Diduga Gudang Beras Oplosan di Kawasan Industri Sekupang
- account_circle Habil
- calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Batam, Jarrakpos.com | Aktivitas dugaan pengoplosan beras di sebuah gudang kawasan industri Sekupang, Kota Batam, menjadi perhatian publik.
Gudang tersebut tidak dilengkapi papan nama perusahaan dan diduga menjadi tempat pengoplosan beras bermerek ternama yang beredar di pasaran.
Berdasarkan informasi yang beredar, bangunan yang digunakan sebagai gudang beras itu setiap harinya didatangi puluhan kontainer berisi beras yang diduga berasal dari luar negeri. Proses pengepakan dilakukan di dalam gudang sebelum didistribusikan ke pasar. Namun, status izin usaha dan legalitas gudang beras tersebut hingga kini belum jelas.
“Gudang tersebut berdasarkan informasi dikendalikan oleh Tenggo Nagoya (TN). Setiap hari mereka memasukkan kontainer berisi beras. Kami belum mengetahui apakah izin usahanya lengkap atau tidak, termasuk apakah tenaga kerjanya terdaftar di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam,” ujar narasumber kepada awak media.

Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan gudang tersebut mengatasnamakan lima perusahaan. Namun, operasional dan pendistribusiannya diduga dikendalikan oleh Tenggo Nagoya.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya dominasi distribusi menggunakan merek-merek ternama yang sudah dikenal masyarakat.
Gudang beras tanpa papan nama ini disebut-sebut sudah lama beroperasi dan menjadi sorotan publik.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Suhar, saat dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.
- Penulis: Habil




Saat ini belum ada komentar