Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Sidang Prada Lucky di Kupang: Terungkap Fakta Mengejutkan soal Penyiksaan dan Isu LGBT yang Tak Berdasar

Sidang Prada Lucky di Kupang: Terungkap Fakta Mengejutkan soal Penyiksaan dan Isu LGBT yang Tak Berdasar

  • account_circle Kang Yos
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Kupang, Jarrakpos.com – Sidang lanjutan kasus kematian tragis Prada Lucky Chepril Saputra Namo di Pengadilan Militer III-15 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali memunculkan fakta baru yang bikin publik tercengang.
Kesaksian salah satu prajurit, Prada Richard Bulan, membuka tabir kelam di balik kasus ini. Ia mengaku mendapat perlakuan tidak manusiawi dari atasannya, Letda Inf Made Juni Arta Dana, hanya karena dipaksa mengaku sebagai gay bersama almarhum Lucky.

Menurut pengakuan Richard, dirinya diperintahkan untuk telanjang, bahkan area sensitifnya diolesi cabai halus, sebagai bentuk “hukuman” lantaran tak mau mengaku melakukan hubungan sesama jenis dengan Lucky.

“Sekitar jam sembilan malam waktu setempat, saya diperintah untuk telanjang. Lalu disuruh teman satu kompi ambil cabai dari dapur, diulek, dan dioleskan ke bagian belakang saya,” ujar Richard dalam persidangan yang dipimpin Mayor Chk Subiyatno sebagai Ketua Majelis Hakim.

Disiksa dan Dipaksa Mengaku Gay

Richard menceritakan, awalnya ia dipanggil ke ruang staf intel oleh Pratu Imanuel Nimrot Laubura, dan di sana sudah menunggu Letda Made Juni. Di ruangan itu, ia ditanyai tentang orientasi seksualnya dan diminta mengakui bahwa dirinya dan Lucky punya hubungan khusus.
Namun Richard menolak, dan penolakannya justru membuat perlakuan keji itu terjadi.

“Saya sempat menolak dan akhirnya dipukul berkali-kali. Karena tidak tahan, saya terpaksa mengaku hanya supaya tidak dipukul lagi,” katanya dengan nada lirih di depan majelis hakim.

Tak berhenti sampai di situ, setelah pengakuan palsu itu keluar, Letda Made Juni memerintahkan rekannya, Prada Egianus Kei, untuk mengoleskan cabai ke bagian anus Richard. Ia mengaku merasakan panas luar biasa dan rasa malu yang sulit dijelaskan.

“Setelah itu saya disuruh berdiri, lalu dipertemukan dengan mendiang Lucky,” tambah Richard.

Peristiwa itu disebut terjadi pada 28 Juli 2025, sekitar pukul 21.00 WITA.

Ayah Prada Lucky: “Tuduhan LGBT Itu Cuma Isu!”

Di ruang sidang yang sama, Chrestian Namo, ayah dari mendiang Prada Lucky, turut menyuarakan keresahannya. Ia mempertanyakan dasar tuduhan bahwa anaknya adalah seorang LGBT.

“Saya ingin tahu, apa buktinya? Dari mana mereka bisa menuduh anak saya seperti itu?” tanya Chrestian di hadapan majelis hakim.

Pertanyaan itu langsung dijawab oleh Oditur Militer Letkol Chk Yusdiharto. Ia menegaskan bahwa isu LGBT yang beredar selama ini tidak memiliki dasar hukum maupun bukti nyata.

“Isu LGBT ini hanya asumsi, tidak ada satu pun bukti yang bisa menguatkan tudingan tersebut,” tegas Yusdiharto.

Kesaksian Ibu Prada Lucky: “Saya Titip Anak Saya untuk Dijaga, Tapi Malah Disiksa”

Sementara itu, suasana sidang makin haru ketika ibu almarhum, Sepriana, naik ke mimbar. Dengan suara bergetar, ia mengaku kecewa kepada salah satu senior anaknya di Yonif 834/MW, bernama Andre Maklori, yang diduga ikut melakukan kekerasan pada Lucky.

“Saya pernah titip pesan ke Andre supaya jaga Lucky. Dia jawab ‘Siap mama, saya jaga Lucky seperti adik sendiri’. Tapi ternyata Lucky sering disiksa, bahkan bilang Andre itu jahat,” ujar Sepriana menahan tangis.

Ia juga bercerita sempat bertemu dengan orang tua Andre Maklori di acara kedukaan dan menyampaikan permintaan maaf. Namun ia menegaskan, tanggung jawab atas perbuatan tetap harus dipikul oleh Andre sendiri.

“Orang tuanya tidak bersalah, tapi anaknya harus bertanggung jawab,” ucapnya tegas.

