Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Aceh » Saatnya Menginjak Rem : Makna Surat Walikota Subulussalam

Saatnya Menginjak Rem : Makna Surat Walikota Subulussalam

  • account_circle Rahmad Ariadi
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Subulussalam, Jarrakpos.com – Surat Wali Kota Subulussalam tanggal 25 November 2025 seharusnya dibaca bukan sebagai sinyal kepanikan fiskal, melainkan sebagai langkah korektif yang selama ini kerap diabaikan dalam praktik pembangunan daerah. Pemerintah Kota Subulussalam memilih membuka kenyataan apa adanya: ada masalah fiskal yang perlu ditangani, dan persoalan itu harus diselesaikan dengan ketenangan, bukan dengan kebijakan yang justru menambah beban.

Pemotongan alokasi transfer pusat sebesar Rp 86,03 miliar memang bukan perkara kecil. Namun yang lebih penting adalah keberanian pemerintah daerah menyampaikan kondisi keuangan secara terbuka. Keputusan untuk menunda sementara program visi–misi yang bersumber dari DAU bukanlah penanda berhentinya pembangunan, melainkan kesediaan untuk tidak memaksakan ambisi di atas fondasi fiskal yang rapuh.

Dalam sistem pemerintahan daerah, visi–misi kepala daerah memang menjadi pedoman strategis. Namun pedoman tersebut tetap harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan yang riil. Justru kesalahan terbesar adalah memaksakan pembangunan ketika kapasitas fiskal tidak mampu menopangnya. Di titik inilah pemerintah menunjukkan kedewasaan: memperkuat fondasi sebelum membangun struktur di atasnya.

Penegasan bahwa KUA–PPAS telah diserahkan sejak Agustus dan diperbarui pada November bukanlah manuver politik. Penjelasan proses secara rinci merupakan bagian dari transparansi anggaran yang selama ini diharapkan publik. Pemerintah tidak sedang melempar tanggung jawab, melainkan mengajak DPRK untuk bekerja bersama secara terbuka dengan pijakan data yang sama.

Perbedaan pandangan adalah hal wajar dalam politik anggaran, namun tidak mengubah fakta bahwa APBD merupakan produk bersama eksekutif dan legislatif. Di tengah keterbatasan ruang fiskal, pemerintah memilih menihilkan sementara program visi–misi kepala daerah dan wakil kepala daerah demi memastikan APBD 2026 dapat berjalan tanpa menciptakan utang baru yang membebani kota ini bertahun-tahun ke depan.

“Kota ini tidak bisa terus berlari dengan fondasi keuangan yang rapuh. Ada saatnya pembangunan dipacu, dan ada saatnya rem harus diinjak. Untuk tahun anggaran ini, menginjak rem adalah pilihan yang paling bertanggung jawab”. Tutup Muhammaddin, pengamat kebijakan publik yang sebelumnya juga menjabat sebagai Ketua Pemenangan Rabbani Kecamatan Simpang Kiri.

 

  • Penulis: Rahmad Ariadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersama Presiden Prabowo Melalui Vicon, Forkopimda Kuningan Hadiri Peresmian 1.061 Titik KDMP

    Bersama Presiden Prabowo Melalui Vicon, Forkopimda Kuningan Hadiri Peresmian 1.061 Titik KDMP

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh jajaran pejabat di Kabupaten Kuningan dalam menyaksikan peresmian 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) secara serentak. Melalui konferensi video (Vicon) yang dipusatkan di Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, acara tersebut menghubungkan Kuningan dengan lokasi utama peresmian di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026) siang. Acara ini dihadiri […]

  • Musim Hujan Tiba, Juru Parkir di Komplek Pandapa Siap Hadapi “November Rain”

    Musim Hujan Tiba, Juru Parkir di Komplek Pandapa Siap Hadapi “November Rain”

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 358
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Bulan November dipastikan memasuki musim penghujan, sesuai dengan judul lagu legendaris “November Rain” hujan kerap turun selepas waktu dzuhur. Salah seorang juru parkir yang bertugas dikomplek Pandapa Paramarta Kuningan selalu siap menghadapi datangnya musim hujan. “Ogi Syahputra (37), telah menekuni profesi juru parkir di kawasan Pandapa selama kurang lebih lima tahun. Pekerjaan ini […]

  • Sampai Juni 2025, 171 ASN di Pemkab Kuningan Masuk Masa Pensiun

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 485
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Sebanyak 171 ASN dari berbagai perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Kuningan menerima SK Pensiun yang secara simbolis di serahkan oleh Penjabat Bupati Kuningan, Dr. Agus Toyib, S.Sos., M.Si, Selasa (18/02/2025) bertempat di Aula Graha Sajati, BKPSDM Kuningan. Penyerahan SK Pemberhentian dan pelepasan calon Purna Bakti Pegawai Negeri Sipil tersebut adalah para PNS […]

  • Momen Idul Adha, SPPG Gandusari Bandongan Bagikan Daging Korban

    Momen Idul Adha, SPPG Gandusari Bandongan Bagikan Daging Korban

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Magelang Bandongan Gandusari yang beralamat di Dusun Campursari B, Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, membagikan satu (1) hewan qurban kambing ke Dusun Campursari B, Desa Gandusari, Rabu (27/5/2026) kemarin. Hal ini diungkapkan Kepala Dapur SPPG Gandusari, Agam, kepada awak media, Kamis (28/5/2026) siang. Disinggung Agam, selaku Kepala […]

  • Aliansi Masyarakat Tekstil Indonesia (AMTI) gelar Saresahan Sumpah Pemuda: ini tuntutannya

    Aliansi Masyarakat Tekstil Indonesia (AMTI) gelar Saresahan Sumpah Pemuda: ini tuntutannya

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Surya Eka Darma Sinambela
    • visibility 309
    • 0Komentar

    JAKARTA, Jarrakpos.com | Aliansi Masyarakat Tekstil Indonesia (AMTI) menggelar acara Sarasehan Sumpah Pemuda pada Jumat, 31 Oktober 2025, di Jakarta. Mengusung tema “Satu Tekstil, Tekstil Indonesia”, aliansi yang terdiri dari akademisi, pengusaha, pedagang pasar, dan pegiat tekstil ini menyuarakan dukungan sekaligus menyampaikan tuntutan penting kepada Pemerintah Prabowo untuk menyelamatkan dan memperkuat industri tekstil nasional. ​Koordinator […]

  • KPK Diminta Periksa Biro Pengadaan Barang Jasa Pemprov Sumut

    KPK Diminta Periksa Biro Pengadaan Barang Jasa Pemprov Sumut

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Medan – Berulang ulang “PEMENANG TENDER PEMPROVSU” memenangkan penawar harga tertinggi. Pokja Pengadaan barang jasa Pemprov SU nampak nya terus bersikukuh memenangkan perusahaan dengan penawar harga tertinggi. Hal ini dapat dilihat dari Tender Peningkatan Jalan pada tender Peningkatan Jalan Tanjung Beringin Bandar Khalifa dimenangkan dengan penawar tertinggi. Yang paling aneh perusahaan pemilik AMP bisa digugurkan […]

expand_less