Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Kuatkan APIP, Bersihkan Pemerintahan: NTT Teguhkan Komitmen Antikorupsi Bersama KPK

Kuatkan APIP, Bersihkan Pemerintahan: NTT Teguhkan Komitmen Antikorupsi Bersama KPK

  • account_circle Mario
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan pentingnya pengawasan internal yang kuat dan berintegritas dalam mendorong pemerintahan yang bersih.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) Tingkat Provinsi NTT dan Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2025, yang digelar di Hotel Sasando, Kupang, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang mengangkat tema “Penguatan Sinergi Pembinaan dan Pengawasan dalam Rangka Mendukung Keberhasilan Program Strategis Dasacita pada Penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi NTT” ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua KPK RI, Johanis Tanak, bersama sejumlah pejabat penting seperti Plt. Direktur Kordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Imam Turmudi, Kepala BPK Perwakilan NTT, Triyantoro, Plt. Kepala BPKP Perwakilan NTT, Kapsari, serta Inspektur I Itjen Kemendagri, Rustam Masur yang bergabung secara daring. Turut hadir pula para Wakil Bupati dan Inspektur kabupaten/kota se-NTT.

APIP sebagai Garda Depan Integritas

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) harus menjadi garda depan integritas dan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Melalui Rakorwasda ini, saya berharap kita dapat merumuskan model koordinasi pengawasan yang lebih baik, yang bersifat preventif, kolaboratif, berbasis data dan risiko, serta terintegrasi lintas lembaga,” ujarnya.

Gubernur Melki menekankan bahwa APIP tidak hanya berfungsi sebagai pemeriksa setelah pelanggaran terjadi, tetapi juga sebagai sistem peringatan dini terhadap potensi penyimpangan.

“Lebih baik diingatkan sejak dini daripada dibiarkan melewati garis merah hingga akhirnya penegak hukum yang turun tangan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas APIP dan sinergi dengan lembaga pengawasan eksternal seperti BPK, BPKP, Itjen Kemendagri, dan KPK menjadi kunci utama dalam membangun pemerintahan daerah yang transparan dan akuntabel.

KPK Tegaskan Tak Ada Intervensi Hukum

Sementara itu, Wakil Ketua KPK RI, Johanis Tanak, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat pengawasan dan integritas.

Ia menegaskan bahwa KPK akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang terlibat dalam praktik korupsi.

“Jika kami menemukan perbuatan tercela, kami tidak segan menangkap siapa pun, dari partai atau jabatan mana pun. KPK bekerja berdasarkan fakta dan bukti hukum, tanpa intervensi, bahkan dari Presiden sekalipun,” tegas Tanak.

Ia juga mengingatkan agar Kepala Daerah dan pimpinan DPRD berhati-hati dalam pembahasan anggaran daerah (RAPBD), yang kerap menjadi celah munculnya praktik kepentingan pribadi.

“Dalam pembahasan APBD, jangan melihat kepentingan sendiri. Kadang usulan eksekutif ditolak hanya karena motif politik. Ini fakta, bukan pendapat pribadi,” tandasnya.

Tanak pun berharap agar APIP di NTT dapat menjalankan fungsi pengawasan secara objektif, jauh dari praktik KKN, serta melapor langsung kepada Gubernur sebagai bentuk tanggung jawab dan keterbukaan.

Simbol Komitmen: Satgas Pengawas Internal “Ayo Bangun NTT”

Sebagai penutup kegiatan, Gubernur Melki Laka Lena mengukuhkan para APIP dari seluruh perangkat daerah Provinsi NTT dan menyematkan Pin Satgas Pengawas Internal “Ayo Bangun NTT”, sebagai simbol komitmen terhadap pengawasan yang bersih dan profesional.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama antara Inspektur Provinsi NTT, para Wakil Bupati, dan Inspektur kabupaten/kota, mempertegas tekad bersama untuk menegakkan prinsip akuntabilitas dan integritas di setiap tingkatan pemerintahan.

Inspektur NTT: Pengawasan Bukan Sekadar Formalitas

Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Provinsi NTT, Stefanus Halla, menegaskan bahwa pengawasan internal bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan publik.

