Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Kematian Pasien di Puskesmas Bluto Kembali di soal, Kuasa Hukum Minta Buka CCTV

Kematian Pasien di Puskesmas Bluto Kembali di soal, Kuasa Hukum Minta Buka CCTV

  • account_circle Putu Sta
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JARRAKPOS.COM. SUMENEP – Pihak Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep bersikukuh penanganan pasien yang meninggal dunia di Puskesmas Bluto, Sumenep, Jawa Timur sesuai prosedur.

Pendamping hukum keluarga pasiem meminta Dinkes dan P2KB membuka rekaman kamera pemantau atau CCTV Puskesmas Bluto saat pasien berinisial H mulai mendapat perawatan hingga meninggal dunia.

“CCTV itu menjadi petunjuk bagaimana proses penanganan yang dilakukan oleh petugas kepada pasien. Makanya pihak dinas terkait harus membuka itu,” kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Taretan Legal Justitia, Zainorrozi, selaku pendamping hukum keluarga pasien.

Sebab kata dia pihak Dinkes dan P2KB mengaku akan melakukan investigasi mengenai kematian pasien yang menajdi kliennya saat ini. “Semua CCTV harus dibuka, dan harus diberitahukan kepada kami selaku keluarga pasien nanti,” jelasnya.

Sebab sambung dia, hasil kajian sementara terdapat ditemukan adanya dugaan perbedaan data, salah satunya jadwal rujukan dan dugaan kosongnya tabung ogsigen.

“Itu sangat urgen untuk mengungkap fakta yang sebenarnya. Rekaman CCTV itu bagi kami wajib itu dibuka dan pasti kami minta nanti,” ujarnya.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas, termasuk nanti akan menempuh jalur hukum jika diperlukan,” tegas dia.

Sebelumnya Kepala Dinkes dan P2KB Sumenep drg. Ellya Fardasah mengaku akan melakukan audit secara menyeluruh, dan hasilnya akan disampaikan kepada Bupati Sumenep.

Untuk diketahui, salah satu pasien Puskesmas Bluto berinisial H meninggal dunia, Senin, 24 November 2025. Keluarga korban menduga kematian itu akibat kelalaian petugas Puksesmas. Salah satunya adanya dugaan tabung oksigen kosong saat dilakukan tindakan medis, dan keterlambatan saat proses rujukan.

Sebagai langkah untuk mencari keadilan, keluarga pasien sudah dua kali melakukan audiensi dengan Dinkes dan P2KB Sumenep. (WD).

  • Penulis: Putu Sta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangga Sekali lagi, Kota Kupang mendapat Penghargaan Kota Dengan Progres Perencanaan Tertinggi di Indonesia

    Bangga Sekali lagi, Kota Kupang mendapat Penghargaan Kota Dengan Progres Perencanaan Tertinggi di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 242
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Kota Kupang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memberikan Apresiasi Khusus Kinerja dan Inisiatif Pembangunan Daerah kepada Kota Kupang dalam kategori daerah dengan progres perencanaan tertinggi. Penghargaan yang diserahkan oleh Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Teni Widuriyanti dan Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen […]

  • Kemendikdasmen Jadikan Perpustakaan Rumah Pendidikan dan Ruang Dialog

    Kemendikdasmen Jadikan Perpustakaan Rumah Pendidikan dan Ruang Dialog

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 80
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar kegiatan Bedah Buku Bermutu berjudul “Presiden Solusi: _Problem Solving_ Ala Prabowo Subianto” di Jakarta, pada Selasa (7/7). Diselenggarakan bertepatan dengan Peringatan Hari Pustakawan Indonesia, acara ini bertujuan untuk memperkuat budaya literasi, nalar kritis, dan kemampuan memecahkan masalah di kalangan generasi muda serta ekosistem pendidikan nasional. Sekretaris […]

  • Buronan Pelaku Penyerobotan Tanah Berhasil di Tangkap Tim Tabur Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang

    Buronan Pelaku Penyerobotan Tanah Berhasil di Tangkap Tim Tabur Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 216
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Bertempat di Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang bersama dengan Jaksa Penuntut Umum pada seksi Tindak Pidana Umum telah berhasil mengamankan beronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama terpidana Fuad Khoironi Bin Iskandar dalam perkara penyerobotan, Kamis (8/1/2026) sekira pukul 10.00 s.d […]

  • Buka Rapat Kerja LPTQ 2025, Pj Bupati Cirebon Optimis Prestasi Tahun Ini Melejit

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menghadiri rapat kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Cirebon 2025 di Hotel Apita Cirebon, Selasa (14/1/2025). Wahyu mengapresiasi capaian kinerja LPTQ Kabupaten Cirebon di tingkat provinsi. Ia mengatakan, prestasi Kabupaten Cirebon pada gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-38 tingkat Jawa Barat 2024, berhasil tembus 10 […]

  • Bawa Semangat Reformasi, Boy Batubara Siap Nakhodai PSSI Sumut

    Bawa Semangat Reformasi, Boy Batubara Siap Nakhodai PSSI Sumut

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Medan – Dinamika pemilihan Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatera Utara periode 2026-2030 memasuki babak baru. Sosok pengusaha Boy Sony Batubara menyatakan tekadnya untuk mengnakhodai PSSI Sumut 2026-2030 Tekad tersebut sekaligus menandai keseriusannya mendorong arah baru bagi perkembangan sepak bola di daerah ini. “Jika dipercaya memimpin PSSI Sumut, saya siap”, kata Boy Sony Batubara […]

  • Sepi Pembeli Lapak di Taman Kyai Langgeng Dibongkar

    Sepi Pembeli Lapak di Taman Kyai Langgeng Dibongkar

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, akan membongkar lapak pedagang di kawasan Taman Kyai Langgeng (TKL) Ecopark. Rencananya, bekas lahan lapak tersebut akan dijadikan tempat parkir sepeda motor dan mobil pengunjung. Minggu,(19/7/2026) Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan, TKL Ecopark membutuhkan tempat parkir yang ideal ketimbang lokasi yang ada saat ini. Menurut Damar, pengalihan […]

expand_less