Menariknya, Sepriana juga menyebut bahwa Letda Made Juni, yang kini menjadi terdakwa, ikut mengantar jenazah Lucky dari Nagekeo ke Kupang. Bahkan ia sempat mengirim sejumlah uang untuk membantu keluarga mengadakan doa di rumah duka.

“Dia sempat transfer uang untuk acara ibadah di rumah. Tapi tetap, saya ingin keadilan buat anak saya,” katanya.

Sidang Dilanjutkan Awal November

Sidang yang menghadirkan 17 terdakwa ini sempat diskors setelah pemeriksaan terhadap empat saksi utama, termasuk Richard dan keluarga korban. Rencananya, sidang akan kembali digelar pada 4 November 2025 dengan agenda pemeriksaan delapan saksi lainnya.

Kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo kini menjadi sorotan publik karena dinilai membuka borok sistem pembinaan di lingkungan militer. Banyak pihak berharap, proses hukum ini bisa berjalan transparan dan adil, bukan hanya demi keluarga korban, tapi juga untuk menjaga kehormatan institusi TNI sendiri.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Raih Gelar  Juara Umum di Wondr by BNI Indonesia Masters 2025

    Indonesia Raih Gelar Juara Umum di Wondr by BNI Indonesia Masters 2025

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Medan – Indonesia menorehkan prestasi gemilang di ajang Wondr by BNI Indonesia Masters 2025 yang berlangsung pada tanggal 21-26 Oktober 2025 di GOR PBSI Sumatera Utara Medan dengan berhasil meraih empat gelar juara dari lima gelar juara yang diperebutkan. Gelar juara umum diraih setelah para atlet Tanah Air meraih gelar juara di sektor tunggal putra, […]

  • Kolaborasi Bobby Nasution dan Edy Rahmayadi Dinilai Bisa Bangkitkan PSMS

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 828
    • 0Komentar

    Medan – Tokoh sepak bola Sumatera Utara, Iswanda Ramli, menyambut positif rencana Wali Kota Medan, Bobby Nasution, untuk turut membantu mengelola PSMS Medan. Mantan Wakil Manajer PSMS tersebut memberikan apresiasi terhadap langkah Bobby yang ingin berkolaborasi dengan Edy Rahmayadi, mantan Gubernur Sumatera Utara sekaligus pembina PSMS, demi membangkitkan kejayaan klub sepak bola kebanggaan Sumut. “Saya […]

  • BULOG NTT Pastikan Stok Minyak Kita Aman, Harga Tetap Stabil

    BULOG NTT Pastikan Stok Minyak Kita Aman, Harga Tetap Stabil

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 163
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Kabar menyejukkan datang bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. Perum BULOG Kantor Wilayah NTT memastikan ketersediaan minyak goreng Minyak Kita dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga di seluruh wilayah. Kepastian ini bukan sekadar pernyataan, melainkan hasil dari pemantauan rutin yang dilakukan langsung di lapangan. BULOG NTT secara konsisten melakukan monitoring distribusi […]

  • Pendampingan Penyusunan Dokumen SPMI LLDIKTI Regional IV Berlangsung di “UNIKU”

    Pendampingan Penyusunan Dokumen SPMI LLDIKTI Regional IV Berlangsung di “UNIKU”

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle Ghana
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Universitas Kuningan (Uniku) dipilih untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan pendampingan penyusunan dokumen satuan penjaminan mutu internal (SPMI) sesuai Permen Diktisaintek nomor 10 Tahun 2026 Jo. Permen Diktisaintek nomor 39 Tahun 2025 tentang penjaminan mutu Perguruan Tinggi (Regional IV) oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV. Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh […]

  • RUPS Luar Biasa Bank Bengkulu Usulkan Empat Kandidat Dirut ke OJK

    RUPS Luar Biasa Bank Bengkulu Usulkan Empat Kandidat Dirut ke OJK

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Bengkulu, Jarrakpos.com – Bank Bengkulu menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada Selasa (16/12/2025) yang dihadiri para kepala daerah, wakil kepala daerah, serta perwakilan pemegang saham dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Dalam rapat tersebut, para pemegang saham secara mufakat menyepakati pengusulan empat nama calon Direktur Utama Bank Bengkulu untuk mengikuti tahapan uji […]

  • Bupati Dian Secara Resmi Buka Musda ke-II PD PABPDSI

    Bupati Dian Secara Resmi Buka Musda ke-II PD PABPDSI

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Kuningan yang digelar di Aula Serbaguna Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Rangga Apriatna, S.STP., M.AP., Ketua PABPDSI Jawa Barat […]

expand_less