinilainya sejalan dengan semangat Kota Kupang melalui program Saboak Sunday Market, wadah promosi bagi pelaku UMKM dan pengrajin lokal.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh pihak memperkuat kerja sama lintas sektor untuk pembangunan yang berkelanjutan.
“Kalau ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Tapi kalau ingin berjalan jauh, kita harus berjalan bersama. Semangat kebersamaan inilah yang akan membawa NTT melangkah lebih jauh di panggung internasional,” tegasnya.
Salah satu peserta asal Australia, Harrison Aves, mengaku terkesan dengan penyambutan masyarakat Kupang.
“Ini kali pertama kami datang ke Indonesia, dan Kupang memberi kesan luar biasa. Masyarakatnya ramah, makanannya lezat, dan alamnya indah. Kami menantikan seluruh etape yang menantang ini,” ujarnya.
Tour de Entete 2025 menjadi simbol sinergi antara sport tourism, budaya, dan ekonomi lokal.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kupang berharap semakin banyak wisatawan mengenal potensi pariwisata berbasis budaya di NTT, serta mendorong UMKM dan pengrajin tenun lokal untuk tampil di tingkat global.
Tahun ini, Tour de Entete diikuti oleh peserta dari berbagai negara. Selain Indonesia sebagai tuan rumah, sejumlah tim berasal dari Australia, Filipina, Malaysia, Afrika Selatan, Prancis, Timor Leste, serta beberapa negara lain.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar