Pemkab Pacitan Sodorkan 6 Titik Jalan Nasional untuk Dibenahi, Ada Tanjakan hingga Tikungan Rawan
- account_circle Yuniardi Sutondo
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno.
Pacitan,Jarrakpos.com-Sejumlah titik jalan nasional di Pacitan kembali masuk radar perbaikan. Bukan tanpa alasan, tanjakan, tikungan hingga jembatan di sejumlah ruas dinilai perlu mendapat penanganan agar jalur transportasi yang menjadi urat nadi daerah itu semakin aman dan lancar.
Pemerintah Kabupaten Pacitan pun tak tinggal diam.
Pemkab mulai mendorong penanganan titik-titik tersebut melalui koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali, Rabu (9/9/2026).
Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, datang mewakili Pemkab Pacitan untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan penanganan jalan nasional di wilayahnya.
Dalam koordinasi tersebut, Prayitno berdiskusi dengan Jujuk, Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama, terkait beberapa trase yang dinilai membutuhkan perhatian.
Daftarnya cukup panjang.
Mulai dari tanjakan Sengkan Putih di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, kemudian pelebaran Jembatan Kladen di Desa Punung, Kecamatan Punung.
Berikutnya, ada trase tikungan Dung Jero di Desa Pringkuku, Kecamatan Pringkuku, serta trase tikungan Gunung Rondo di Desa Sooka, Kecamatan Punung.
Tak hanya itu. Pemkab juga mengusulkan perhatian terhadap trase tikungan di Desa Donorojo dan Desa Belah, Kecamatan Donorojo.
Titik-titik tersebut menjadi perhatian karena kualitas dan kondisi trase jalan memiliki kaitan langsung dengan kelancaran serta keamanan mobilitas masyarakat.
Terlebih, jalan nasional bukan sekadar jalur lalu lintas. Di atasnya kendaraan mengangkut hasil produksi, kebutuhan pokok, logistik, hingga berbagai komoditas yang menopang perputaran ekonomi masyarakat.
Jalan lancar, distribusi bergerak. Distribusi bergerak, ekonomi ikut berdenyut.
Itulah kepentingan yang ingin didorong Pemkab Pacitan melalui koordinasi tersebut.
Prayitno berharap usulan penanganan sejumlah trase itu dapat ditindaklanjuti sehingga arus transportasi dan distribusi barang di Pacitan semakin lancar.
“Apabila sejumlah trase tersebut mendapatkan penanganan dan perbaikan, diharapkan transportasi dan distribusi barang menjadi lebih lancar sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Pacitan,” ujar Prayitno.
Koordinasi dengan BBPJN Jawa Timur–Bali sekaligus menjadi langkah Pemkab Pacitan memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat. Sebab, sebagian ruas yang menjadi tulang punggung konektivitas daerah berada dalam kewenangan pemerintah pusat.
Pemkab Pacitan berharap pembenahan tidak berhenti pada pembicaraan. Sejumlah titik yang sudah dipetakan kini menunggu langkah nyata agar jalur transportasi semakin aman, konektivitas semakin kuat, dan roda ekonomi Pacitan tak tersendat oleh persoalan infrastruktur.(Red/yun).
- Penulis: Yuniardi Sutondo




Saat ini belum ada komentar