“APIP harus hadir bukan hanya sebagai pemeriksa, tetapi sebagai mitra strategis yang membantu kepala daerah memastikan setiap kebijakan dijalankan dengan benar, efisien, dan sesuai aturan,” ujar Stefanus.

Ia menambahkan, pengawasan yang efektif membutuhkan komitmen, keberanian, dan keteladanan dari seluruh aparatur.

“Integritas bukan dimulai dari dokumen, tetapi dari hati dan niat untuk melayani masyarakat dengan jujur,” tutupnya. ***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kubangkarang, dan APH Gerebek Rumah yang Diduga Tempat Praktik Prostitusi

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 753
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Warga Desa Kubangkarang, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, bersama Pemerintah Desa (Pemdes) dan aparat penegak hukum, dari Polsek dan Koramil Karangsembung, menggerebek rumah yang diduga digunakan sebagai tempat praktik prostitusi. Penggerebekan ini dilakukan karena warga merasa jengkel, sebab rumah tersebut sudah lama menjadi lokasi aktivitas yang tidak terpuji. Kejadian penggerebekan ini berlangsung pada […]

  • Terkait Pembukaan Lahan di Lereng Gunung Ciremai, Puspita Cipta Group Angkat Bicara

    Terkait Pembukaan Lahan di Lereng Gunung Ciremai, Puspita Cipta Group Angkat Bicara

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 315
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Setelah beberapa pekan viral atas perbincangan hangat mengenai alat berat yang beroperasi di lahan lereng gunung Ciremai, maka dengan ini Management Puspita Cipta Group melakukan klarifikasi dengan insan pers dalam acara Jumpa Pres digelar di Minara House, Senin (08/12/2025). Pihak Puspita dalam hal ini menerangkan bahwa aktivitas yang selama ini berlangsung bukanlah pembangunan […]

  • Polresta Magelang Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026 Selama 14 Hari

    Polresta Magelang Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026 Selama 14 Hari

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM –  Polresta Magelang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi Tahun 2026 di Halaman Mako Polresta Magelang, Senin pagi (2/2/2026). Apel ini menandai dimulainya operasi kepolisian terpusat yang bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.. Apel dipimpin oleh Plt Wakapolresta Magelang Kompol Eko Mardiyanto, serta diikuti […]

  • Ini Tim 6 Besar Liga 4 Sumut 2026

    Ini Tim 6 Besar Liga 4 Sumut 2026

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Medan – Persaingan di Liga 4 Zona Sumatera Utara (Sumut) tahun 2026 semakin ketat setelah fase grup penyisihan awal berakhir. Sebanyak enam tim terbaik kini telah memastikan tempat di babak 6 besar, yang terbagi ke dalam dua grup, yaitu Grup D dan Grup E. Tim-tim ini akan bertarung memperebutkan tiket ke babak selanjutnya dalam kompetisi […]

  • Jambore Daerah Pramuka NTT Kembali Ke Kota Kupang setelah 26 Tahun, Ribuan Peserta dan Pembina Berkemah di Fatubena

    Jambore Daerah Pramuka NTT Kembali Ke Kota Kupang setelah 26 Tahun, Ribuan Peserta dan Pembina Berkemah di Fatubena

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 90
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Kota Kupang menjadi Tuan rumah Jambore Daerah X Pramuka NTT. Bertempat di Bumi Perkemahan Fatubena, Kelurahan Kolhua Kota Kupang. Jambore ini kembali lagi ke Kota Kupang setelah 26 tahun setelah sebelumnya dilaksanakan di Bumi Perkemahan Manutapen pada tahum 2000. Ketua Umum Panitia Pelaksana Jambore Daerah Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT) X, Kak Ambrosius […]

  • Kejari Jakpus Berikan Penjelasan Soal Tudingan Hedon

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Pusat Dr Safrianto Zuriat Putra menjawab tuduhan terkait pengadaan peralatan kantor dan desain interior di Kejari Jakarta Pusat tidak sesuai dengan program efisiensi anggaran Presiden Prabowo. Kata Dr Safrianto, pengadaan peralatan kantor dan interior di Kejari Jakpus merupakan bagian dari program Kejaksaan Agung yang menjadikan Kejari Jakarta […]

expand_less